ganti-oli-bloger

"New Vixion Lightning – CB150R Street Fire", Memang Diciptakan Untuk Keperluan Yang Berbeda

Diposting pada

cb150r damai new vixion

Assalamu’alaikum wR wB,

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Salam Perdamaian, semoga dengan artikel ini semua penunggang NVL maupun CB150R khususnya dan rider2  umumnya menjadi faham akan keunggulan dan kekurangan motor masing, sehingga bisa saling mawas diri baik sesama merek maupun dengan merek rival.

Mari kita diskusikan secara teknis mengapa NVL dan CB150R, mejadi sangat berbeda peruntukannya. Sehingga menjadi sesuatu yang tidak tepat jika dibandingkan. Bagian yang akan kita bahas bersama adalah yang paling sering diperdebatkan oleh FBH dan FBY yaitu, performa mesin dan penampilan.

1. Performa Mesin

Meskipun, performa mesinnya mirip, namun karakter sesungguhnya sangat berbeda, ibarat kata kalo dalam olah raga, yang satu tinju, satunya lagi silat dengan kekuatan yang sama, masing2 bermain disasana yang berbeda. Oke kita bahas mualai dari bagian paling vital yaitu engine

engine NVL vs engine CB150R

Dari engine/mesin, orang awam mungkin cuma melihat perbedaan bahwa NVL=SOHC dan CB150R=DOHC. Atau mungkin juga ada yang lebih faham, meyatakan bahwa NVL=SOHC+Over Stroke (mendekati square)  dan CB150R=DOHC+Overbore. Kemudian “dikiranya” memiliki karakter yang sama sebagai motor sport dan harusnya sama2 kenceng. Padahal dua perbedaan itu mengakibatkan perbedaan yang sangat besar, coba perhatikan tabel2 berikut

piston speed cb nvl p180

Karena NVL memiliki stroke yang panjang maka pada rpm 10500 (limiter ECU) piston speed nya 20,55 m/s, sudah mendekati maksimum untuk motor harian std (21 m/s). Sedangkan CB150R pada rpm 11500 (limiter ECU) baru memiliki piston-speed 18,1 m/s, dan masih bisa dioprek sampai 13000 rpm, ketika itu piston speed cb150r sudah bahaya 20,45 m/s. Sedangkan posisi P180ug4 berada di antar kedua-nya. Dari batas limiter tersebut bisa diperoleh berapa kecepatan maksimum per gigi baik untuk NVL maupun CB150R, seperti tampak pada tabel berikut.

performa NVL

NVL pada gigi-5 di rpm 10500 bisa mencapai kecepatan 132,89 kpj, ini adalah kecepatan maksimumnya, dan tidak mungkin lebih cepat lagi. Kecepatan ini sedikit lebih rendah dari hasil tes di dyno, yaitu 134 kpj, berarti speedometer NVL mendekati akurat dengan penyimpangan 0,83 %.

performa CB150SF

Sementara CB150R pada gigi-5 di rpm 11500 memiliki kecepatan 128,34 kpj dan pada gigi-6 kecepatannya mencapai 144, 82 kpj. Kecepatan ini diperoleh pada rpm yg jauh lebih tinggi dari NVL, sehingga jika gagal melakukan shifting gear yang baik pada gigi-4,5 dan 6, maka CB150R bisa kalah cepat dibandingkan NVL. Dan sangat jelas terlihat bahwa pada kecepatan yang hampir sama, misalnya:

* 126,56 kpj : gigi-5, 10000 rpm (NVL )

* 128,34 kpj : gigi-5, 11500 rpm (CB150R)

NVL akan jauh lebih irit karena memperoleh kecepatan tersebut dengan rpm yang lebih rendah dengan selisih 1500 rpm. Pada kecepatan  126-128 kpj, bagi ane kecepanan ini dah tinggi banget untuk harian, nggak tau kalo buat ente semua bro??? Dan belum pernah juga ane dapet segini.

Selain itu karakter overstroke NVL dan overbore CB150R membawa dampak lainnya yaitu konstruksi dari lebar klep-in dan dan gas-speed, dimana masing2 sengaja menempatkan power-maksimum pada rpm yang berbeda. NVL di 8500 rpm sedangkan CB150R di 10000 rpm.

komparasi gas speed nvl cb

Terlihat dari tabel di atas bahwa gas-speed pada power maksimumnya hampir sama, hanya saja diperoleh pada rpm yang berbeda. Dan pada gas-speed sebesar ini, baik NVL maupun CB150R memang berada di kelas motor sport, seperti tampak pada tabel berikut

klasifikasi gas speed

Akan tetapi ada perbedaan, yaitu

** NVL sebagai motor sport harian street performance (sedikit di atas harian)

** CB150R sebagai motor sport yang mendekati semi race

Dan hal ini semakin diperjelas dengan spek torsi dan power baik yang diberikan pabrikan maupun oleh pengukuran dyno

dyno-honda-cb150r

dyno vixion std

Terlepas dari perdebatan besarnya hasil pengukuran torsi-power versi dyno dan di bengkel mana diukur, kedua hasil tes tersebut memberikan kesimpulan bahwa NVL memiliki torsi  dan posisi power-maks nya sudah dicapai pada rpm yg lebih rendah daripada CB150R. Sehingga terlihat NVL lebih efisien untuk sport harian sedangkan CB150R lebih bertenaga untuk kecepatan tinggi.

Pernyataan ini dipertegas dengan diterapkannya sistem injeksi dan camshaft yang berbeda. NVL dengan sistem injeksi close loop memberikan tingkat efisiensi yang terbaik untuk performasi optimum (sudah paten dalam map pengapian dan pengijeksian di ECU-nya) sehingga tidak diperlukan modifikasi lagi, dan SOHC menjadi pilihan tepat karena LSA dan overlapnya sudah paten. Sedangkan CB150R dengan sistem injeksi open loop, sangat mudah untuk dimodifikasi guna keperluan meningkatkan performance, dengan didukung oleh camshaft DOHC, menjadikannya semakin klop. Karena bubungan intake dan exhaust terpisah, sehingga mudah untuk merubah LSA maupun overlap camshaft nya.

feedback fuel injection

DOHC - SOHC

Jadi jelaslah bahwa 2 jagoan dari merek yang berbeda ini memang diciptakan untuk keperluan yang berbeda

2. Dan perbedaan ini berimplikasi pada hal2 lainnya misalnya “desain”.

Terlihat bahwa NVL lebih “cakep”, dengan harapan karena akan sering digunakan di dalam kota yang sering macet, maka penampilan harus ok. Selain itu NVL juga lebih enteng sehingga memudahkan manuver di kemacetan, hal ini juga untuk mengkompensasi sumbu roda yang panjang 1300 mm. Akan tetapi sumbu roda yang panjang ini justru memberikan kestabilan lebih saat digunakan turing dengan kecepatan yang lumayan tinggi. Kalo NVL mau lebih kenceng, ya harus modif performance sana-sini.

komparasi spek nvl cb

Sedangkan CB150R dirancang dengan mengedepankan performance, bukan tampang, sehingga tampangnya pas-pas an, jadi kalo CB150R mau tampil lebih keren ya harus modif penampilan sana-sini. Perhatikan apa tujuan AHM merancang CB150R, tidak terlihat keinginan untuk tampil keren, yang ada “langsing, ringan dan cepat”, keren??? nggak ada tuh.

semboyan cb150r

sumber : TMC blog.

Kira2 sampai disini diskusi kita, semoga menjadikan damai bagi NVL dan CB rider, yang masih gontok2an. Baik di dunia maya maupun di dunia nyata. Semoga bermanfa’at.

Wassalamu’alaikum wR wB, ayo rek kita jum’atan.