ganti-oli-bloger

New Vixion Lightning "Nggak" Keok Lagi, Siap Hadapi Tantangan CB150r, CBR150 atau P200NS (Ubahan Tahap 1)

Diposting pada

honda cb150r vs yamaha new vixion

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat diperjalanan sampai ke tujuan.

Melihat trafik blog mengenai “adu kenceng antara New Vixion Lightning dan CB150R Streetfire” yang tidak pernah mati, bahkan hampir selalu menjadi “Top Artikel” setiap hari nya. Hal ini mengindikasikan banyaknya pengguna NVL juga CB  (juga calon pembeli NVL dan CB) yang mencoba menggali informasi mengenai performa dari ke-2 motor tersebut. Terkadang ada komentator yang nggak terima tunggangannya (NVL) kalah oleh rivalnya, sehingga mengeluarkan komen2 yang kontroversial. Bagi penulis hal tersebut tidak mengapa, koment sepert itu keluar karena kecintaan yang berlebihan kepada tunggangannya, dan hal ini wajar saja.

Ok, karena kontroversi yang muncul dari artikel tersebut adalah “Kok bisa NVL kalah sama CB150R??”, bagi CB150r rider hal itu sudah seharusnya dan biasa saja (sudah ane bahas sedikit di sini). Tapi tidak bagi kebanyakan NVL rider (sebagian bisa menerima), hal ini disebabkan karena beberapa testimoni dan review mengenai performa NVL, ” adalah lebih baik dari CB150R”. Oleh karena itu penulis berusaha menyampaikan “resep” ubahan yang harus dilakukan agar NVL dapat dengan mudah mengalahkan CB150R.

Resep ini bersumber dari beberapa review dalam blog2 kondang, analisis peningkatan performa dan ide “liar” yang terbersit dalam pikiran penulis yang sangat mungkin untuk diterapkan. Jadi dalam resep ini ubahan NVL dibagi menjadi 3 tahapan yaitu :

1. Tahap PnP (plug and play); yaitu tahap tinggal beli, pasang dan seting.

2. Tahap optimasi; yaitu merancang part peningkat performa sesuai dengan spek mesin yang diinginkan.

3. Tahap try and error dari “ide gila”, tapi penulis berharap tahap ini akan sukses.

Mari kita mulai pada tahap 1 (PnP), yang dengan hanya mengandalkan tahap ini NVL sudah dengan mudah mengalahkan CB150R. Apa saja perubahan yang harus dilakukan pada tahap ini.

1. Yang paling murah dan paling gampang adalah pake pertamx (+) dan riding di malam hari (udara dingin). Karena pada saat dingin udara semakin padat, sehingga massa udara yang dihisap silinder lebih banyak dari pada saat panas. Sedangkan penggunaan pertamax (+) lebih pada pencapaian performa standar dengan CR 10,5:1, agar terhindar dari knocking dan mudah mencapai akselerasi maksimumnya. Mengenai hubungan CR dengan performance sudah ane bahas di sini

2. Meningkatkan kualitas pengapian, diantaranya menggunakan busi iridium, koil racing jenis TCI dan magnet yang diletakan di kabel koil yang mengarah ke busi. Ubahan ini menghasilkan api busi yang lebih besar, sehingga pembakaran udara+bensin menjadi lebih sempurna, bahkan bisa meminimalisir terjadinya knocking. Pada bajaj, teknik ini diaplikasikan dengan menerapkan busi lebih dari satu, dan sdh ane tuliskan di sini

3. Menggunakan filter racing, dengan ubahan ini sudah dapat dirasakan peningkatan performanya. Pada ubahan ini, akan terjadi kenaikan efisiensi volumetrik, “selama ECU masih mampu memberikan AFR yang ideal”, maka akan terjadi kenaikan tenaga yang signifikan. Mengenai pengaruh saluran masuk intake terhadap performa NVL sudah ane bahas di sini, juga di sini.

Dari 3 ubahan di atas kenaikan tenaga bisa mencapai 20% dari tenaga std nya.

4. Menggunakan knalpot free-flow, ubahan ini ditujukan untuk mengoptimumkan pembuangan agar seimbang dengan udara+bbm yang dibakar (karena sudah mengalami kenaikan pada ubahan ke-3). Mengenai pemilihan (perancangan) knalpot racing untuk NVL sudah ane tulis disini

5. Turunkan mata gir belakan 1-2 mata (penurunan gir belakang 1 mata bisa menggunakan gir old-vixion). Penggantian gir belakang dengan yang lebih berat adalah opsi tambahan, kalau mau tetep yang std, maka torsi putaran bawah akan dahsyat, motor bisa2 wheely. Atau mengganti dengan gir yang lebih berat, maka pada putaran bawah akan terasa sama/lebih torqy sedikit dibandingkan std-nya, sedangkan topspeed-nya akan jauh lebih tinggi, dan lebih mudah dicapai.

Dari 5 ubahan di atas, penulis yakin NVL sekarang sudah mampu mengalahkan topspeed CB150R (std), tanpa khawatir akan kedodoran torsi diputaran rendah. Kalo masih ada rejeki, bisa tambahkan pada ubahan ke-

6. Penggantian ECU dengan versi racing, penggantian ECU akan memberikan power-boost yang sangat signifikan setelah melakukan 5 ubahan di atas, karena dengan ECU racing ini limiter rpm bisa dinaikkna menjadi 11000-12000 rpm, dan energi pentrigger (busi) dan semprotan bbm dari injektor bisa diatur, sesuai dengan keinginan. Kalo belum mampu beli ECU, bisa mengaplikasikan O2 Sensor manipulator, mengenai teknik ini sudah ane bahas di sini

Kira2 itu resep ubahan PnP pada NvL yang membuatnya menjadi lebih kenceng. Ubahan2 ini sudah umum, sebagian besar rider NVL dah tahu dan juga sudah sering dibahas oleh blogger2 kondang (karena itu merek part2 racing nggak penulis sebutin), jadi nggak ada yang istimewa. Penulis hanya melengkapi sedikit teorinya, supaya lebih mencerahkan. Selanjutnya tinggal bro2 rider NVL  membeli obatnya dari resep tersebut.

Ubahan2 tsb sengaja ane tulis agar untuk tahap selanjutnya semakin jelas dan bisa dibayangkan peningkatan performanya.