ganti-oli-bloger

[Spark Ignition Engine] Up Grade Performa New Vixion Lightning : Perbaiki Sistem Intake

Diposting pada

ymjet

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera bagi kita semua, semoga kita semua selamat di jalan.

Dari pembahasan di artikel yang lalu tentang posisi power maksimum dari NVL (New Vixion Lightning) yang terletak di rpm lebih rendah dari kompetitor (cb150r), yang membuatnya nyaman di rpm rendah tapi harus bertekuk lutut di rpm tinggi. Maka jika ditinjau dari sistem intake (inlet) nya, posisi power maks NVL bisa digeser dengan beberapa langkah, baik yang gampang maupun yang susah.

Perhatika persamaan berikut:

rpm fungsi gs

tabel gs

Kalau dilihat dari persamaan di atas, maka untuk menggeser posisi power max ke rpm yang lebih tinggi adalah dengan memperbesar gas speed dan/atau melebarkan klep intake. Melebarkan klep in/memperbesar diameter klep in, jelas susah, karena harus merubah struktur mesin, teknik ini kita obrolin aja lain kali. Nah yang kita obrolin sekarang adalah bagaimana meningkatkan gas speed tanpa memperlebar klep in. Sebenarnya kalo kita membicarakan gas speed, maka kita pasti akan menuju pada pencapaian efisiensi volumetrik dari mesin. Jika kita bisa meningkatkan gas speed, maka efisiensi volumetrik (EV) saat mesin berkitir pada rpm tinggi akan meningkat secara signifikan. Dengan demikian akan memperlebar band dari power max-nya sampai ke rpm yang lebih tiinggi.

Untuk meningkatkan gas speed, maka saluran masuk campuran udara-bbm harus diperlancar. Maka komponen2 yang terlibat di saluran intake harus di-upgrade, yaitu :

1. Bukaan klep in dan ex diatur ulang (susah karena butuh ketelitian), alias camshaft harus diganti dengan versi upgrade. Cara gampangnya ya beli camshaft racing, cara ini PnP tapi butuh dana. Mau yang ngirit? ya silahkan gerinda sendiri camshaft orinya, atau camshaft kw (beli di toko variasi, yg ori disimpen). Gerinda camshaft kw dengan menjiplak orinya, hanya saja dimodif sedikit, disektor :

a. liftnya, gerinda base circle sekitar 0,8-1mm, maka akan meningkatkan tinggi nose 0,8-1mm

b. durasinya, jadikan sekitar 280-290 derajad, overlap sedikit diperlebar (gampangnya copy aja camshaft racing NVL, kalo dah ada)

2. porting (susah karena harus bongkar head cylinder), gerinda bagian2 dari porting yang mengakibatkan hambatan laju masuknya campuran udara-bbm. jangan sampai licin karena akan mengakibatkan pengebunan pada bbm, sehingga menurunkan homogenitas campuran udara-bbm.

3. lebarkan diameter tb/throttle body (wah berat kalo harus ganti tb)

4. lancarkan aliran udara di box filter (nah ini yg gampang), kosongkan boxnya (filter disimpan), lebarkan lubang masuknya dan ganti dengan filter racing (untuk meminimalisir masuknya debu ke ruang bakar).

Lalu bagaimana dengan perbandingan udara dan bahan bakar (AFR), kalo udara yang masuk kebanyakan, karena langkah2 diatas?

Kalau peningkatan EV-nya tidak ekstrim, maka serahkan AFR pada MCU orinya, karena MCU akan menerima laporan dari sensor O2 yang ada di port exhaust (keluaran) di pangkal knalpot, bahwa AFR sekarang menjadi terlalu miskin, mudah2 an MCU-nya faham untuk segera men-set ulang pengapian dan menyemprotkan bbm lebih banyak.

Kalau peningkatan EV-nya ekstrim karena ikut mengaplikasikan turbo atau ram-air induction, ya terpaksa sensor O2 dimanipulasi. Caranya gampang :

1. periksa di datasheed sensor O2, hubungan antara tegangan keluaran sensor dengan konsentrasi O2. Pembakaran kurang sempurna,  konsentrasi O2 kecil, bensin terlalu kaya, O2 sudah habis terbakar sementara bbm belum habis. Kalo campuran miskin maka konsentrasi O2 besar.

2. kalo sudah tau langkah 1, maka kita harus bisa membangkitkan tegangan pengganti inputan dari sensor O2 (ini yang disebut O2 sensor manipulator), yang menginformasikan ke MCU seakan2 campuran udara-bbm dalam kondisi miskin terus, sehingga MCU akan memerintahkan injektor untuk menyemprotkan bbm lebih banyak.

Kira2 sampai disini dulu obrolan kita, ini hanyalah obrolan yang didasarkan atas teori2 yang dijabarkan oleh beberapa orang ahli yang telah mempraktekkannya.

Kesemuanya belum ane coba, jadi bagi yang lebih ahli, monggo dibetulkan kalo ada yang salah. Dan bagi yang dah pernah nyoba trik-tip seperti di atas, sudi kiranya untuk berbagi dengan kita2, agar bisa menjadi pencerahan dan pencerdasan otomotif bagi kita semua.

Mohon maaf kalo ada yang keliru, semoga bermanfaat