ganti-oli-bloger

Pemilihan Waktu Rilisnya CBR 250RR : Strategis VS Tragis

Diposting pada

23

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Sebelum para blogger dan media otomotif mendapat undangan perilisan cbr250rr, kapan cbr250rr dirilis masih “gelap” belum jelas. Karena honda juga bersiap merilis produk lainnya dalam waktu dekat k81 (new beat). Jadi saat itu masih ada keraguan antara cbr250rr dan new beat, yang akan dirilis pertama kali. Tapi ternyata cbr250rr yang diprediksi dirilis masih agak lama (ada yang bilang bulan agustus, ahir 2016 atau awal 2017), tiba-tiba dirilis…ada apa nih ?

Menurut motogokil, perilisan cbr250rr memang tadinya masih agak lama, menunggu apakah akan ada perubahan pada ninja250fi dan r25, yang memang sudah waktunya berubah. Agar apa yang ada pada cbr250rr masih bisa dikatakan unggul dibandingkan rival-rivalnya. Akan tetapi ada suatu moment yang sangat penting, yaitu recall-nya r25 yang menimbulkan banyak opini. Dan biasanya untuk kebanyakan orang Indonesia, recall berarti jelak, ada yang tidak bener saat produksi. Nah, saat itulah waktu yang dipandang paling tepat untuk cbr250rr (menurut bocoran) dengan segala superioritasnya lahir.

Tentu saja hal ini menjadi sesuatu yang terlihat kontras. Dimana r25 dirundung masalah, lahirlah cbr250rr dengan banyak keunggulan. Sementara ninja250rr dianggap sedang “diam” tidak melakukan apa-apa, sehingga tampak membosankan. Jadi saat itu, cbr250rr benar-benar menjadi “artis” dikancah persaingan sport 250cc.

Bagaimana dengan market share-nya yang semakin menciut ? Lihat gambar ini…[1]

grafik market share sportz 250cc

Ya memang semakin mengecil, bisa jadi disebabkan ekonomi Indonesia di tahun 2015 dan 2016 yang tidak menentu (ada yang tahu mengapa ?). Tapi jika merujuk pada tahun 2013 dan 2014 saat ekonomi Indonesia stabil, penurunan ini sangatlah besar. Akan tetapi ada juga yang menyebabkan penurunan angka penjualan r25 dan ninja250fi, yaitu yang tadi, ada masalah di r25 dan tidak ada upgrade di ninja250fi. Sehingga tingkat penjualan cbr250rr di pasar, kemungkinan besar juga akan dipengaruhi oleh kondisi ekonomi Indonesai, tapi juga mengambil keuntungan akan kondisi r25 dan ninja250fi. Inilah (mungkin) strategi honda mengeluarkan cbr250rr di saat seperti ini. Harapannya, ketikan ekonomi Indonesia membaik, maka pangsa pasar cbr250rr akan jauh lebih baik dari cbr250r (single cylinder).

Strategi yang lainnya adalah, honda (ahm) masih merahasiakan berapa power yang akan disematkan pada cbr250rr ini. Pastinya baik yamaha maupun kawasaki kemungkinan besar sudah bisa meraba, seberapa besar power cbr250rr, yang katanya di atas power r25. Maka ketika kawasaki mengiming-imingi calon konsumen dengan power all new ninja yang mencapai 39 hp, honda masih bisa fleksibel untuk merubah setting pada cbr250rr.

Tragis….ini yang terjadi pada yamaha yzf r25. Jelas kehadiran cbr250rr mengancam eksistensinya sebagai motor sport 250cc terkuat dan terkencang. Apalagi “event” recall yang seharusnya diapresiasi positif oleh konsumen, terkadang malah menimbulkan apresiasi negatif oleh calon konsumen. Satu lagi yang menjadi ancaman adalah, adanya beberapa kejadian yang menunjukkan proses recall tidak berjalan mulus. Masih ada kendala pada r25 pasca recall, diantaranya adalah bercampunya air radiator dengan oli mesin (silahkan cek di forum/komunitas r25). Semoga yimm segera melakukan inspeksi internal terhadap bengkel-bengkel terkait.

Lebih dan kurangnya mohon maaf, semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.