ganti-oli-bloger

Motor Sport 150 CC Full Fairing. Honda Semakin Pelan, Sebaliknya Yamaha Semakin Kencang

Diposting pada

ncbr 150r vs r15

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Melihat sepak terjang cbr150, mulai dari model lawas mata belo (thailand) sampai model mata sipit terlihat banyak sekali perubahan. Menurut pengamatan motogokil kok semakin ke sini, motor sport honda 150cc full fairing semakin pelan. Entahlah, mungkin karena beberapa pertimbangan seperti safety, efisiensi, standar emisi atau juga karena kondisi jalan yang semakin macet.

Untuk generasi karbu, di kalim powernya 18.98 ps dengan bobot kosong 115 kg. Bobot isi kalau diisi berbagai cairan sampai bisa jalan mungkin sekitar 124 kg, sehingga pwr-nya sebesar 0.153 ps/kg. Lumayan besar, untuk mencapai topspeed, dan diklaim topspeed nya bisa mencapai 160 kpj. Kemudian dengan engine yang sama, model dan performa berubah, lihat tabel berikutĀ 

cbr150r-performance

Sedangkan perkembangan r15 justru sebaliknya, semakin powerfull dan semakin kencang. Silahkan perhatikan peningkatan performance setiap versinya

r15-performance

Nah silahkan bro menilai, mana pabrikan yang lebih perhatian kepada konsumen. Apakah honda dengan produknya yang semakin pelan, lebih menyayangi konsumen agar selamat. Atau yamaha dengan produknya yang semakin kencang, ingin memberikan kepuasan dan kebahagiaan kepada konsumennya.

Kalau motogokil sendiri, cenderung menyukai motor yang semakin kencang (barangkali suatu saat nanti kalau dah umur, berubah), salut buat yamaha. Tapi motogokil juga faham tentang pertimbangan yang komprehensif dari honda, untuk menurunkan performa motornya. Hanya saja motogokil masih belum switch ke all new r15, karena terkesan memaksakan. Apalagi jika dilihat sejarahnya, maka engine r15 ini merupakan kombinasi pengembangan engine motor bebek jupiter mx pada bagian bawah (crankcase, magnet, clutch), dan skutik nmax pada bagian atas (silinder dan head). Jadi rasanya gimana, gitu ?

Sementara sampai disini dulu bro n sis peirsa motogokil. Lebih kurangnya mohon maaf, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh