ganti-oli-bloger

Merancang Knalpot Z250 Supaya Nyaman di RPM Menengah

Diposting pada

13ER250CDF_WHT-b

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Baru saja dapet request dari kawan blogger bro Yoga (ownernya kobayogas.com), yang mungkin juga berguna buat bro owner kawasaki z250. Requesnya adalah : “Miinta dihitungkan panjang header knalpot buat z250-nya agar torsi maksimumnya berada di 9000 rpm dan power maksimumnya ada disekitar 10000 rpm”.

Karena menurut beliau, karakter mesin z220 sama dengan ninja250fi, yang power nya berada di 11000 rpm, nggak cocok dengan karakter z250 sebagai motor naked.

kobay n iwb

Bro kobay dan iwb [sumber kobayogas.com]

Kalau menurut ane, z250 termasuk motor berat, apalagi jika ergonominya bagi kita, membuat badan membungkuk. Otomatis pada saat macet badan menjadi cepet pegel, apalagi kalo mesin torsi/powernya bru keluar pada rpm tinggi, jadinya gas-kopling-remdepan semuanya main. Tapi jika torsi bisa keluar pada rpm yg lebih rendah, motor bisa jalan pelan2 pada saat macet tanpa harus ngopling dan ngerem.

Berdasarkan artikel yg pernah ane buat dalam merancang knalpot mesin 4-tak [di sini], maka baik diameter maupun panjang header (pipa knalpot yang depan/ nempel ke mesin) besarnya ditentukan oleh paramameter bukaan klep buang.

Data z250 sama dengan Ninja250 FI, maka (mungkin) speknya :
1. RPM power max di 11000
2. Bukaan klep-ex di 61 BBDC, ED=180+61=241
3. CC = 249 cc
4. Lebar klep ex = 19.5mm

Kemudian power ingin digeser ke rpm 10000, lalu mari bersama2 kita hitung dengan menggunakan persamaan

rumus panjang knalpot

rumus diameter pipa knalpot

koreksi panjang header z250

Ketemu =

  1. Panjang pipa header = 44.41 cm, dibuletin jadi 44.5 cm
  2. Diameter pipa = 2.64 cm untuk setiap silinder

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB.