ganti-oli-bloger

Tingkatan Pembesaran Pipa Knalpot Racing, Ada Gunanya Atau Hanya Sekedar Hiasan ???

Diposting pada

stage effect

Assalamua’alaikum wR wB.

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Halo bro semua !

Kemarin kita sudah ngobrol2 tetang leher knalpot (pipe header), padahal di knalpot masih ada bagian lain yaitu silincer/muffler dan pipa penghubung antara header dan silincer yang sering terlihat bertingkat. Lalu apa gunanaya bagian tersebut ?

Exhausts_pipe

Kalo menurut Hiroshi Kida, peningkatan diameter pipa dalam beberapa tahap akan mampu meningkatkan power. Coba lihat grafik berikut (contoh pipa knalpot bebek balap)

three stage effect

Tetapi karena panjang pipa header sudah kita tentukan dengan rumus terdahulu, (menurut ane) maka peningkatan2 diameter pipa hanya berefek pada putaran mesin yang lebih tinggi. Hal ini disebabkan karena pembesaran pipa akan menghasilkan kevakuman yang berfungsi sebagai penghisap campuran bbm+udara agar lebih cepat masuk ke dalam silinder. Dan hal ini bisa berlangsung jika didukung oleh konstruksi “overlap” camshaft yang sesuai. Panjang dari masing stage dapat persentasi-kan dibandingkan panjang pipa total

stage 1 (header pipe) = 65 % x panjang pipa total

stage 2 (step 1) = 20% x panjang pipa total

stage 3 (step 2) = 15% x panjang pipa total

Yang harus diperhatikan adalah panjang pipa total dicari dengan menggunakan rumus yg sama ketika kita menginginkan pada rpm yng lebih rendah bisa mendapatkan power yang optimum (bukan maksimum,lho). Sedangkan taper dapat berfungsi sebagai “megaphone” yang juga akan memberikan efek peningkatan power (nanti dilain artikel kita obrolin).

Kira2 segitu dulu bro, pengaruh peningkatan diameter pipa knalpot, mulai dari header pipe sampai silencer. Mohon ma’af kalo ada yang salah, kepada suhu2 yang lebih faham, mohon koreksinya.

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB.