Perkawinan Stroke PCX 150 dan Bore SH150i Ver.2020 Lahirkan Engine 165 CC, dengan Power 20 HP

Diposting pada

skutik super honda

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa baroaktuh
Semoga Allah senantiasa menyelamatkan dan mengaruniai kita kesejehteraan kita semua di manapun kita berada

Tagline ” Semua akan naik matik pada akhirnya ” sepertinya lambat laun menuju kenyataan. Ibu-ibu, bapak-bapak, remaja dan anak muda bahkan kakek–nenek semuanya suka naik matik. Karena matik memberikan banyak kemudahan dan kepraktisan serta fitur-fitur yang menyenangkan. Bahkan para rider yang terbiasa berbangga dengan motor supersport-nya, akhrnya naik matik juga.

Menurut iwf, kondisi lalulintas, kualitas jalan dan kualitas angkutan umum masal turut serta menjadikan motor matik sebagai sarana angkutan yang paling pas. Bahkan meskipun iwf tidak begitu suka naik matik, karena masih belum klik dengan jiwa, akan tetapi harus diakui bahwa pada saat tertentu memang matik memberikan “sesuatu” yang dibutuhkan.  Dan terlihat sekali hal ini benar-benar dimanfaatkan oleh pabrikan motor untuk mencoba memanfaatkan momentum ini.

Beberapa tahun sebelumnya terjadi pertempuran berdarah-darah memperebutkan pasar motor bebek. Sempat juga muncul persaingan ketat memenuhi pangsa pasar motor sport kecil (150 cc- 250 cc), yang kemudian segera tertutup oleh gemuruh persaingan dan perebutan pangsa pasar motor matik secara umum, mulai dari 110 cc sampai 250 cc. Akan tetapi saat ini mulai masiv muncul ke permukaan persaingan matik kelas gambot (maxi) yang didominasi oleh kelas 150 cc. Menurut iwf membesarnya kelas ini sebagai akibat, mulai sesaknya jalanan, sehingga pengguna motor sport merasa jengah dan akhirnya berduyun-duyun beralih ke matik yang bertenaga cukup besar yang mampu mewakili “feel” saat naik motor sport.

Saat ini honda juga ikut bermain menyemarakkan pasar matik 150 cc. Dan honda mempersenjatai pasukannya dengan dua basis engine yang memiliki karakter yang sangat berbeda. Yang selama ini dikenal di tanah air yaitu engine vario 150, pcx 150 dan adv 150 dengan konfigurasi overstroke yang pasti memiliki karakter powerful di putaran bawah dan irit. Sedangkan yang akan rilis di eropa yaitu basis engine yang akan digunakan di model sh150i versi tahun 2020, yang memiliki konfigurasi overbore dengan karakter powerful di puataran atas.

Sangat jelas dua model engine matik (skuter matik) ini memang didisain untuk ekosistem yang berbeda. Yang overstroke sangat cocok untuk daerah yang sering macet, jalan-jalan sempit dan pendek, jalan penuh tanjakan yang berliku-liku bahkan cocok untuk jalan yang sedikit rusak. Sedangkan yang overbore cocok untuk jalanan yang relatif lebih lancar, halus dan panjang.

Apabila diperlukan sangatlah mungkin honda mengawinkan 2 kelebihan dari dua engine yang memiliki karakter berbeda ini. Yaitu dengan mengawinkan karakter overbore pada engine sh150i versi 2020 dengan karakter overstroke engine vario 150. Dan inilah yang akan dilahirkannya, suatu engine dengan karakter yaang jauh berbeda dengan engine-enginr sebelumnya…

Konfigurasi bore x stroke (engine sh150i versi 2020) = 60 mm x 55,5 mm. Sementara konfigurasi bore x stroke (engine vario 150) = 57,3 mm X 57,9 mm. Jika dikawin silangkan bore (engine sh150i versi 2020) x stroke (engine vario 150), maka menjadi konfigurasi engine yang baru yaitu 60 mm x 57,9 mm yang menghasilkan volume siliinder 163.7 cc (atau kalau dibulatkan menjadi 164 cc). Dan perkiraan perfroma yang bisa diperoleh dari engine ini seperti yang tampak di tabel berikut.

variabel performa vario 165 std

Dengan kondisi yang standar ting-ting seperti ini :

  • Power puncak ditempatkan di putaran 9500 rpm dengan piston speed yang masih sangat aman yaitu 18.3 m/s
  • Efisiensi volumetrik yang sangat standar harian yaitu sekitar 85%
  • Air fuel ratio yang cukup kering untuk mendukung efisiensi bahan bakar (irit) yaitu sekitar 13.2.
  • Dan rasio kompresi yang tidak terlalu tinggi yaitu  11.5 yang masih mampu mengaplikasikan bensin pertamax, paling bagus menggunakan bensin pertamax turbo
  • Power yang dihasilkan 20.5 ps.

Dengan power sebesar ini, iwf rasa sudah akan mampu membuat motor matik loncat. Apalagi jika ada sedikit modofokasi di sektor cvt serta pengurangan bobot motor, tentu saja power to weight ratio (pwr) akan semakin tinggi dan akselerasinya pastinya akan meningkat jauh dibandingkan motor standar yang ada sekarang. Dengan performa seperti ini akan sangat mengasikkan untuk diajak touring jarak jauh dengan sesekali speeding di lintasan panjang dan mulus. bahkan juga akan sangat mengasyikka untuk trabas melibas jalan rusak (offroad) di daerah-daerah perawan yang sering kali indahnya masih alami.

Kalau dirasa power ini masih kurang nampol, beberapa variabel penentu perfor di atas masih bisa ditingkatkan dalam rentang yang masih aman, yaitu :

  • Power puncak ditempatkan di putaran 10000 rpm dengan piston speed yang masih relatif aman yaitu 19.3 m/s
  • Efisiensi volumetrik yang sangat standar harian yaitu sekitar 90%
  • Air fuel ratio yang cukup basah untuk mencapai power optimal, jadi agak boros bahan bakar yaitu sekitar 12.6.
  • Dan rasio kompresi naik sedikit jadi 12 yang masih aman mampu mengaplikasikan bensin pertamax turbo. Kalau terpaksa sekali-kali bolehlah pakai bensin pertamax (jangan sering-sering, piston bisa rusak karena detonasi dalam silinder).
  • Power yang dihasilkan cukup meyakinkan yaitu 24.4 ps. Sudah mendekati powernya kawasaki ninja sl250 mono.

variabel performa vario 165 upgraded

Jika menunggu honda untuk mewujudkan matik dengan konfigurasi engine seperti ini dirasa terlalu lama, yang harus melakukannya sendiri. Di pasar online (online shop) sudah banyak bertebaran boreup-kit, mulai dari piston dengan diameter 61 mm sampai 62 mm. Jadi kalau dipasang di engine vario 150 dengan stroke 57.9 mm volume silindernya bisa lebih besar lagi, yaitu kalau dibulatkan menjadi 170 cc dan 175 cc, wow banget kan.

boreup-kit vario 150 usr

sumber : motorexpertz

Menurut produsennya (misalnya tommy huang yang memproduksi boreup-kit brt), bahwa pengaplikasian boreup-kit produksinya pnp alias plug and play. Langsung pasang tampa harus melakukan ubahan apapun. Ini sangat mengasikkan, yang mana proses plug and play ini bisa dilakukan oleh kebanyakan mekanik pinggir jalan dengan mudah. Dan jika ini sukses dilakukan maka power yang dihasilkan ::

  • Akan naik 13% dari 13hp menjadi 14.5 hp, untuk pengaplikasian boreup-kit dengan diameter piston 61 mm, atau volume silinder 170 cc.
  • Akan naik 17% dari 13hp menjadi 15.1 hp, untuk pengaplikasian boreup-kit dengan diameter piston 62 mm, atau volume silinder 175 cc.

Performa tersebut di atas masih dalam kondisi setingan standar pabrik. Kalau mau dioptimasi beberapa sektor, tetntunya lebih gila lagi performanya. Apalagi dibarengi dengan beberapa upgrade di sektor lainnya seperti cvt, ecu, intake manifold, throttle body, intake runner, filter udara, camshaft, klep (valve) dan tentu saja tidak lupa knalpot, hasilnya akan sangat memuaskan.

boreup-kit vario 150 brt paket touring

sumber : brt

Akan tetapi tentu saja ubahan-ubahan ini, apalagi sampai ekstrim memiliki konsekuensi yaitu banyak komponen yang mudah rusak. Terutama komponen fast moving seperti kampas rem, kampas kopling sentrifugal, belt, roller dan lain-lain. Dan jika mekanik tidak hati-hati dalam merancang dan membangun matik dengan ubahan se-ekstrim ini hasilnya bukan menyenangkan akan tetapi malah menyusahkan karena motor gampang mogok.

Sementara itu dulu oret-oretan iwf dalam artikel lamunan ini. Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.

Untuk melengkapi referensi bacaan mengenai skuter matik kelas 150 di tanah air, simak juga beberapa artikel yang tidak kalah menariknya di bawah ini, in sya Allah bermanfaat :

Dan masih banyak artikel lain yang juga menarik tentang yamaha nmax, yamaha aerox, honda vario 150, pcx 150, adv 150 dan matik lainnya.

 

 

16 thoughts on “Perkawinan Stroke PCX 150 dan Bore SH150i Ver.2020 Lahirkan Engine 165 CC, dengan Power 20 HP

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan