Honda CBR 250RR Masih yang Paling Tangguh, Meskipun Rivalnya Sudah Di-Upgrade. Kayaknya Ada yang Aneh ???


Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan


Entahlah…tapi menurut iwf, memang awal tahun 2019 ini cerita tentang sepeda motor nasional kurang semarak. Barangkali terpengaruh oleh dinamika ekonomi nasional yang memang pertumbuhannya melambat. Akan tetapi tetap saja pembicaraan sekitar performa sepeda motor masih menarik untuk dinikmati.

Baru-baru ini majalah otomotif jepang young-machine merilis hasil uji lapangan beberapa motor sport 250 cc yang sudah beredar di tanah air. Motor-motor ini tidak lain adalah honda cbr 250rr, kawasaki new ninja 250fi, yamaha new r25 dan juga tidak ketinggalan yamaha old r25.

Mengapa yamaha old r25 diikutkan ? Karena spesies ini yang memiliki versi terupdate (terbaru di upgrade), yaitu new r25. Sehingga layak utuk dibandingkan baik terhadap versi terbaru maupun terhadap rivalnya saat ini.

Dah hasil dari pengukian tersebut menempatkan honda cbr 250rr sebagai jawaranya. Honda  cbr 250rr tercepat dari berbagai komparasi, baik topspeed maupun laptime-nya dalam melibas lap di sirkuit international sentul. Berikut ini hasil pengujiannya

Terlihat honda cbr 250rr masih digjaya dan belum terkalahkan. Hal ini disebabkan konstruksi dan konfigurasi engine, frame dan suspensi merupakan perpaduan yang paling optimum dibandingkan rival-rivalnya. Engine overbore 2 silinder dengan power pucak di rpm tinggi, sasis kompak dan suspensi depan usd memberikan kontribusi yang signifikan pada pengujian tersebut.

Juga terlihat bahwa yamaha telah berhasil mengupgrade performa engine dan handling new r25. Karena performanya meningkat tajam dalam melibas lintasan sentul. Tidak tanggung-tanggung, lap time terpangkas hampir 3 detik, luar biasa.

Akan tetapi sebaliknya, hasil pengujian ini tampak aneh pada perolehan performa kawasaki new ninja 250. Bagaimana mungkin engine new ninja 250 dengan power 39 ps kalah kencang dibandingkan yamaha new r25 yang engine-masih hanya ber-power 36 ps. Bahkan top speed-nya juga kalah dibandingkan yamaha old r25.

Dan hal ini bertolak belakang dengan pengujian yang juga dilakukan young-machine tahun 2018 lalu. Saat itu kawasaki new ninja 250 baru hadir dan diuji bersama-sama dengan versi sebelumnya, honda cbr 250rr dan juga yamaha old r25 (versi 2014). Pada pengujian tersebut kawasaki new ninja 250 menjadi motor sport 250 cc paling kencang, lebih kencang dibandingkan honda cbr 250rr. Berikut hasil pengujiannya

Pada pengujian tersebut, terlihat performa kawasaki ninja 250 berada di atas yamaha r25. Bahkan old ninja 250 masih lebih powerful dibandingkan old r25. Memang meskipun yang menguji sama (young-machine) akan tetapi tempat dan waktu pengujian berbeda. Dan ternyata hasil pengujian pada tahun 2016 pun hasilnya berbeda secara signifikan, yamaha old r25 lebih powerful dibandingkan kawasaki old ninja 250.

Nah sekarang monggo para pembaca menilai dari pengujian young machine tahun 2016, 2018 dan 2019. Mana yang mas bro suka, kalau megenai kevalidannya, ya valid lah. Kan memang benar-benar diuji bukan hanya disimulasikan dengan program komputer. Yang pasti di semua pengujian tersebut secara umum honda cbr 250rr selalu paling unggul, bener nggak ?

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.

Sumber : blog otomotif tanah air yang bersumber dari young-machine [2019, 2018 dan 2016]

 

Advertisements

$where = 0;

7 responses to “Honda CBR 250RR Masih yang Paling Tangguh, Meskipun Rivalnya Sudah Di-Upgrade. Kayaknya Ada yang Aneh ???

  1. Dari informasi yg bredar saat penggujian 2019, disentul ada brpa faktor hambatan, dr mulai biyawak lewat, petugas kebersihan dipinggiean track, anak2 yg nonton di tikungan, sampe anjing lewat jd mreka ga mlakukan komparasi lebih karena kondisi track yg ga safety

  2. cbr paling track oriented, usd paling rigid. Yg lain , ada yg pasang usb charger segala 😛

  3. Klo menurut ane di sircuit ttp new r25 lbh unggul dari new ninja om. aerodinamic,shok depan USD gak boong untuk handling melibas tikungan. bukan semerta2 power adl segalanya.

  4. Tulus Sepdianto

    mungkin yg lama cuman on dyno pak dosen. klo cuman on dyno mah suspensi dan aerodinamis ga keitung, beda dengan yg di tes di sirkuit beneran.

  5. Yang sy tau, mereka semua motor kenceng walau jalanan di indonesia terutama di kota padat agak kurang mendukung

  6. yahh mungkin ninja yg dulu dipakai masih versi prototipe logis aja sih, belum diproduksi massal juga. terus situ enggak bandingin aerodinamikanya? pengamat motor bukan sih? VR4 sama V4 aja kebalik

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan