Tag Archives: frame

Menggabungkan 2 Paten dalam Satu Prediksi Suzuki GSX R250. Bisa Menyesatkan ???


Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan


Pernah dengar kata-kata modifikasi sesat atau oli sesat ? Pasti pernah lah, modifikasi sesat adalah modifikasi yang tidak semestinya (tidak fungsional), bahkan terkadang malah membahayakan rider motor tersebut dan juga orang lain, seperti aplikasi ban cacing pada motor sport. Sedangkan oli sesat, bukan olinya yang sesat, akan tetapi ownernya yang tersesat karena menggunakan oli mesin diesel untuk mesin bensin.

Barangkali seperti itulah makna sesat di dunia permotoran nasional. Nah saat ini ada lagi yang mungkin juga bisa menyesatkan. Ketika dua patent yang berbeda digabungkan menjadi satu, dan dianggap sebagai satu cikal bakal sebuah motor produksi masal, yaitu suzuki gsx r250. Karena memang (menurut iwf) dua patent tersebut untuk 2 motor yang berbeda, salah satunya mungkin akan menjadi gsx r250, akan tetapi bukan campuran dari kedua patent tersebut.

Mengapa iwf katakan demikian ? Karena dua paten tersebut sangat berbeda terutama pada bagian engine-nya. Iwf katakan bisa menyesatkan jika frame diambil dari patent A dan engine-nya dari paten B. Meskipun hal itu bisa saja diwujudkan, akan tetapi produsen (dalam hal ini suzuki) harus mengusulkan paten baru. Karena spesifikasi engine-nya berbeda, otomatis frame untuk mensuport (menggendongnya) juga akan berbeda. Mari kita cermati dua paten tersebut.

Continue reading

Advertisements

Beberapa Teknologi di MotoGP : Serat Karbon untuk Penguat Frame

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Kita sering melihat bagaimana bentuk frame motor yang berlomba di motogp. Terlihat kokoh, kekar dan dari pantulan sinarnya tergambar kekuatan. Akan tetapi ketika frame tersebut dibebani oleh kerja yang super berat , ternyata frame sekokoh itu terkadang masih dianggap kurang kaku (stiff)

Bisa dibayangkan, bagaimana frame sekecil itu harus menanggung beban kerja mesin dengan power sebesar mesin bis jetbus atau truk fuso. Dan frame yang lentur tentu saja menjadikan semua perhitungan tidak presisi, baik saat late braking atau keluar tikungan. Akibatnya ketidak presisian ini maka hasil analisis yang dilakukan ecu menjadi sedikit ngawur, akhirnya performa optimum motor tidak tercapai. Ujung-ujungnya lap time kurang memuaskan, selisih 0.1 detik sudah sangat berharga di motogp.

Untuk meningkatkan kekakuan tentu banyak caranya Continue reading

Electric MotoGP Sejauh Mana Teknologinya ???

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Tahun ini motor balap listrik (electric motogp) mulai diperkenalkan dan diuji di lintasan balap menjadi bagian dari pertunjukan motogp. Dari aktifitas ini nantinya akan diperoleh data untuk pengembangan dan peningkatan performanya, agar siap dipertandingkan pada balapan resminya di tahun 2019 nanti. Jadi nanti pertunjukan motogp semakin lama, karena ada tambahan satu partai lagi yaitu motoE, selain yang sudah ada (moto3, moto2 dan motogp).

Banyak yang terkagum-kagum dengan perkembangan teknologi balap yang sekarang sudah mulai merambah motor listrik. Tapi tahukah kita bahwa sesungguhnya inti dari sistem penggerak motoE hampir sama dengan skuter listrik macamĀ  gesits ? Dimana sebuah motor balap listrik lebih mudah dibangun ketimbang superbike atau motogp, bahkan seseorang bisa membuat sendiri Continue reading

Membangun Motor Klasik Ala W175 (Estrella 175)

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Motor retro klasik generasi mutakhir baru saja dirilis oleh kawasaki di acara kawasaki bike meet, beberapa hari yang lalu. Kawasaki w175 dengan kubikasi 175 cc dengan power 13 ps. Motor yang terlihat sederhana dan nayaman dikendarai.

Sejatinya motor kawasaki w175 ini sangat cocok untuk rider tanah air, baik ditinjau dari postur ridernya, maupun dari kondisi lingkungannya. Akan tetapi (barangkali) masih banyak rider yang merasa bahwa harga 29.8 juta rupiah masih terlalu mahal. Dan untuk rider tipe ini, jika tetap memiliki motor retro klasik ala kawasaki w175 ini, “Apa yang bisa bisa dilakukan untuk mewujudkan keinginannya ?”…Mari kita cari solusinya Continue reading

Review 450 KM Bersama Suzuki GSX S-150, TOP Dah !!!

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Sebelumnya motogokil ucapkan alhamdulillah, karena telah diberi kemudahan dan keselamatan oleh Allah subhanahu wa ta’ala, untuk mencoba suzuki gsx s-150. Juga motogokil ucapkan terima kasih atas kesempatan yang diberikan oleh pihak suzuki, sehingga motogokil bisa ikut serta menikmati performa gsx s-150, selama dua hari, sepanjang kurang lebih 450 km. Juga terima kasih motogokil ucapkan pada semua fihak, terutama semua blogger jawa timur, atas kebersamaannya selama touring “Suzuki GSX-S150 Taklukan Batasan Jelajah Jawa” etape-3.

Motogokil akan membagi review menjadi 5 bagian, sesuai dengan medan yang dilewati :

  1. Jalan aspal datar
  2. Jalan naik/nanjak
  3. Jalan berpasir
  4. Jalan turun
  5. Jalan banjir

Secara umum, semua medan di atas dilibas gsx s-150 tanpa kendala. Berikut review lebih rinci versi motogokil… Continue reading

Alasan Mengapa Honda Tidak Memilih 4 Silinder untuk CBR250RR

cbr250rr 4 vs 2 cyl

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Setelah honda mengeluarkan cbr250rr 2-inline, menghangatlah rumor bahwa kawasaki akan menyiapkan yang lebih, yaitu ninja250 4-inline. Tentunya jika rumor ini benar, telik-sandi honda tidak mungkin lalai, mereka juga pasti mengetahuinya. Jika memang demikian, pertanyaannya mengapa mereka tidak langsung saja membuat cbr250rr 4-line (4 silinder) ? Toh mereka sudah pengalaman, saat memproduksi cbr250rr mc22.

Rupanya mereka sudah mempertimbangkan, mana yang paling menguntungkan. Maklum mereka membuat cbr250rr kan memang buat dijual, maka tujuan utamanya bukan terfokus pada performa, style dan lain sebagainya. Akan tetapi tujuan utamanya adalah keuntungan. Tentunya dengan tahap-tahap berikut : Continue reading

Ancaman Sport Suzuki Cukup Menakutkan, Dari Penampakan Radiatornya

00 sport suzuki

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Banyak banget blogger yang membahas spyshot motor baru suzuki seperti tampak pada gambar di atas. Sebahagian besar menyoroti rangka yang memang nggak sama dengan rangka satria fu 150 ataupun rangka gixxer 150. Daripada mengulang-ulang pembahasan rangka, lebih kita membahas tampilan yang berpengaruh pada performa, apa itu ? Yaitu sitem pendingin mesin entah itu oil cooler atau radiator.

Dari penampakannya dimensi kisi-kisi pendingin motor baru suzuki ini lebih besar bandingkan dengan satria fu.

cooling system

Jauh sekali perbedaan dimensinya, jika memang itu adalah sistem pendingin calon motor sport suzuki. Lantas apa pengaruhnya terhadap performa ?…Simak sekilas penjelasannya Continue reading

Obrolan Tentang Frame (CB150R, All New CBR150 dan NVL) dan Chattering [Bagian-2]

frame cbr150 n vixion

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Kita teruskan artike sebelumnya mengenai frame dan chatter, meneruskan artikel sebelumnya. Chatter(getaran) erat hubungannya dengan sumber chatter (engine), engine mounting dan frame. Jadi 3 faktor tersebut yang paling berpengaruh terhadap chatter yang dirasakan oleh rider. Mengenai engine, sebagian besar engin motor sport 1 silinder sudah mengadopsi balancer, sehingga getarannya sudah diusahakan untuk sekecil mungkin. Berarti tinggal bagaimana engine mounting dan frame-nya.

Untuk kedua motor sport yang sedang bersaing yaitu klan cbr150 (old cbr, cb150r dan allnew cbr150) dan klan vixion (nvl dan r15) frame dan engine mounting nya sudah ane gambar di gambar judul. Terlihat bahwa engine mounting klan cbr150 ada 3 buah dan klan vixion ada 2 buah di crakcase + 1 di head. Secara umum
Continue reading

Obrolan Tentang Frame (CB150R, All New CBR150 dan NVL) dan Chattering [Bagian-1]

sasis cbr150 old vs cb150r berat

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Artikel ini sesungguhnya merupakan ringkasan dari obrolan mengenai sasis old cbr150 (twinspar/deltabox) dan sasis cb150r sf / all new cbr150r. Awalnya forum dibuka untuk mengklarifikasi pernyataan pembesar honda yang menyatakan bahwa frame all new cbr150r lebih ringan dari frame old cbr150r (thailand), akan tetapi mengapa berat totalnya kok all new cbr150 lebih berat dari cbr150 old. Lama kelamaan pembicaraan berlanjut pada teknologi pembuatan sasis deltabox “yang sesungguhnya” dan hubungannya dengan engine chatter.

Pembicaraan ini sangat menarik, karena banyak ilmu dan pengetahuan yang disampaikan di dalamnya, ada bully2 sedikit terhadap kompetitor adalah wajar, maklum penghuni forum adalah rider cb150r, yang kena senggol sudah pasti klan vixion. Meskipun demikian, sang admin/sesepuh forum selalu berusaha mengembalikan/fokus kembali pada permasalahan yaitu masalah frame motor. Mari kita simak, apa saja yang bagian penting dari pembicaraannya. Continue reading

Crankcase CS1 Reborn (150cc DOHC) Beda dengan CB150R dan All New CBR150, Ya Pasti Karena Beda Chassis

super sonic dohc

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Kabar AHM akan membangun CS1 150cc DOHC (K56) semakin nyata dengan berhembusnya info mengenai perjalanan project k56 ini, yang mana telah mencapai tahap trial semua komponen (sesuai info dari Kang IWB). Akan tetapi menurut info yang sampai ke kang IWB, crankcase dari k56 ini beda dengan crankcase cb150r (k15) maupun all new cbr150r (k45). Hal ini memang harus demikian karena perbedaan chassis (sasis/frame) dari motor sport (k15 dan k45) dengan motor bebek/underbone seperti cs1 (k56).

Mari kita lihat penampakan masing crankcase-nya Continue reading