Wacana F1 Pakai Mesin 2-Tak Menghangat, Apakah Akan Diikuti MotoGP ?

2 stroke f1 engineAssalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh
Semoga Allah senantiasa menyelamatkan kita semua di manapun kita berada

Awal tahun 2020 ini pembicaraan mengenai penggunaan engine (mesin) 2-tak (2-stroke) pada balapan formula-1 (F1) kembali menghangat. Hal ini disebabkan pagelaran balap f1 mengalami beberapa permasalahan. Kalau menurut iwf, yang paling utama adalah menurunnya minat menonton dari para pencinta balap f1.

Karena kita semua tahu bahwa salah satu unsur yang penting dalam pegelaran balapan adalah unsur hiburan, yang kemudian akan berefek pada meningkatknya animo penonton. Animo penonton ini berbanding lurus dengan rating dan tingkat kepuasan pemberi sponsor. Jika animo penonton rendah, maka pesan-pesan sponsor akan kurang tersampaikan, dan bisa jadi sponsor tidak suka dan menarik dukungan finansialnya dari event balapan tersebut. Dan hal seperti ini sangat dihindari oleh panitian, karena sangat merugikan atau minimal mengurangi pundi-pundi keuntungan.

Chief Technical Officer Formula 1, Pat Symonds melihat hal tersebut, memberikan pernyatakan yang dapat disimpulkan :

  1. Kesenangan penonton berkurang, karena suara mesin-mesin mobil F1 kurang enak didengar. Karena suara tersebut teredam oleh turbocharger yang diaplikasikan pada mesin hybrid V-6.
  2. Jika balapan ingin selamat, maka harus menepis anggapan negatif dari pencinta lingkungan tentang pembakaran bahan bakar fosil yang dihasilkan oleh cmbustion engine f1. [sumber : f1i]

Untuk merealisasikannya maka ia sangat ingin menggunakan engine 2 tak untuk digunakan pada balapan f1. Karena dengan kemajuan yang dicapai sekarang akan dicapai :

  • performa yang jauh lebih efisien,
  • suara yang hebat dari knalpot,
  • emisi yang rendah (isu lama tentang emisi engine 2 tak sudah tidak lagi relevan untuk saat ini).

Dan kita semua tahu, bahwa engine 2 tak memang punya banyak keunggulan performa dibandingkan 4 tak. Diantaranya adalah :

  • bobot yang ringan karena ketiadaan banyak komponen yang terkait dengan klep, yaitu klep, per klep, camshaft, kamprat, timing gear dan dan juga bobot head yang cukup berat.
  • rugi-rugi gesek yang relatif lebih kecil, karena ketiadaannya sistem buka-tutup klep
  • pembakaran berlangsung 2 kali lipat dibandingkan 4-tak, sehingga powernya yang dihasilkan relatif lebih besar dengan volume silinder yang sama.

Kekurangannya hanya masalah emisi, yang dengan adanya teknologi terbaru dapat semakin diminimalisir. Teknologi dikembangkan beragam diantaranya adalah :

  1. Penggunaan sistem direct injection, untuk mengurangi bahan bakar yang ikut keluar melalui port exhaust
  2. Aplikasi bahan bakar hidrogen untuk menghilangkan komponen CO2 dan CO pada emisi gas buang
  3. Aplikasi opposite piston untuk semakin meminimalisir poin 1, sekaligus meniadakan head cylinder (semakin sederhana).

achetas opposite piston engine2

Jika balapan mobil formula 1 saja sudah mulah menguat rumor penggunaan mesin 2-tak, bagaimana dengan motogp ? Jelas lebih memungkinkan, karena pada kenyataannya sudah ada beberapa pabrikan yang mampu membangun engine 2 tak yang cukup ramah lingkungan. Seperti engine yang dibangun ktm yang mampu memenuhi standar emisi euro-4.

ktm-250-300-exc-tpi-my-2018-engine

Dan lagi pabrikan motor raksasa seperti honda, tidak menutup mata tentang kemungkinan tersebut (balapa motogp dengan engine 2 tak). Buktinya honda malah mematenkan konstruksi engine 2-tak yang diklaim ramah lingkungan. Karena port exhaust-nya dikawal oleh klep yang buka-tutupnya dikontrol oleh nokenas.

Honda-New 2T-Patent engine

Artinya event balapan baik f1 maupun motogp sangat mungkin beralih dari engine 4tak ke engine 2tak. Tentunya dengan beberapa batasan dan keuntungan, yaitu suara knalpot yang menyenangkan, engine yang lebih powerfull dan emsisi yang terjaga cukup rendah. Dan teknologi yang ada sekarang sangat mungkin untuk mencapai tujuan tersebut. Tinggal menunggu waktu kapa akan diterapkan, kalau f1 dengar-dengar akan ditinjau penggunaan di tahun 2024-2025, kalau motogp kapan ?

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

 

Baca juga beberapa artikel terkait tentang perkembangan teknologi mesin (engine) 2tak di artikel-artikel yang tidak kalah menariknya :

 

Advertisements

$where = 0;

13 responses to “Wacana F1 Pakai Mesin 2-Tak Menghangat, Apakah Akan Diikuti MotoGP ?

  1. Hehehe….two stroke lover bersorak riang gembira [lagi]

  2. Nah ini. Semoga makin banyak yang dukung dan raungan 2 tak kembali terdengar di lintasan

  3. Saya juga kurang bisa menikmati balap F1 ini. Gak ada overtake2 seru gitu.

  4. klo ane lebih seneng f1 kembali lagi ke v12/v8. suaranya bagus pa lg klo lg engine breake/ganti gir.

  5. balapan lokal sudah ada yg meriset fizr injeksi dan rencananya bak turun balap 2020 nih

  6. Mesin kok gonta ganti wae to

  7. Wah penasaran suara raungan mesinnya, adakah videonya pak?

  8. Lhoo balik lagi ke 2 tak ya, suaranya bakal unik nih

  9. Keren nih kl engine 2 tak bisa reborn kembali di kanca balapan, bisa bikin rame penonton

  10. kalau saya pribadi,. nonton F1 itu nggak ada seru2nya, jarang ada overtake,. jadi jenuh aja,.

  11. kabarnya sih begitu pak..kita tunggu saja

  12. kayaknya bakalan makin bergairah neh kalo 2tak bangit dari tidur panjangnya

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan