Ngebut Bersama Yamaha R15 V3, Bagaimana Rasanya ???

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Motogokil tidak mensia-siakan kesempatan yang diberikan yamaha untuk test ride motor sport full fairing 155 cc terbarunya, yaitu r15 vva. Kesempatan awal, yang memang sering dilakukan oleh rider umumnya adalah test ride harian dari rumah-kantor. Jalurnya juga lengkap ada space yang ramai dan sedikit macet, kadang ada juga space 100-200 meter kosong.

Riding style yang motogokil gunakan sama seperti motor-motor lainnya. Agak ngebut, gaya orang terlambat ngantor. Selap-selip kalau ada ruang kosong, dan gas mentok kalau ada jalan kosong. Dan impresi dari yamaha r15 v3 ini sungguh mengejutkan, karena karakternya berbeda, tidak seperti motor sport yamaha yang dulu motogokil pakai (nvl). Berikut rinciannya :

Power Band

Menurut motogokil powerband dari r15 v3 ini sangat berbeda dengan nvl (new vixion lightning). Tetapi malah menyerupai cbr 150r (k45a). Smooth di putaran rendah dan beringas di putaran menengah-atas. Sedangkan nvl karakternya ganas di putaran rendah-menengah, dan mulai smooth di putaran tinggi.

Perbedaannya dengan k45a adalah, sangat terasa powernya lebih besar, begitu pula dengan akselerasinya. Dan menurut motogokil hal ini disebabkan memang pada performa r15 v3 yang lebih besar dan bobotnya yang lebih ringan dibandingkan k45a.

Pengereman Mantab

Seiring dengan riding style motogokil yang stop and go, dengan memaksimalkan power yang ada, maka pastilah saat stop terkadang harus full, karena suatu halangan tertentu. Dan menjadi pengalaman yang luar biasa bagaimana pengereman mendadak yang didukung oleh suspensi depan USD 37 mm dan pengereman yang pakem khas yamaha, enak dah pokoknya.

Clutch Lever (Handle Kopling) Enteng

Salah satu kelebihan aplikasi assist-slipper clutch pada r15 v3 ini menjadikan rumah koplingnya tidak memerlukan pegas/per yang terlalu keras. Akibatnya saat menarik kopling terasa sangat ringan. Dan hal ini sangat berguna saat menghadapai kemacetan, otot-otot tangan kiri terhindar dari pegal apalagi kram.

Atret Ringan

Dan sungguh mengejutkan adalah, meskipun bodi r15 v3 ini besar dan juga lebih berat dari suzuki gsx r150, akan tetapi saat dituntun tidak seberat yang dibayangkan, ternyata cukun enteng. Hal ini sangat terasa saat antri bbm di spbu tanpa turun dari motor, mudah sekali menjalankannya dengan satu kaki. Begitu pula saat menuntun r15 v3 naik masuk ke garasi.

Selain kelebihan-kelabihan di atas tentunya juga ada kekurangannya, namanya juga buatan manusia. Akan tetapi kekurangan yang motogokil temukan termasuk minimalis, dan bisa diselesaikan dengan mudah diselsaikan, misalnya :

  • Memutar kunci saat membuka tutup tangki bensi agak susah. Bisa diatasi dengan menyemprotkan pelumas
  • Tidak ada handle bar di bagian belakang seperti motor honda. Akan tetapi rider bisa membiasakan diri dengan bagian bodi belakang yang cukup kuat untuk pegangan angkat-angkat bagian belakang motor

Advertisements

$where = 0;

12 responses to “Ngebut Bersama Yamaha R15 V3, Bagaimana Rasanya ???

  1. Pertamax.. hehehe

    Tp entah kenapa ini motor dari samping lekuk jambul fairingnya malah keinget sama k45a feel nya. Btw motor keren ini r155, cuman sayang trend nya malah ke matic gambot

    • shifting demand, tp CBR masih lebih laku, buat ngepbeha itu yg paling penting. Klo mw performa ya pindah ke atasnya CBR250RR, klo gw sih dana terbatas pilihan tepat buat irit2an dan kencang ya R155 ato GSX sekalian. Terutama GSX, dengan dana 34jt bisa lebih kencang lg, sisa 4jt nya buat modifikasi performa atau tampang.

    • So do I.. mantap analisanya. Prefer gsxr dan sisa dana ( vs r155) bisa dialokasikan ke hal lain penunjang performance index..

  2. https://sakahayangna.com/2017/12/26/test-ride-singkat-yamaha-mio-s-2018-apa-saja-plus-minusnya/

    Klo punya dana lebih, mending ambil yg ini.. Fitur lengkap, tampang ok, performa mantaff…
    Klo ga mentingin performa, tapi tampang ok lebih baik ambil CBR.. Tp klo performa yg jadi tolok ukur tanpa mentingin tampang, GSX-R150 pilihan utama

  3. customer indonesia itu lebih mementingkan design dan ergonomi dibanding performa, penjualan sport fairing udah membuktikan, CBR yang paling lemot bisa jadi sport fairing dengan penjualan terbanyak pertama.
    soal R15 V3 ini, mungkin abidin san waktu itu khilap, dia bilang modif petugas pom bensin buat vixion, mustinya buat R15 ini.. asli fairingnya kyk modifan..:D 😀

  4. bagaiman dengan suhu mesinnya Om Gokil saat dipake di kemacetan? apakah mesinnya gampang panas?
    apakah kurang tahan panas?
    mengingat ukuran radiator r15 v3 ini tergolong mini (jika dibandingkan dengan radiator satria fu fi sekalipun)
    kan katanya motor yamaha itu gak tahan panas:V

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan