Cerita Di Balik Patahnya Rangka CB150R

ganti-oli-bloger

cb150r tricolor

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Hari ini ramai diperbincangkan tentang patahnya rangka utama (main frame) dari old cb150r (k15). Menjadi tambah ramai ketika beberapa blog yang dicap fby mempablishnya dengan beberapa ulasan. Karena hal ini termasuk penting, dan terkait dengan keselamata rider, motogokil mencoba menyumbang sedikit analisis mengapa hal tersebut terjadi.

Analisis yang coba motogokil sampaikan merupakan rangkuman dari beberapa informasi dari data lama (karena kejadian ini bukan peristiwa baru), dan juga info yang baru dari komentar-komentar status tersebut. Pertamakali motogokil mendapati rangka trust frame cb150r yang patah pada blognya mas sayur, lihat penampakannya 

Rangka retak

rangka-honda-cbr150-retak

Kemudian dilas dengan besi cor

rangka-honda-cbr150-dilas

Karena inilah penyebabnya, bawaan seberat kurang lebih 200 kg

rangka-honda-cbr150-patah overload

Pada saat itu motogokil menganggap kejadian tersebut adalah wajar adanya. Karena beban yang diangkutnya sangat berat sementara suspensinya monosok, di mana titik tumpunya di tengah. Jadi wajar jika retaknya di tengah.

Nah baru-baru ini ada status yang mengeluhkan rangka cb150r nya patah. Lihat gambar ini

rangka-honda-cbr150-patah rangka-honda-cbr150-patah2

Ini bukan cuma retak akan tetapi sudah patah, untungnya tidak pas dibawa oleh rider pada perjalanan yang jauh dan di daerah terpencil. Komplain ke ahas bisa jadi tidak berhasil apalagi kejadiannya sekarang, sudah lewat masa garansi (1 tahun atau 10000 km). Lalu harus bagaimana mensikapinya ?

Sebelumnya mari kita diskusikan terlebih dahulu, beberapa yang mungkin menjadi penyebebabnya. Berikut ini beberapa catatan yang akan mengarahkan kepada penyebab patahnya rangka tersebut :

  1. Ada rider yang memiliki bobot overweight (mendekati 200 kg), tapi motornya sampai sekarang tetap aman.
  2. Banyak rider dengan bobot hampir 100 kg, dengan bonenger istrinya seberat 50 kg, motornya juga masih aman
  3. Ada tukang sayur dengan bobot dagangan 200 kg, rangkanya patah
  4. Rangka patah ketika baut-baut pengikat ke mesin kendor
  5. CB150r digunakan untuk freestyle juga masih aman
  6. Penggunaan secara normal, masih relatif jarang terjadi rangka patah

Jadi jika ditinjau dari fihak pengguna, yang menyebabkan patah adalah no.3. Nah sekarang mari kita lihat frame cb150R

rangka-honda-cbr150 titik kerja

Beberpa kondisi yang bisa terjadi pada frame :

  • Jadi jika rider dengan bobot 200 kg, maka bobotnya tepat di atas titik tumpu belakang yaitu diatas monoshock, sehingga gaya pada bagian yang patah tidaklah besar.
  • Jika ada beban di bagian belakang (boncenger atau barang) maka seakan-akan ia berusaha untuk mematahka sub-frame bagian belakang. Dan yang mendapat serangan yang paling besar adalah titik terlemah (bagian yang patah). Akan tetapi jika beban tidak berlebih maka kombinasi mainframe-subframe-engine-monoshock masih sanggup untuk menahannya.
  • Ketika beban di bagian belakang melampaui batas (200 kg atau lebih), maka seakan-akan cog berpindah jauh ke belakang. Titik tumpu depan menjadi kurang berfungsi (hampir wheelie). Pada saat itu frame bagian tengah seperti hendak dipatahkan. Dengan titik tumpu di tengah (monoshock) menahan beban depan (engine+tangki bbm) dan beban belakang berupa bawaan overload sebagai gaya tekannya. Makanya retakan dimulai pada bagian atas pipa
  • Jika baut-baut pengikat ke engine kondor, maka kekuatan frame akan jauh berkurang. Karena engine selain sebagai beban frame, juga berfungsi sebagai penguat frame yang menghubungkan frame nagian tengah dan sub-frame bagian belakang. Dengan bobot rider dan boncengan yang biasa saja frame akan mudah patah.

Patahnya frame juga disinyalir berasal dari kesalahan vendor. Vendor telah salah menggunakan pipa baja dengan spek di bawah standar. Jika melihat ukuran pipa mainframe cb150r yang lebih dari 1 inchi, maka ketebalan idelanya adalah 1.65 mm. Perhatikan tabel pipa baja seamless ini

rangka-honda-cbr150 tabel pipa

Tapi menurut informasi yang sampai ke motogokil, pada old cb150r (katanya nomor produksi tertentu s/d pertengahan 2013) menggunakan pipa dengan ketebalan 1.53 mm, alias di bawah standar. Selisihnya sampai 0.12 mm, makanya dikatakan terlalu tipis. Untuk edisi k15a tahun ke “sekian”, k15g, k45 dan k45g sudah direvisi.

Kesalahan di fihak ahm juga ada. Yaitu pemeriksa materialnya kurang jeli. Atau mungkin qc ahm dikibulin oleh vendor, yang diperiksa ketebalan pipanya 1.65 mm, tapi ketika produksi sebagian ada yang menggunakan 1.53 mm. Dan lolos di qc, maklum sudah jadi frame, kalau mau periksa, frame harus dipotong.

 

Jadi 3 fihak di atas bisa saja menjadi sebab terjadinya cacat pada frame berupa retak atau patah. Semakin sedikit penyebabnya, semakin kecil kemungkinan patah. Misalnya frame memang dengan pipa 1.53 mm, tapi penggunaan standar jalan aspal (mulus) dan kurus serta nggak pernah bawa beban berat. Semakin banyak berkumpul penyebab patahnya, semakin besar kemunkinan patahnya. Misalnya pipa 1.53 mm, beban bawaan sangat berat, baut-baut pemegang mesin kendor, sebentar saja frame akan patah.

Jadi yang punya cb150r periode awal sampai pertengahan 2013 harap waspada. Jika berat badan cuma 50 kg, jomblo, nggak pernah bawa boncengan berat dan selalu melaju di aspal, bisa tenang-tenang saja. Tapi kalau mau lebih nyaman di hati, silahkan tambah plat 10 mm dilas sebagai penguat. Lihat gambar dan posisi platnya, usahakan tidak mengganggu penempatan tangki

rangka-honda-cbr150-plat penguat

Kurang lebihnya mohon maaf, semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB

$where = 0;

49 responses to “Cerita Di Balik Patahnya Rangka CB150R

  1. Pingback: Ada lagi rangka Honda CB150R patah, karena teknik las AHM jelek? Masih perlukah mempertahankan rangka trelis? | Mengupas soal motor

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan