Memaksimalkan Transmisi NVL-Racing 5-Speed di Sentul

ganti-oli-bloger

NVL Racing In Sentul International Circuit

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Setelah kita pengupgrade power dan torsi, agar perolehan waktu bisa sekecil mungkin maka rasio reduksi gigi transmisi harus diracik ulang. Karena NVL ber gigi-5, maka harus dirancang pembagian posisi ganti gigi (shifting gear) di lintasan yang akan digunakan. Inilah sirkuit sentul sebagai contoh beserta rancangan (kira2) perpindahan gigi nya [bagi pembalap2 yang sudah sering nyentul mohon koreksi dan masukan nya]

Sentul transmission map NVL

Jadi untuk stright sentul sepanjang 900m (800m full throttle, 100m untuk brake/ngerem), maka yang akan dimaksimalkan adalah gigi 3-4 dan 5. Dan tabel ini berisi rasio reduksi transmisi NVL standar

Reduksi NVL

Sedangkan torsi dan power yang dihasilkan dari opreken sebelumnya, misalnya seperti ini.

dynotest-NVL-stock-racing

Kurva torsi gigi 1 s/d 5

torsi NVL racing stock ratio

Dengan kondisi gigi transmisi standar, dan bobot total 155 kg, jika saat keluar tikungan ke-11, gigi sudah posisi 3 dan kecepatan saat itu sudah 80 kpj, maka stright sentul sepanjang 800 meter dapat ditempuh dalam waktu 19.7573 detik dengan topspeed (mentok) 155.56 kpj.

stright time NVL racing stock ratio in race

topspeed NVL racing stock ratio in race

Dari grafik perubahan kecepatan di atas terlihat rasio transmisi sangat ringan, sehingga baru menginjak 6 detik kecepatan sudah mentok nggak bisa nambah lagi.  Jadi untuk mengoptimalkannya gigi 3-4 dan 5 harus diracik ulang, untuk mendapatkan waktu dan topspeed yang lebih baik lagi. Berikut ini racikan beberapa model rasio beserta waktu dan topspeednya

Reduksi NVL Racing

Topspeed NVL Indoprix 1 = 170 kpj, hal ini bisa dicapai ketika keluar tikunga ke-11 pada gigi-3 dengan kecepatan 85 kpj. Kalau masih kurang kenceng, racik ulang lagi

Reduksi NVL Racing2

Topspeed NVL Indoprix 2 = 170 kpj, dan topspeed NVL Indoprix 3 = 191.46 kpj.

Jika rasio akhir dijadikan 42/15, maka keluar tikungan bisa dengan kecepatan 90 kpj dan stright 800 meter dapat ditempuh dalam waktu 17.025 detik dengan topspeed sebelum pengereman 210 kpj, ini baru mantab. Inilah hasil akhir racikan rasio transmisi NVL 5-speed (NVL Indoprix 3, versi motogokil) dengan gir depan 15 dan gir belakang 42. Berikut grafik performanya

torsi NVL racing stock ratio in race2

topspeed NVL racing race3

stright time NVL racing race3

Akan tetapi akibat memperberat reduksi ahir, akselerasi pada gigi 1 dan 2 sedikit dikorbankan. Untuk mengetahuinya bisa membandingkan capaian pada jarak 200 m. Ini kondisi reduksi ahir standar 43/14 (std)

200m time NVL racing race3

Dan ketika diperberat dengan reduksi akhir 42/15, waktunya bertambah =7.191 -7.137 = 0.054 detik.

200m time NVL racing race3 heavy

Jadi racikan rasio sangat mempengaruhi lap-time, yang mana komposisi rasio transmisinya sangat tergantung dari layout sirkuitnya.

Lebih kurangnya mohon maaf, kepada para suhu dan para pembalap yang lebih ahli mohon koreksi dan masukannya. Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB.

$where = 0;

70 responses to “Memaksimalkan Transmisi NVL-Racing 5-Speed di Sentul

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan