Tag Archives: regulasi balap

Kemenangan All New CBR250RR "Standar" di IRS, Tantangan Bagi Rival untuk Membangun Motor Sport 250 Barunya

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selapamt di perjalanan sampai ke tujuan

Pagelaran IRS minggu kemarin memberikan kejutan, honda cbr250rr yang baru saja lahir tiba-tiba juara. Banyak yang merasakan keanehan, karena tidak umum, motor yang baru lahir bisa langsung juara. Hal ini disebabkan pagelaran IRS bukanlah balapan motor standar, tapi motor oprekan fully tuned. Dan mereka yang jawara di kelas ini adalah pembalap dan tim yang punya pengalaman segudang, yang telah berusaha keras mengoptimalkan performa motornya dalam waktu yang cukup lama.

Akan lebih aneh lagi, ketika tim honda menyatakan, bahwa engine motor mereka masih standar ting-ting. Belum tersentuh oprekan, karena motor oprekan ringan yang mereka gunakan di arrc bermasalah (rusak). Jadi yang digunakan adalah segelondong unit baru dengan tambahan beberapa part racing selain engine tentunya, yaitu pegas usd ohlin, ecu racing, cover body/fairing dan lain-lain. Berikut ini beberapa komentar pembalap dan mekanik tim honda… Continue reading

Advertisements

Ancaman Satria FU di IRS Motor Sport 150cc 2014 [ Bagian – 1 ]

FU Merah

Assalamu;alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Siapa speed-lover yang nggak kenal satria fu, motor setan jalanan yang sering digunakan untuk drag baik legal maupun ilegal. Yang parah satria fu diminati para penjambret untuk kabur, mirip dengan rx-king pada masanya. Nah ketika regulasi digulirkan, terlihat jelas bahwa keberadaan satria fu benar2 diakomodir dalam regulasi IMI. Artinya dapat dipastikan banyak tim akan mengusung satria fu sebagai andalannya.

Mari kita perhatikan spek standar pabrik satri fu

spek satria FU std

Dari tabel di atas terlihat masih banyak yang bisa dioptimalkan dari satria fu ini, diantaranya : Continue reading

Memaksimalkan Transmisi NVL-Racing 5-Speed di Sentul

NVL Racing In Sentul International Circuit

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Setelah kita pengupgrade power dan torsi, agar perolehan waktu bisa sekecil mungkin maka rasio reduksi gigi transmisi harus diracik ulang. Karena NVL ber gigi-5, maka harus dirancang pembagian posisi ganti gigi (shifting gear) di lintasan yang akan digunakan. Inilah sirkuit sentul sebagai contoh beserta rancangan (kira2) perpindahan gigi nya [bagi pembalap2 yang sudah sering nyentul mohon koreksi dan masukan nya]

Sentul transmission map NVL

Jadi untuk stright sentul sepanjang 900m (800m full throttle, 100m untuk brake/ngerem), maka yang akan dimaksimalkan adalah gigi 3-4 dan 5. Dan tabel ini berisi rasio reduksi transmisi NVL standar Continue reading

“Rancang Ulang Header Knalpot” Maksimalkan Pembuangan NVL Racing Indoprix [ Draft – 5 ]

tuning muffler header

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Setelah kita membahas bagaimana memasukkan udara sebanyak2nya ke dalam silinder (meningkatkan VE) maka sudah sewajarnya kalau pembuangan diseimbangkan. Karena durasi bukaan klep-ex sudah berubah serta putaran mesin sudah di naikkan pada 11500 rpm, maka konstruksi leher/header knalpot harus dirancang ulang agar pembuangan gas hasil pembakaran bisa maksimal. Dalam perancangan knalpot untuk balap resmi, maka fokus utamanya adalah performa mesin. Penampilan dan suara yang menggelegar tidak menjadi pertimbangan penting, jadi biasanya yang terpenting adalah penentuan/tuning panjang pipa header knalpot.

Karena penentuan panjang knalpot tergantung pada berapa derajat bukaan klep-ex (EVO, exhaust valve open) sebelum TMB (BBDC, before bottom death center) maka mari kita lihat kembali profil noken as yang pernah kita bicarakan di artikel yang lalu. Pada perancangan noken-as telah dipilih durasi klep-ex 285 derajad, sedangkan waktu buka dan tutup klep nya belum ditentukan. Sekarang mari kita tengok data profil noken-as R15 standar berikut.

durasi nokenas R15

Durasi total klep-ex r15 (std) adalah = 59+180+29 = 268 derajad, sedangkan yang sudah kita rancang adalah 286 derajat , jadi tinggal ingin tambahkan di mana selisihnya (selisih 18 derajad). Saat ini (std) overlep telah mencapai = 29 + 29 = 58 derajad, sedangkan power diletakkan di rpm 8500. Jika kita ingin bermain di rpm yang lebih tinggi, tentunya overlap harus ditingkatkan lagi, begitu pula dengan awal bukaan klep-ex. Sesuai dengan rumusan oprek noken-as, bahwa :

  1. Jika bukaan klep-ex (EVO) dimajukan maka akan meningkatkan torsi di rpm tinggi
  2. Jika tutupan klep-ex (EVC) dimundurkan maka akan memperlebar overlap yang juga dapat memaksimalkan pengisian di rpm tinggi

Jadi EVO harus dimajukan dan EVC juga harus dimundurkan, karena durasi hasil perancangan lebih besar dari durasi std. Seberapa besar pemajuan dan pemundurannya ? mari kita diskusikan bersama… Continue reading

Maksimalkan Efisiensi Volumetrik NVL (New Vixion Lightning) Sesuai Regulasi IMI [ Draft – 2]

VE optimization

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Kita semua tahu bahwa jika ingin menang balapan, salah satu faktor utamanya adalah memiliki motor dengan power sebesar mungkin. Sedangkan besarnya power dipengaruhi oleh minimal 5 faktor yaitu :

  1. volume engine (cc)
  2. efisiensi volumetrik (VE)
  3. rasio bensin-udara (AFR)
  4. rasio kompresinya (CR)
  5. kualitas pembakaran (homogenitas, time ignition, swirl dll)

Pada saat membangun sebuah motor balap, tujuan utama memperoleh power sebesar mungkin dibatasi oleh regulasi juga oleh konstruksi dasar mesinya yang tidak boleh dirubah. Dari empat faktor di atas, poin no.1 tidak boleh dirubah, jadi yang boleh diakali/diupgrade adalah VE, AFR, CR dan aspek2 yang mempengaruhi kualitas pembakaran. Dari empat faktor ini yang menjadi kontributor utama dalam mendokrak power adalah VE, sedangkan lainnya sebagai pendukung. Continue reading

Oprekan NVL (New Vixion Lightning) Menghadapi Regulasi Balap Sport 150 cc IMI

R15 racing2

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Pihak YIMM menyatakan tidak menggunakan NVL sebagai basis indoprix 150 cc, lihat petikan berikut

“pada dasarnya 2015 Kita Insya Allah bisa Full Mengikuti Indoprix 150 cc, namun tahun ini belum bisa full banget …Yang pertama Yamaha Indonesia sepertinya tidak akan menggunakan Yamaha New Vixion sebagai basis motor Indoprix 150 cc nya”. [Sumber : tmcblog.com]

YIMM mensiratkan menggunakan R15 sebagai basis engine indoprix 150 cc-nya. Akan tetapi basis engine NVL dan R15 bisa dibilang identik, hanya saja dibedakan pada jumlah percepatannya, R15 6-speed dan NVL 5-speed. Memang perbedaan jumlah percepatan ini juga memberikan pengaruh yang merugikan bagi yamaha, jika menggunakan NVL sebagai basis motor balapnya. Continue reading

Menyambut Regulasi Balap Motor Sport 150 cc IMI, Banyak yang Panen Rejeki

balap sport 150cc IMI

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampi ke tujuan

Regulasi balap resmi telah dikeluarkan IMI [buka di sini], para mekanik mulai berpikir keras untuk mengoptimasi spek motor yang ada tanpa melanggar regulasi tersebut. Pihak IMI juga pintar ada bagian2 yang diharuskan standar untuk membatasi biaya oprek yang berlebihan, ada juga yang dibebaskan. Nah yang dibebaskan inilah tempat mekanik berkreasi, mekanik yang tangguh akan merusaha keras meng-oprek motor, apapun mereknya, seoptimal mungkin.

Pada bagian ini pula banyak menyedot peran serta fihak lain untuk ikut mengais rejeki, baik untuk mensuport balapan sesuai regulasi tsb maupun untuk mendukung modifikasi street-performance untuk motor harian. Berikut ini beberapa spek yang menarik untuk diulas, sehingga memotivasi untuk mengoptimalkan bagian2 motor yang terkait dengan spek tersebut, baik dengan membeli part racing atau (malah) membuat/membangun sendiri part2 racing tersebut. Continue reading