ganti-oli-bloger

Reduksi Versnelling (Gigi / Gear) dan Pengaruhnya [Bagian 1]

Diposting pada

6speed gearbox

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Apabila kita melihat brosur spek engine sepeda motor, maka salah satu item yang menjadi perhatian adalah bagian transmisi. Biasanya tertulis 4-speed, 5-speed atau 6-speed, dan terkadang ini menjadi acuan performa dari engine tersebut. Apakah memang demikian ? Mari kita bahas bersama

Sebelum kita memabahas transmisi, ada baiknya kita mengetahui sebab mengapa perlu reduksi. Yang dimaksud reduksi disini adalah penurunan kecepatan putar, jadi gir kecil dengan kecepatan putar tinggi memutar gir yang lebih besar, tetapi kecepatan putarnya lebih rendah. Tujuan dari reduksi ini adalah untuk melipat-gandakan torsi sesuai dengan perbandingan reduksi gir-nya.

Contoh paling gampang adalah perbandingan akhir (final reduction) yaitu perbandingan gir depan (mesin) dan belakang (roda belakang) yang dihubungkan dengan rantai.

gear rduction

Pada gambar di atas, jika gir “B” adalah penggerak (drive) dan gir “A ” adalah yg digerakkan (driven),

maka nilai reduksinya adalah = jumlah mata gir A / jumlah mata gir B

Misalnya gir B = 15 sedangkan gir A =45, maka reduksinya adalah 45/15 =3. Dengan reduksi ini kita hanya memerlukan torsi 1/3 nya dari torsi yang dibutuhkan untuk menggerakkan kendaraan. Misanya untuk menggerakkan kendaraan dari kondisi diam diperlukan torsi 30 Nm, maka dengan reduksi seperti itu mesin hanya mengeluarkan torsi 10 N.m dan kendaraan sudah bisa bergerak.

Sekarang mari kita mengenal reduksi gir yang lain yaitu reduksi primer dan reduksi speed gear (gigi transmisi). Redukasi primer terjadi antara gir crankshaft sebagai penggerak dan gir rumah kopling sebagai yang digerakkan.

primary reduction

Sedangkan untuk gigi transmisi adalah seperti ini

gearbox

Dan biasanya semua perbandingan reduksi dituliskan untuk menggambarkan sistem stransmisi dari engine-nya, misalnya reduksi transmisi ninja 250.

reduksi transmisi ninja

Jadi reduksi total per-gigi tinggal kalikan saja primary reduction x reduksi gigi transmisi x secondary reduction

Reduksi total gigi-1 = 3.087 x 2.6 x 3.214 = 25.8

Artinya jika crankshaft/bandul berputar 28.8 kali, maka as roda belakang baru berputar 1 kali. Dan jika torsi (momen puntir) yang diberikan sumbu crankshaft 1 N.m, maka torsi yang dirasakan pada as roda belakang adalah 25.8 N.m.

Jika ban ninja 250 berukuran berukuran 140/70-17,  maka yang nanti akan menentukan topspeed adalah keliling ban yang bisa dihitung dan di tabelkan sebagai berikut.

ukuran ban

Dan topspeed per gigi (kpj) bisa dihitung dengan formula = rpm x 60 x keliling ban (mm) /total reduksi /1000000

topspeed

Angka tersebut adalah kecepatan maksimum yang bisa diraih per-gigi. Akan tetapi pada kenyataannya kecepatan tersebut bisa tercapai jika tersedia torsi yang mencukupi dalam memutar ban. Atau torsi yang disediakan menghasilkan power resultan (“power akhir setelah dikurangi rugi2” ) yang mampu memberikan percepatan/akselerasi, sampai kecepatan puncak tersebut tercapai.

Pada gigi rendah, torsi yang diberikan ke roda sangat besar sehingga akselerasinya juga sangat besar, dan kecepatan maksimum akan cepat tercapai, pada saat itulah yang sering dikenal dengan mesin “teriak”, tapi kecepatan nggak nambah. Berartinya waktunya ganti gigi. Nah pada saat pergantian gigi ini akan terjadi penurunan rpm mesin, penurunannya sesuai dengan persamaan

RPM baru = RPM lama x Reduksi gigi baru / Reduksi gigi lama.

Misalnya mau pindah dari gigi 1 ke 2 di rpm 11000, maka setelah gigi pindah ke 2 rpm akan turun menjadi

RPM baru = 11000 x 1.789 / 2.6 = 7570.8 rpm

Lumayan banyaknya penuruannya, nah jika torsi puncak terletak di 10000 rpm, maka pada rpm 7570.8 torsinya menurun dan yang dirasakan adalah deselerasi, jika gas tdk segera dibetot. Pada motor balap rasio dibuat close untuk menghindari penurunan rpm seperti ini.

Demikian kiranya yg bisa ane sampaikan, lebih dan krangnya mohon maaf. Bagi suhu2 yang lebih kompeten mohon koreksi dan masukannya, semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB.