[DIY] : Solusi Permasalahan CB150SF (Bagian ke-2 : Suara Klotok-klotok di Cylinder Head)


Assalamu’alaikum Wr. Wb. dan

Salam sejahtera buat kita semua, halo bro semua.

Ternyata banyak blogger yang sudah membahas permasalahan ini sebelumnya. Namun demikian,  mungkin ane dapat sedikit menambahkan  beberapa detil sehingga permasalahan ini menjadi jelas, dan  bagi cb lover dapat melakukan upaya pencegahan agar cb nya nggak ngalamin hal ini.


Pertama-tama mari kita lihat tersangka utama penyebab suara klotok2 (noise), yang tidak lain adalah camshaft holder, bendanya kira2 kalo dari samping kaya gini (yang berwarna terang)

camshaft holder 2

Coba kita perhatikan baik2, camsahaft-nya nggak pake klaher/bearing, mirip kaya camshaftnya mobil. Hanya saja pada mobil ada bantalan kuningan. Selanjutnya kita lihat jalur pelumasan untuk camshaft assy nya. Terlihat bahwa jalur pelumasan yang panjang dari pompa oli sampai camshaft assy nya. Selain posisinya di atas, ada beberpa tikungan yang dapat menghambat pelumasan (salah satunya memiliki lebih banyak tikungan).

camshaft holder

Dari dua gambar diatas dapat dianalisis bahwa jika terjadinya suara noise pada bagian camshaft assy , maka penyebabnya adalah ausnya camshaft maupun holder-nya. Dan akar masalahnya kira-kira adalah :

  1. Jika terjadi sejak awal beli, dan terdengar saat pertama kali dinyalakan, maka pabrik yang salah, telah memberikan part yang tidak presisi. Clearance antara poros camshaft dan holdernya terlalu besar.
  2. Jika saat pertama dinyalakan noise itu tidak terdengar sampai beberapa ratus km, baru kemudian terdengar, maka bisa jadi kesalahan dilakukan oleh konsumen yaitu :
    1. Tidak dilakukan pemanasan yang benar, saat awa mesin dinyalakan. Saat mesin langsung dipakai, digeber tanpa pemanasan, camshaft akan berputar jauh lebih banyak pada saat belum terjadi pelumasn sempurna, sehingga menimbulkan keausan yang berlebihan
    2. Saat inreyen tidak dilakukan dengan baik. Kita ketahui bahwa saat inreyen terjadi penyesuaian antara logam-logam yang bersentuhan yang mengakibatkan terbentuknya serbuk logam yang mengalir bersama oli, selain serbuk logam juga ada serbuk kampas kopling. Jika dilakukan kerja yang berlebihan saat itu (di geber sampe limiter bekerja/11500rpm) maka serbuk2 yang lolos dari filter terpompa bersama-sama oli masuk ke saluran2 kecil di sela2 camshaft dan holdernya. Dan bahkan serbuk2 tsb dapat menghambat sampainya oli dibagian2 tsb

Jadi jika nggak mau ada suara klotok2, gampang kok, pake oli yang sesuai dengan standart pabrik atau yang lebih bagus, panasin motor dulu sampe sekitar 2menit, rutinitas ini mutlak nggak boleh ditinggalkan. Inreyen yang betul (ada dibuku panduan), ini akan memberikan serbuk2 logam dan kampas kopling untuk mengendap dan tersaring di filter. Kalo emang udah nggak sabar pengin menggeber gas, lakukan dengan halus dan hindari engine brake yang berlebihan. Udah ane praktekin pada 4 motor Honda, grand-suprax125-cs1-v125, sampe terahir ane pegang mesinnya alus semua. Dan harus rajin ganti oli terutama saat inreyen, misalnya di 500km-1500km-2500km.

Kalo dah aus gimana? Ya dilem biru

Atau kalo mau ngakalin (dengan syarat yang aus hanya holdernya) maka dapat diganjel dengan plat kuningan tipis pada bagian atas holdernya yang bergesekan dengan poros camshaft Pernah dibahas di sini : http://iwanbanaran.com/2012/01/20/noise-disilinder-head-pada-honda-cbr150r-apa-tindakan-kita/).  Karena camshaft bekerja keras saat tonjolan (lobe) menekan klep, maka poros akan tertekan ke atas, keausan sebanding dengan bentuk lobe nya.

Kok di vixion (old and new) nggak terjadi? Karna camshaft vixion ada bearing nya dua, kiri dan kanan. Biasanya bearing akan mampu menyimpan oli disekitar bola2 bajanya.

camshaft vixion

Advertisements

$where = 0;

46 responses to “[DIY] : Solusi Permasalahan CB150SF (Bagian ke-2 : Suara Klotok-klotok di Cylinder Head)

  1. O gitu to,sederhana saja sebenarnya.

  2. Info yang bermanfaat mas bro? Salken dari magelang gemilang

  3. jadi tau akar masalahnya.

  4. Artikel yg bagus. Ada masalah ada solusi. Motorku edisi desember dengan inreyen yg tepat sampai sekarang bebas klotok2. Sesuai dengan pengalamnku.

  5. ganti nvl , suara klotok2nya pasti ilang

  6. Cukup sederhna…

  7. Klotok2 yo palah unik to..jos lagi kalo ada suara kayak priul,kendang,kencerrr..hahahaha..
    *salam singo edan.

  8. Infonya bermanfaat skli, mksih mzbro, smoga CB ane gk ngalamin klotok2 stelah ane praktekin sarannya hihi

  9. hmm ga juga mas bro…
    ane sudah sesuai petunjuk apa yang ada dibuku manual,setelah service dan ganti oli pertama 600km ,bunyi doch doch doch itu muncul…teknisi ahass say : memang begitu katanya ..

    • biar yakin coba periksa sendiri dengan menggunakan obeng panjang yang logam nya tembus sampai ujung pemegannya. tempelkan ujung obeng ke bagian mesin yang dicurigai menghasilakn soara doch2, ujung yang satu dekatkan di kuping dengan dibekap telapak tangan (kuping yang satu ditutup rapat, agar tidak terkontaminasi oleh suara2 yang lain). jangan2 suara berasal dari tempat lain

  10. Mantapp inpo nya om ..

  11. Info yang sangat Berguna, mengingat ane bisanya cuman make , gak tau seluk beluk Motor, Thank Brow

  12. Pingback: [DIY] Periksa Kelonggaran/ke-oblag-an Camshaft-Holder CB150R | motorgoodness

  13. Terima kasih masbro infonya…..

  14. Saya Suka blogger seperti anda, selain menampilkan kekurangan, tapi diberikan solusi. Tetep berkarya ya bro. Jangan terpancing emoai komeng-komeng yang Ga bermutu. Merdeka…..

    • makasih dukungannya
      seharusnya kita bisa menjadi orang yang selalu memberikan manfaat ke sekitarnya, manfaat tersebut bisa berupa solusi dari kekurangan2 yang kita temukan.

  15. kalo camshaft holder pada CB dipasang bearing ato roces kayanya kok lebih mantap. minimalisir gesekan gtu sih maksudnya. ya tapi blm tahu juga itu bisa diaplikasikan apa tidak… hehehehe..

    • bisa aja sih, mekanik indonesia jago ngakalin, kalo cuma masukin bearing ke sela2 as camshaft dan hondernya.
      tapi konstruksinya terpaksa harus berubah, karena harus tetap mempertahankan posisi sumbu putar camshaft orinya.

  16. iya, soalnya di DOHCnya FU dimalang udah banyak yg nerapin kayak gitu. kebetulan ane dimalang juga. tapi emang klo ngerjainnya gk presisi ya bahaya, karna itu barang muter.

  17. kalau masalah coupling gimana nh solusiny?
    Kalau mesin udah panas ko coupling sering selip dan nabrak2 gtu…
    Tkut rontok aja tuh mesin.

    • ane rada kurang ngerti nih, untuk masalah ini. tapi ane coba share pengalaman ane bawa motor kopling.
      1. Kalo mesin dah panas kopling bermasalah, sementara kalo dingin kagak, maka penyebanya biasanya adalah kualitas oli nggak cocok dengan mesin
      2. kalo dingin juga susah masuk gigi, biasanya konstruksi garpu pemindah gigi, bintang drum pemindah gigi, masih seret. perlu dipake berulang2 dengan menggunakan oli yang ok, lama2 jadi enak.
      3. kalo selip kopling saat panas, biasanya kualitas oli dah turun + kampas & plat kopling dah rada aus+ per kopling dah melemah, sehingga koefisien geseknya turun dibandingkan std-nya
      maaf ya kalo ada yang salah, bagi yang lebih faham mohon di betulin

  18. beberapa wktu lalu cb-ku sperti itu. lalu sy bwa ke ahas. stelah itu motor mnginap 1 malam. pertamax sih bunyi itu muncul lgi setelah beberapa mnggu di benerin.tp alhmdulillah stelah yg kedua ini g bunyi sms skali…

  19. laaahhh gmn beda sama camshaft mobil???

    lagiaan ngomongin camshaft kenapa conecting rod dibawa-bawa…
    ya jauh laahhh tu letak 2 komponen

  20. kira kira oli yg b agus apaa ya gan selain dari oli dari pabrikan

  21. terima kasih info nya mas bro…..masalah nya motor sy klotok klotok…

  22. Pingback: Dapet Bocoran Part K45, Speed Lover yang Terlanjur Beli Motor Sport 150cc, Siap-siap Manyun | motorgoodness

  23. Pingback: Dapet Bocoran part K45, velocity Lover yang Terlanjur Beli Motor game 150cc, Siap-siap Manyun – UratMalu

  24. ikut nyimak dulu juga

  25. Tak coba ya bro, trim atas pencerahanya

  26. Pingback: Head Cylinder (Kepala Silinder) Beserta Permasalahan dan Solusinya. | MOTOGOKIL

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan