ganti-oli-bloger

Komentari Sadis Sponsor Tim VR46, Berbau Islamophobia

Diposting pada

MOTOGOKIL.COM-Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

MoU antara tim VR46 dan pemilik perusahaan minyak asal saudi arabia (aramco), mendapat sorotan tidak enak. Salah satunya oleh mat oxley di artikel ini. Ia seakan menyatakan bahwa uang yang digelontorkan oleh perusahaan aramco serupa dengan uang haram. Akan tetapi pendekatan yang ia lakukan sangat ngawur, karena ia menyamakannya dengan kasus-kasus yang kurang relevan.

Dalam artukel tersebut, ia menceritakan beberapa kasus uang haram yang pernah membiayai atau mensponsori tim balap dalam sejarah balap dunia, yaitu :

  • Selama masa balap proddie tahun 1980-an di Inggris, paddock di Brands Hatch, Snetterton, Cadwell, dan tempat lain penuh dengan sepeda motor curian.
  • Selama tahun 1930-an Adolf Hitler dan partai Nazi sangat antusias mendukung semua jenis motor sport – terutama yang memecahkan rekor – mulai dari Mercedes dan Auto Union di mobil hingga BMW dan DKW.
  • Transaksi jahat dari beberapa pembalap grand prix selama beberapa dekade setelah pembentukan kejuaraan dunia pada tahun 1949. Kebanyakan pembalap tidak pernah memiliki cukup uang dan beberapa siap untuk berusaha keras untuk mengumpulkan dana.
    1. Pada tahun 1984, Migliorati berada di jalan antara GP ketika dia dihentikan di sebuah perlintasan perbatasan Eropa. Petugas bea cukai menemukan setengah kilo kokain dan dua kilo ganja di kempingnya.
    2. Pada tahun 1960-an, sebagian besar pembalap GP tahu bahwa ada garasi yang cerdik di London di mana mereka bisa membawa mobil balap mereka untuk ‘diperbaiki’ untuk dinaikkan.
      “Saya diberitahu bahwa jika saya pergi ke garasi ini sebelum saya pergi ke Eropa, mereka akan mengganti poros kemudi pada van Ford Thames saya,” kenang orang Selandia Baru Ginger Molloy yang menempati posisi kedua setelah Giacomo Agostini di kejuaraan dunia 500cc tahun 1970. “Jelas mereka mengelas narkoba di sana, tapi saya belum bepergian ke belahan dunia lain untuk melakukannya.”
    3. Penyelundupan kecil-kecilan, seperti membeli 50 botol Bacardi dan beberapa ribu batang rokok di Spanyol dan menjualnya untuk keuntungan besar di Inggris.
  • Selama 1980-an, 1990-an, dan awal 2000-an sebagian besar jaringan MotoGP dibiayai oleh keuntungan industri tembakau: Marlboro, Rothmans, Lucky Strike, Camel, Fortuna, Cabin, Parisienne, dan lainnya. Penunggang kuda, bos tim, dan banyak lainnya menjadi gemuk karena uang ini, yang jauh dari bersih. Selama abad ke-20, tembakau membunuh sekitar seratus juta orang.

Kemudian mat oxley mengambil premis untuk pemilik aramco asal saudi arabia, sebagai berikut :

“Catatan hak asasi manusia Arab Saudi yang mengerikan dan keterlibatannya saat ini dalam Perang Saudara Yaman, yang sejauh ini telah merenggut nyawa 230.000 orang, banyak dari mereka adalah wanita dan anak-anak. Perlu dicatat bahwa militer Saudi telah membeli persenjataan dari banyak negara, termasuk Inggris dan Amerika Serikat.”

Jadi mat oxley membangun narasi bahwa arab saudi terlibat perang yang merenggut nyawa 230.000 orang (meskipun ia belum memahami latar belakang perang tersebut). Sehingga dianggap sebagai pelanggar ham seperti halnya nazi. Dan uangnya dianggap sebagai uang haram, sepertinya halnya uang yang dihasilkan oleh pencuri motor, penyelundup narkoba dan pabrik rokok.

Analogi yang parah ngawurnya, karena tidak sesuai dengan kenyataan :

  • Uang yang dihasilkan perusahaan aramco adalah dari jualan minyak dan segala turunannya, bukan dari mencuri dan jualan obat bius. Atau jualan rokok yang menyebabkan banyak orang terserang kanker paru-paru dan akhirnya mati mengenaskan. Atau jualan senjata yang memicu perang di mana-mana dengan menelan korban jutaan manusia tak berdosa.
  • Jika masalahnya adalah korban perang di mana arab saudi terlibat, lalu apa hubungannya dengan aramco ? Apakah dia tidak berpikir dengan realitas yang terjadi pada sponsor dan negara lainnya seperti :
    • Hubungan antara repsol dengan negara dan pemerintahan spanyol, berapa juta umat Islam yang dibantai oleh pemerintah spanyol, berapa juta indian amerika dibantai oleh pasukan spanyol dan berapa juta juga manusia yang dibantai oleh pasukan spanyol di banyak negara lainnya ?
    • Hubungan antara SHARK Helmets (perusahaan helm asal perancis) dengan negara dan pemerintahan di perancis. Berapa juta orang aljazair yang di bunuh oleh pasukan perancis saat penjajahan ?
    • Hubungan honda dengan pemerintahan jepang. Berapa juta manusia di negara asia dan asia tenggara yang dibantai pasukan jepang ?
    • Hubungan antara monster energy dengan negara dan pemerintahan amerika. Berapa juta umat Islam yang dibantai oleh pasukan amerika di irak, afganistan dan juga berapa juta manusia yang mati akibat perang yang tercipta dari senjata-senjata yang dibuat amerika ?
    • Juga banyak negara-negara yang sekarang eksis di motogp dulunya adalah negara-negara yang berperilaku lebih jahat, yang membantai jutaan nyawa manusia tidak berdosa. Seperti belanda, inggris, portugis dan yang lainnya.

Lalu pertanyaannya adalah mengapa mat oxley menyorot arab saudi yang notabene adalah negara yang identik dengan Islam ? Mengapa tidak mensorot spanyol, perancis, amerika, jepang dan yang lainnya ? Semuanya bersumber pada pada islamophbia. Padahal kalau ia mau membuka pikirannya dan wawasannya untuk masalah ini, tentunya akan sangat mudah memahaminya bahwa pendapatnya keliru.

Bahkan dengan mudahnya ia menyimpulkan bahwa pembalap adalah seperti pencandu narkoba dengan merujuk perkataan valentino rossi tentang kesepakatan Aramco selama GP Spanyol akhir pekan lalu. Juara dunia sembilan kali itu dengan cerdik menghindari setiap pertanyaan, kemudian menawarkan kata-kata ini, mungkin sebagai penjelasan.

“Kami kecanduan motor sport.”

Sebagaimana pencandu, ia akan mencari atau menerima uang dari mana saja, termasuk uang haram.

valentino rossi

Jadi menurut iwf, sekali lagi pendapat mat oxley ini sangat subjektif dan sangat ngawur. Dan mungkin di belahan dunia sana masih banyak yang sependapat dengan oxley. Kasihan saja sih sama mereka, di jaman yang sudah serba internet kayak gini, kok masih mengalami kesenjangan informasi, yang mengakibatkan kegagalan berpikir logis.

Semoga kita tidak menjadi orang “dungu” karena malas membaca, malas berpikir, dan kurang mampu untuk instropeksi. Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.