ganti-oli-bloger

Ketika Suzuki GSX R150 Menggunakan Oli Buat Pagar Rumah…..

Diposting pada

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Masa iya oli yang biasanya digunakan untuk pagar rumah bisa digunakan untuk oli mesin suzuki gsx r150 ? Eit nanti dulu, yang dimaksud oli pagarĀ  rumah di sini adalah oli dari toko sekaligus bengkel untuk ganti ban baru. Dan saat ini toko ban ini juga gencar menawarkan ganti oli tanpa buka baut tap oli di mesin, sehingga pemilik motor tidak perlu khawatir drat/ulir nya aus/dol.

Sudah tahu ya merek olinya…

Ya betul mereknya X-Ten yang bisa dibeli di planet ban. Oli ini yang disebut oli buat pagar rumah di forum per-oli-an LDIC. Oli ini dah lama iwf beli sekitar awal 2017 saat ganti ban satria fufi dulu. Tapi belum sempat dipakai, karena masih banyak oli lainnya. Sekarang iwf lagi bokek, pas banget dah pakai oli ini.

Iwf coba tuangkan ke mesin suzuki gsx r150. Motor terbaru yang terkenal paling kencang di tanah air, di kelas 4-tak 150 cc. Juga punya ciri mesin yang paling cepat panas, pas buat menguji kekuatan oli x-ten ini. Saat ini motor sudah menempuh 16000-an km, jadi sudah tidak gres lagi, alias pertemuan antara part-part logam di mesin sudah klop.

Kebetulan motor ini iwf bawa ke acara byms kemarin sabtu dan pulangnya hari ahad. Impresi awalnya lumayan enteng di mesin, dan juga nggak berisik. Dibawa ngebut, naik turun pebukitan, jalan antara malang ke kediri via batu, ok-ok saja. Sampai sekarang sudah 300 km, malah semakin nyaman (untuk sementara).

Padahal kemarin saat di kediri iwf isi tangki bensin gsx r150 ini dengan pertamax (sebelumnya pakai pertamax turbo). Biasanya jika mengkonsumsi pertamax, mesin suzuki gsx r150 ini langsung berasa getarannya. Tapi dikombinasikan dengan oli x-ten ini getarannya tidak terlalau terasa (lebih halus).

Jika melihat tulisan yang ada botolnya, oli x-ten ini termasuk dalam jenis full synthetic ester. Dan kalimnya bisa lebih tahan 2x lipat oli biasa, artinya jika oli biasa bisa 2000-2500 km, maka oli ini bisa digunakan sampai 4000-5000 km. Tapi kayaknya iwf nggak bakalan tega kalau menggunakan oli ini lebih dari 2500 km, biasanya sih sudah tidak enak dipakai. Mulai dari suara kasar, masuk gigi-1 susah sampai mesin cepat panas.

Bagaimana ketika menempuh jarak 1000 km ? Entahlah, nanti iwf sampaikan impresinya setelah 1000 km atau lebih, apakah oli ini masih tetap enak digunakan bahkan sampai 2000 km, atau malah tidak mampu lagi memberikan performa terbaiknya. Semoga saja tetap ok sampai habis masa baktinya di sekitar 2500 km, aamiin

Semoga bermanfaat wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.