Demi Ergonomi, Motor Sport Full Fairing Pun Pasang Stang Lebih Tinggi dan Lebar

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Yang namanya selera kadang sulit dinalar dan sulit dibatasi. Termasuk modifikasi motor, sangat bergantung pada selera ownernya. Tidak menjadi masalah asalkan modifikasi yang dilakukan tetap mengedepankan fungsi dan tidak membahayakan rider juga orang lain.

Salah satu momodifikasi jenis ini adalah pemasangan stang tinggi+lebar pada motor sport full fairing. Sesuai dengan genre-nya motor sport full fairing, motor ini identik dengan kencang (racing). Otomatis ergonominya disesuaikan mirip dengan gaya balap, rider-nya agak doyong ke depan (nunduk). Lihat gambar ini…

Kadangkala seorang rider membeli motor hanya mempertimbangkan style, fitur dan performa yang “wah”. Dicoba hanya sebentar, bahkan banyak yang tanpa mencoba. Artinya tanpa memikirkan dengan matang ergonomi yang paling cocok dengan tubuhnya. Sehingga ketika motor telah diboyong ke rumah dan digunakan untuk transportasi sehari-hari, mulailah timbul benyak keluhan yang terkait langsung dengan ergonomi, seperti :

  • Tempat duduk terlalu tinggi
  • Posisi badan terlalu nunduk
  • Pegal-pegal di pinggang, pundak dan pergelangan tangan

Akhirnya motor-lah yang harus mengalah. Ergonominya dimodifikasi sesuai dengan postur rider. Keinginan rider biasanya sekitar :

  • Agar kaki menapak dengan sempurna ke tanah
  • Agar lebih nyaman saat riding di lalulintas macet, atau saat perjalanan jauh

Akhirnya motor sport yang tadinya bergenre racing berubah menjadi model touring. Dengan stang yang tinggi dan lebar menjadikan ergonomi rider lebih nyaman. Seperti sketsa berikut ini

Untuk merubah posisi riding menjadi seperti ini (touring) cara paling sederhana adalah memodifikasi bagian kemdi atau stir (stang). Beberapa langkah yang bisa dilakukan adalah :

  1. Lepas triple clamp (segitiga) atas beserta stang jepit
  2. Pasang segitiga motor dengan merek yang sama tapi genre touring. Misalnya r15 diganti dengan vixion, cbr150r diganti dengan cb150r dll. Jika mau ngirit, cukup bolongi dengan bor triple clamp bawaan motor kemudian pasang raiser pada lubang tersebut.
  3. Pasang stang baplang (fatbar) jika perlu tambah raiser
  4. Jika kabel gas dan kopling dirasa menyulitkan pergerakan stang, maka perlu diganti yang lebih panjang.

Berikut ini galeri beberapa motor sport full fairing yang menggunakan stang motor touring, atau bahkan fatbar+raiser.

Sekarang ergonomi tentunya berubah drastis. Dari posisi nunduk dan membuat pergelangan tangan, pundak dan pinggang cepat pegal, menjadi agak tegak dan nyaman. Meskipun demikian, semuanya harus dibayar dengan perubahan penampilan yang agak aneh, dengan komposisi yang baru.

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

 

Advertisements

$where = 0;

2 responses to “Demi Ergonomi, Motor Sport Full Fairing Pun Pasang Stang Lebih Tinggi dan Lebar

  1. Kadang lucunya pas sebelahnya ngebut ikut2an ngebut tapi ya baplang n nunduk kebayang kan lucu nya si Biker tersebut, mending std bae lah biar ngebut jg keliatan keren.

  2. Yang penting nyaman, gaya nomer 5

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan