Membangkitkan Performa Suzuki GSX R150 yang “Disembunyikan”

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Akhirnya part kompetisi level street performance suzuki gsx r150 lengkap sudah tersedia dipasaran lokal. Yang jika part-part ini diaplikasikan ke gsx r150, maka powernya bisa melejit cukup signifikan. Karena setiap part-nya akan memberikan kontribusi positif pada peningkatan performa.

Part-part tersebut adalah knalpot yang mulai marak di pasaran. yang ditawarkan mulai dari 650 ribu (full system) sampai di atas 2 juta rupiah. Kemudian menyusul filter udara racing, dengan kerapatan 45 micron. Dan yang terakhir adalah ECU racing yang mampu mendukung quick shifter dan double injector.

Nah sekarang mari kita lihat kontribusi dari masing-masing part tersebut…

Knalpot Racing

Knalpot racing ini muncul partama kali sebagai part pendukung peningkatan performa gsx r150. Di mana saat kemunculannya, suzuki secara resmi merilis knalpot sarp cobra series. Dan aplikasinya (tanpa merubah apapun) menghasilkan kenaikan power yang cukup signifikan, yaitu 1.4 hp

Filter Udara Racing

Filter udara ini memberikan peningkatan debit aliran udara ke ruang bakar. Dengan demikian efisiensi volumetrik udara yang terhisap masuk ke ruang bakar meningkat, dan langsung berdampak sigifikan pada kenaikan perfoma. Menurut hasil blog walking yang motogokil lakukan, aplikasi filter racing akan mampu meningkatkan performa (tanpa mengganti komponen yang lain) mencapai 4%, dibandingkan filter udara original.

Dalam artikel sebelumnya, motogokil pernah membahas bahwa pada dua komponen di atas (knalpot dan filter udara) dilakukan pembatasan oleh pabrikan. Artinya ukuran yng diberikan pabrikan belum optimum untuk keperluan performa, masih bisa dioptimasi. Oleh karena itu penggantian dua komponen ini akan berdampak besar pada performa gsx r150.

ECU Racing

Optimasi dua part di atas, pada level tertentu tidak akan bisa didukung lagi oleh setting-an pabrik. Sehinga terjadilah penurunan power, ketidak seimbangan AFR pada putaran tertentu. Dan hal ini sangat wajar, karena beberapa part pendukung (terutama ECU) memiliki range kerja yang sempit (tertentu). Sehingga jika variabel-variabel penentu performa seperti efisiensi volumetrik dan rasio kompresi dinamis berubah signifikan, ecu tidak mampu memberikan dukungan yang optimum.

Oleh karena itu lahirnya ecu racing untuk gsx r150, benar-benar melengkapi upgrade yang telah dilakukan oleh dua part sebelumnya (knalpot dan filter udara). Sehingga semua variabel yang perlu dioptimasi, dapat disentuh oleh 3 part tersebut :

  1. Knalpot meningkatkan kualitas pembuangan plus membantu peningkatan efisiensi volumetrik pada putaran tertentu.
  2. Filter udara akan meningkatkan secara langsung efisiesi volumetrik, dan secara tidak langsung meningkatkan rasio kompresi dinamis
  3. ECU menyeimbangkan afr sesuai kebutuhan (maping durasi injector), dan memberikan waktu pengapian terbaik terhadap perubahan rasio kompresi (maping pengapian).

Aplikasi dari  filter udara racing dan knalpot racing dapat membantu menggeser power maksimum pada putaran yang lebih tinggi. Kemudian ECU akan memberikan dukungan pada penentuan afr dan juga waktu pengapian optimumnya. Jika setingan 3 part ini tepat, maka power maksimum yang bisa dicapai lumayan tinggi. Perkiraan motogokil bisa mencapai hampir 24 ps, mantab kan

Jika performa ini tercapai dengan mengaplikasikan 3 part di atas, maka tentunya pwr akan naik signifikan. Bagi sang suka akselerasi, capaian ini sudah sangat memuaskan. Tapi bagi yang suka top speed, maka peningkatan pwr bisa didayagunakan untuk meningkatkan topspeed dengan memperberat reduksi akhir dan mengganti ban belakang dengan ukuran yang lebih besar (naik 1 step), dan gir belakang ganti dengan yang sedikit lebih kecil, 43 mata (milik satria karbu). Sehinga topspeed yang bisa dicapai sekitar 162 kpj, di gigi-6 12000 rpm

Kalau badan rider sangat ringan (kurus kering, bb 45 kg) mungkin gir belakang bisa diperkecil lagi. Yaitu dengan menggunakan gir belakang satria fufi dengan mata 38. Sehingga topspeednya bisa lebih tinggi lagi, mendekati 170 kpj, pada gigi-5 12500 rpm, cbr250rr dah lewat nih.

Cukup mengerikan performa yang bisa dieksplore dari gsx r150 ini. Hal ini merupakan karakter positif yang memang telah ada pada gsx r150. Yaitu throtttle body yang paling besar 32 mm, dengan luasan klep yang juga paling besar, yang sangat mendukung pengoptimalan ve. Sedangkan stroke yang paling pendek dan sudut klep in-ex yang sempit memungkinkan gsx r150 mencapai putaran mesin yang paling tinggi.

Sementara itu dulu mas bro, analsis peningkatan performa dan topspeed gsx r150 versi motogokil. Pastinya ada perbedaan/error dengan aplikasi riinya, tapi sepertinya tidak akan jauh dari angka tersebut. Mohon maaf jika ada salah dan kurangnya, semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.

Baca juga beberapa artikel menarik tentang suzuki gsx r150 dan perancangan ECU racing

Tentang ECU

 

Advertisements

$where = 0;

8 responses to “Membangkitkan Performa Suzuki GSX R150 yang “Disembunyikan”

  1. Jadi pingin punya gsx r tapi yo ngaca diri wis tuo,,mau jalan cepet dimana wong jalannya juga macettt

  2. Pake knalpot kaya gitu bakalan kena tilang ga tuh ?

  3. Bisa 170 kpj tp entah kapan karena menuju ke 170 kpj yg lama

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan