[VE] “PnP”…Panduan Porting yang Baik dan Benar

suzuki_gsxr1000_k9-3

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Pada artikel sebelumnya telah dijelaskan mengenai manfaat porting dalam meningkatkan performa engine. Tentunya yang menjadi pertanyaan adalah, “Bagaimana mengetahui kondisi saluran (port in dan ex) tersebut optimal atau belum, dan bagaimana mengetahui bagian2 port yang perlu di porting ulang (optimasi) ?”

Nah, pada artikel kali ini, akan dijelaskan langkah2 yang baik dan benar dalam melakukan porting. Langkah2 ini terdiri dari :

  1. Pengukuran flow rate awal
  2. Pengamatan port (saluran)
  3. Porting
  4. Pengukuran flow rate hasil porting

Kegiatan 1,2,3 dan 4 dilakukan berulang secara iteratif (bertahap), sampai mendapatkan flow rate maksimum. Secara rinci bisa dijelaskan sebagai berikut

Pengukuran Flow Rate

Pengukuran kecepatan aliran udara yang lewat porting harus selalu dilakukan sebelum dan setelah melakukan porting, untuk mengetahui keberhasilan portinga yang dilakukan. Idealnya pengukuran flow rate menggunakan alat khusus yg disebut air flow bench, seperti tampak pada gambar ini

picture1168

 

Sayangnya alat ini mahal banget, tapi buat orang Indonesia hal ini bukan halangan. Browsing dari internet, maka alat yang mahal ini bisa dibikin sendiri, seperti ini

Flow bench build2

 

Inspeksi Kondisi Porting Awal

Kemudian barulah dilakukan inspeksi port yang ingin di-porting ulang dengan menggunkan adonan silicon rubber yang terbuat dari cairan silicon rubber + hardener, kemudian dituang ke dalam port yang ingin di-porting.

mould silicon

Kemudian setelah kering adonan ini bisa dilepas, dan akan tampak saluran port dalam bentuk 3 dimensi seperti ini.

mould silicon2

 

Mapping Area yang Akan Diporting

Kemudian dilakukan inspeksi daerah mana saja yang akan di-porting ulang, digerinda atau ditambal. Kemudian daerah tersebut dipetakan dalam port silinder head sesungguhnya (yang ingin di-porting)

map porting

 

Proses Porting

Setelah ditentukan mana yang akan digerinda atau ditambal, barulah dilakukan grinding dengan bor tunner atau ditambal dengan las alumunium alloy (diral).

porting

 

Kemudian kembali dilakukan pengukuran flow rate, dan langkah berulang sampai diperoleh nilai flow rate yang diinginkan.

Sampai disini yang bisa ane ceritakan tentang teknik PnP yang baik dan benar. Kurang lebihnya mohon maaf, semoga bermanfaat, wassalamu;alaikum wR wB.

Advertisements

26 responses to “[VE] “PnP”…Panduan Porting yang Baik dan Benar

  1. Ditambal pa ga lepas ya.

  2. walah!! ditinggal cuman 6 detikan ngambil korek. lewat lagi podium 🙂

  3. absen terus mbaca

  4. harganya pira kank

  5. Ini sangat berguna buat saya terimakasih mas,ringan tapi kena

  6. Kalo pake lilin(malam) gimana mas bro?

    Ngukur flow rate itu nanti yang keluar volume udara yang masuk atau kecepatan udara yang masuk?

    Menurut pendapat bro motogokil, porting yang bgs itu yang good in good out atau good in bad out (untuk port intake)?trus alasannya kenapa bro?

    Maaf banyak nnya bro, cuma numpahin yang ngeganjel..hehe

    Semangat terus mas bro..

  7. juoz guandoz bro.. Tp hati2, jgn maen grinding sembarangan.. Kudu pake alat ukur. Hehehe.

  8. tips buat bengkel bubut

  9. waduh ini sich pekerjaan orang yg expert… adakah tips yg bisa buat DIY?

  10. Super sekali..ada tambahan ilmu nih

  11. jika om roy berkenan, tolong om bikin artikel yg lebih berbobot, karena saya yakin om roy pinter? bagikan ilmumu om buat kita yg masih bodoh dalam tehnik mesin, Salam Damai…

  12. um kalo tenaga std tp pengen bisa corning ala motogp selain ban gambot ubahan y apa lg y

    thanks be 4….

  13. Gan w mau nanya nih, mhon maaf sblum.y diluar judul nih.
    Bisa gk rx s pakai silnder blok rx king, klo bisa apa aja yg hrus dsesuaikan.?
    Trimksih.

    • waduh mohoon maaf bro “jet darat”, ane belum pernah mempelajari engine 2-tak secara serius, apalagi ngoprek-nya.
      jadi sementara ane belum bisa jawab, karena belum faham. Mungkin ada suhu2 lainnya yg lebih faham.

  14. joss mantabs! nambah ilmu..tks

  15. Dulu diajarin porting lubang 2 tak (kebetulan pernah pake ninja 150S dithn 2002) paka dialirin lubang port dengan semprot selang air jadi jelas alur keluar ke arah mana. hehehe mungkin ini versi mahal. mesti keluar banyak biaya dan emang 4 tak agak rumit mendesain lubang port.
    Tapi prinsipnya kalo korek (Tune up) motor standar jalanan adalah memaksimalkan saja fungsinya. Kecuali buat balap nah itu bener2 desain ulang lubang port.

  16. Mas lokasi dimana? Pengen menerapkan porting yg baik dan benar ini fu saya habos porting polish kok sama aja rasanya
    Yg bikin ragu soalnya saat porting tanpa alat ukur sama sekali, cuma vernier caliper

Silahkan komen, anda sopan ..kami segan