ganti-oli-bloger

"Muffler/Silincer"….Penyebab Galaunya Pengguna Knalpot Racing, Antara Performa yang Ditawarkan dan Bunyi yang Berisik

Diposting pada

muffler all

Assalamu’alaikum wR wB.

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalan sampai ke tujuan

Setelah kita melihat, mengamati dan memahami konstruksi dari knalpot, baik yang 4tak [baca di sini 1,2,3] mapun yang 2tak [baca di sini 1,2], maka akan terasa sangat kurang kalo belum membahas ujung knalpot yang difungsikan sebagai peredam suara ledakan mesin. Karena berfungsi sebagai peredam itulah, maka bagian tsb disebut “silencer” atau “muffler”  yang arti bebasnya juga peredam suara/sesuatu yang mampu menjadikan hening.

Banyak pengguna knalpot racing (termasuk ane) yang kemudian melengserkannya dan kembali ke knalpot standar, hanya gara2 suaranya yang “berisik”, yang membuat hati menjadi nggak enak, karena mengganggu rider lain, dan tetangga saat kita lewat. Sebenernya apa sih yg terjadi di dalam silincer sehingga ada knalpot yang masih tetap berisik, ada juga yang terlalu senyap?…..Yuk kita obrolin bro bersama-sama.

Salah satu karakteristik sebuah muffler adalah seberapa besar backpressure/BP (tendangan balik) yang dihasilkannya. Pada muffler knalpot bawaan pabrik motor2 yg beredar di Tanah Air umumnya terbentuk dari lubang2, pemantul dan putaran2 pipa(turn) yang harus dilewati gas buang. Disain seperti ini adalah untuk menghasilkan suara knalpot yang bersahabat dengan lingkungan, akan tetapi menghasilkan BP yang besar, yang mengurangi power dari engine.

Untuk mengatasi ini, dirancanglah tipe muffler yang menghasilkan BP yang jauh lebih kecil, yang disebut “glass pack” atau “cherry bobm”. Tipe muffler ini hanya mengandalkan “penyerapan” untuk mengurangi level suara, dengan tanpa memberikan halangan bagi aliran gas buang. Gas buang menglir lurus melalui pipa yang berlubang yang terbungkus lapisan glass wool, sehingga BP-nya kecil dan sebagian kecil suara di redam oleh glass wool tsb. Jadi muffler jenis ini BP-nya kecil tapi suaranya masih cukup nyaring. memang cocok buat balapan.

Dari ilustrasi di atas, maka tipe muffler secara umum dibagi menjadi 2,  yaitu muffler/silencer yg bersifat

1. Sound Absorption

2. Sound Cancelation

Sound Absorption Muffler/Silencer

Pada silencer tsb terdapat material peredam suara (accoustical material) untuk menurunkan level gelombang suara. Ketebalan dari peredam tidak sembarangan, akan tetapi harus disesuaikan, dengan pada frekuensi berapa (penyebab berisik) yang harus diredam (perhitungan menyusul di artikel berikutnya). Bentuk yang umum dari silencer jenis ini seperti gambar berikut muffler

Sound Cancelation Muffler/Silencer

Dalam silencer ini terdapat beberapa elemen yang tersusun secara paralen dan serial yang bertujuan, untuk menghasilkan gelombang pantulan dengan fasa terbalik yang diarahkan kembali ke sumbernya, sehingga penjumlahan dari dua gelombang tersebut akan saling menghilangkan (cancelation). Biasanya diterapkan pada motor standar, yang bentuk silencernya seperti gambar ini CB15R muffler NVL muffler

Saat ini telah umum dikembangkan muffler yang merupakan kombinasi dari tipe absorptin dan cancelation, yang tujuannya tiada lain adalah menghasilkan muffler dengan BP sekecil mungkin dan Suara sesuai dengan standar perundangan yg berlaku. Kira bentuknya seperti gambar berikut

hybrid_muffler

Terlihat pada pinggirnya terdapat glass wool yang berfungsi sebagai penyerap energi suara yang masuk melalui dinding yng berlubang. Dan pada bagian tengah terdapat plat2 yang berfungsi sebagai penghilang suara knalpot.

hybrid-muffler2

Sehingga suara (panah biru) yang keluar kecil, sementara aliran gas buang tidak terganggu.

Sampai disini dulu obrolan kita tentang muffler/silincer, semoga bermanfaat, mengenai rumus2 yang digunakan untuk mendisain muffler standar, monggo turus aja dipantau pada artikel berikutnya.

Kepada para suhu2 knalpot yg lebih ahli, mohon maaf kalo ada yang salah, mohon juga koreksi dan tambahannya.

Wassalamu’alaikum wR wB.