Tag Archives: drag coefficient

Akhirnya "Blue Arrow", Suzuki GSXR150 Datang Juga, Menemani Klan DOHC


Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan


Setelah lebih dari satu bulan menuggu, akhirnya jagoan baru suzuki gsx r150 datang juga. Surprise juga melihat warna biru gsx r150, yang beda dengan warna biru kebanyakan. Terutama yang sering ane lihat pada r15 movistar. Apalagi gsx r150 warna biru jarang banget muncul di jalanan, juga sudah tidak tampak di dealer terdekat (smg singosari) sejak lebih sebulan yang lalu.

Kesan pertama memandang si blue arrow ini, cuma bisa ambil napas panjang, keren banget. Lekuk-lekuk tubuhnya terkesan sangar, akan tetapi sudutnya lembut dan halus, tidak kaku. Barangkali inilah hasil desain yang optimal setelah melalui pengujian di wind tunnel. Dan tujuan utama dari desain ini adalah koefisien drag yang sekecil-kecilnya selain tentunya nilai keindahan.

Warna Biru metaliknya terlihat keren kalau terkena cahaya dari belakang (lihat dari samping). Gradasi warna biru naik (lebih gelap) dan turun (lebih terang) jika terkena sinar. Miriplah seperti cat bunglon, hanya saja terdiri dari satu warna, hanya biru. Kalau dilihat langsung jauh lebih bagus ketimbang lihat fotonya, foto ini bisa sedikit menggambarkannya. Continue reading

Advertisements

Antara Satria Fu FI (K12) dan GSX-R150

satria-fi-vs-gsxr150

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Suzuki akhirnya berniat bulat ikut memeriahkan persaingan motor sport 150cc di tanah air, dengan lahirnya gsxr/s 150. Melihat dari konfigurasi engine-nya, motor sport suzuki 150 cc ini sangat identik dengan engine yang digunakan oleh satria fu 150 fi. Akan tetapi untuk menjaga kewibawaan motor sport dan juga calon konsumennya, maka powernya dibuat lebih tinggi. Jika power satria fu 150 fi hanya 18.5 ps, maka power gsxr150 sedikit lebih tinggi yaitu 19.17 ps.

Setelah dibandingkan dengan rivalnya yang sudah lama eksis [artikel], tentunya dengan power yang lebih besar dan bobot yang lebih ringan, performa gsxr150 sulit dikalahkan. Akan tetapi jika dibandingkan dengan pendahulunya dengan basis engine yang sama (K12), yaitu satria fu 150 fi,….nanti dulu. Meskipun powernya lebih kecil, akan tetapi satria fu 150 fi jauh lebih ringan, sehingga ditinjau dari pwr dan twr-nya masih mampu mengimbangi gsxr150. Mari kita lihat perhitungannya… Continue reading

[MotoGP] " Wing atau Winglet ? "…Fitur yang Kembali Menghangat Digunakan di MotoGP, Sesungguhnya Apa Fungsi dan Kegunaannya ???

00 winglet ducati dov hayden stoner

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Aplikasi winglet pada motor m1 Lorenzo mendapat banyak sorotan dan komentar, padahal aplikasi winglet seperti ini bukan barang baru, dan sudah lama diterapkan pada motor motogp. Yang paling sering mengaplikasikna winglet adalah ducati, karena ducati mendapatkan banyak keuntungan dari aplikasi ini. Lantas apakah jika winglet ini diaplikasikan di m1 juga memberikan kontribusi yang signifikan ?

00 winglet yamaha2

Ternyata menurut lorenzo, aplikasi winglet di M1 nya meskipun memberikan “sesuatu” yang berbeda, akan tetapi masih belum memuaskannya. Meskipun demikian (menurut ane) aplikasi winglet ini turut bekontribusi terhadap performa traksi ban depan m1 lorenzo. Terbukti bahwa ia mampu menempati pole position bahkan memecahkan rekor laptime, di San Marino dengan torehan waktu 1.32, 146 detik.

Nah sekarang mari kita selidiki, fungsi sesungguhnya dari winglet ini…. Continue reading

Spoiler Udara di Helm, Ada Gunanya Nggak Sih ???

JL helm air spoiler catch off

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Saat kualifikasi di COTA kemarin, terlihat air spoiler helm milik Lorenzo copot, entah copot sendiri atau sengaja dicopot. Pada semua helm yang digunakan pembalap motogp terdapat air spoiler seperti itu, pastinya ada gunannya. Jika ada gunanya mengapa di helm yang biasa kita pakai harian, kadang tidak terdapat bagian tersebut.

Seperti tampak pada gambar berikut, sebelah kiri adalah helm Jorge Lorenzo dan sebelah kanan adalah contoh helm harian Continue reading

Mencari Nilai Koreksi Antara Analisis dan Riil Tes untuk Menentukan Rugi Lintasan

testride n dyno

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Membandingkan antara hasil analsis dan test-ride, terlihat perbedaan yang lumayan. Hal ini disebabkan karena pada riil test-ride performa yang tercatat sudah melibatkan koeffisien drag atau kerugian2 akibat hambatan udara. Oleh karena itu ane mencoba mencari faktor koreksi antara hasil analis dengan menggunakan data dyno (statis/motor diam di tempat) dan data racelogic. Keduanya disuplai oleh otomotifnet, sehingga mengurangi subjektifitas.

Ane ambil kasus New Vixion Lightning sebagai contoh motor sport naked 150cc, dan data topspeed dan waktu yang diberikan otomotifnet

Data Akselerasi Yamaha New V-Ixion
0-60 km/jam: 4,1 detik
0-80 km/jam: 7,1 detik
0-100 km/jam: 13,1 detik
0-100 meter: 7,1 detik
0-201 meter: 11,3 detik
0-402 meter: 18,4 detik
Top speed spidometer: 132 km/jam

Dan data dyno-nya

torsi power nvl

Mari kita coba bandingkan hasil analisis topspeed dengan menggunakan data dyno dan data test-ride Continue reading

Kalau Mau Lebih Kenceng, Ya Harus Nunduk ???

00 aerodynamic rider position

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Dari beberapa berita hot, minggu lalu terdapat opini yang menyatakan bahwa posisi rider tidak berpengaruh terhadap akselerasi. Meskipun secara realita, jika kita nonton ajang balap motor bergengsi kelas dunia seperti MotoGP dan Superbike bahkan dragrace pinggir kampung pun memperlihatkan bahwa posisi rider sangat besar pengaruhnya. Baiklah, mari kita telusuri variabel apa saja yang membuat posisi rider menjadi besar pengaruhnya terhadap akselerasi “dalam ajang adu kebut/race'” baik lokal, nasional maupun internasional.

Posisi rider erat kaitannya dengan aerodinamika, dimana saat melaju dalam kecepatan tinggi kita akan melawan gaya drag (drag force)  dari udara, gaya drag ini akan menyebabkan kerugian terhadap gaya dorong mesin maju ke depan, sehingga akselerasinya berkurang.

Gaya Drag

Besarnya gaya drag ditentukan oleh persamaan berikut Continue reading

"YZF R25" Terus Kalo RPM-nya Tinggi, Top Speed Juga Tinggi Gitu ???

kecepatan riil yzzfr25

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Ada beberpa pertanyaan dari komentator yang mungkin juga pertanyaan kita semua, saat kita meraba performa yang akan ditawarkan YIMM lewat YZF R25-nya, di artikel sebelumnya. Pertanyaan tsb mengenai hubungan antara rpm maksimum dan top speed (kecepatan maksimum), yaitu :

” Jika rpm mesin bisa tinggi, lalu apakah otomatis topspeed nya juga tinggi?”

Jawabannya iya, tetapi untuk mencapai topspeed pada gigi-1 sampai gigi-6, dipengaruhi oleh :

1. Power to weight ratio (PWR), yg besarnya  = power / (berat rider + berat motor). Besarnya PWR akan mempengaruhi akselerasi, semakin besar PWR semakin tinggi akselerasinya.

2. Rasio dari gir, yang terdiri dari rasio primer, gearbox, rasio sekunder dan linkar luar roda belakang.

3. Besarnya koefisien drag dari bentuk aerodinamika motor.

Trus bagaimana menghitung/memperkirakan performa YZF R25 dengan lebih rinci lagi, dengan memperhatikan 3 komponen di atas, yok kita bahas bersama Continue reading