[MotoGP] HRC Jadi Budaknya Marc Marquez, Hampir Jadi Kenyataan

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh
Semoga Allah senantiasa menyelamatkan kita semua di manapun kita berada

Beberapa pernyataan petinggi honda dan beberapa kejadian yang menyertainya baik sebelum maupun setelah tes resmi losail qatar. Dan jika memperhatikan urutan dan kronologinya memang mengarah pada fanitisme yang berlebihan honda (hrc) atas merquez. Atau yang biasa disebut peng-“kultus”-an seseorang, sehingga memberikan pengaruh yang sangat besar pada sekelilingnya.

Mari ditinjau kronologinya…

  • Marc marquez sekali lagi menunjukkan kedahsyatan performanya di tahun 2019. Setelah ia memberikan banyak kejayaan bagi honda , ia sendirian (relatif tanpa bantuan jorge lorenzo) ia mampu mempersembahkan triple crown. Dan capaian ini sangat dipresiasi oleh honda (hrc)
  • Karena dari semua pembalap di tahun 2019 hanya marc marquez yang mampu menjinakkan honda rc213v, maka wajat jika direktur teknik honda menyatakan bahwa (untuk sementara) honda rc213v dikembangkan fokus pada masukan yang diberikan oleh marc marquez. Takeo yokoyama, direktur teknik hrc mengatakan : “Prioritas kami dalam mengembangkan (honda rc213v) adalah marquez.
  • Pantas saja hanya marc maequez yang mampu mengendalikan dengan benar, mengoptimalkna potensi honda rc213v di tahun 2019. Dan hal ini mendapat kritikan dari jorge lorenzo. Ia pernah mengatakan : ” saat saya tiba motor honda adalah motor yang mengikuti keinginan pebalap tercepat di tim ini, yaitu marquez. …marquez punya gaya yang spesial…motor harus sesuai dengan gaya marquez…maka pebalap lain harus bisa menunggangi seperti marquez jika ingin memaksimalkan performa motor.
  • Kepercayaan hrc pada marquez diwujudkan dengan ikatan kontrak sampai 2024 [artikel]. Dan hal ini beresiko, carlo pernat menyatakan : ” hal itu bisa menjadikan hrc budak-nya marquez.”
  • Ketika marquez cider atau belum pulih dari cider (seperti kondisinya saat tes di losail qatar), maka performa tim honda jauh meurun, alias hancur.

Jadi logika yang dipakai oleh hrc sudah benar dalam mengontrak marc marquez sampai 2024. Karena hanya ialah yang mampu mengoptimalkan honda rc213v. Bahkan sampai level tertinggi meraih triple crown, bmw award dan memecahkan banyak rekor. Akan tetapi mengkultuskan marc marquez, seakan-akan ia adalah pembalap dari planet lain, dan hanya dialah yang mampu mengembangkan honda rc213v adalah suatu kesalahan. Karena marc marquez buka dewa atau supermen yang selalu sehat, prima dan fit untuk balapan. Ketika ia berada dalam masalah baik fisik maupun psikis, maka honda berada dalam masalah besar.

Bahkan ketika motor honda rc213v yang dirancang khusus memprioritaskan masukan dan gaya membapal marc marquez, ternyata tidak bisa dioptimalkan performanya oleh marc marquez sendiri kal ia sedang tidak fit. Apalagi pembalap lainnya, yang tambah kalang-kabut. Sehingga alberto puig sempat bingung, akankah balapan motogp 2020 marc marquez menggunkan motor lama (2019), karena motor 2020 masih kurang nyetel dengan marc marquez. Jadi pada akhirnya :

“Honda (hrc) menjadi budak marquez”

akan benar-benar menjadi kenyataan.

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wabarokatuh.

Advertisements

$where = 0;

10 responses to “[MotoGP] HRC Jadi Budaknya Marc Marquez, Hampir Jadi Kenyataan

  1. Wah, sampeyan koq gtu judule mas dosen… bs bikin sakit hati ahm lhow…

  2. Yah terserah Honda aja ibarat harus benar2 pintar2 memilih pembalap membawa nama besar Repsol Honda

  3. nah kita lihat bagaimana sepak terjang doi hingga 2024, menarik nih

  4. Menggantungkan hidup kepada mang markes

  5. Hmmm…kontrak 4 tahunnya apa sudah resmi di teken pak.

  6. Bagus lah sampe semua rekor teepecahkan baru pindah pabrikan

  7. sepertinya petaka bakal datang kala marquez tidak di honda lagi nanti,. motor yang tidak ramah untuk pembalap lain bakal bikin tim makin terpuruk

  8. sadis ya istilahnya, budak lho wkwkwkwkwk

  9. Jadi kebalik donk HRC kerja keras bagai kuda demi seorang Marquez

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan