ganti-oli-bloger

[MotoGP] Indonesia Penting bagi MotoGP, Setuju ???

Diposting pada

indonesian-gp-1997-sentul-500

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Beberapa tahun terahir Indonesia menjadi sorotan dunia di bidang otomotif, khususnya motogp. Betapa tidak, ada beberapa tim besar seperti honda, yamaha dan juga suzuki bersedia mendatangkan pembalapnya untuk “main” ke Indonesia. Entah itu bertemu fans, mengunjugi pabrik bahkan ada yang sampai me-launch tim pabrikan, juga di Indonesia, hebat kan.

Sepertinya sekarang, Indonesia menjadi pusat perhatian penyelenggara motogp, alias dorna. Padahal Indoensia belum punya sirkuit yang memenuhi standar regulasi motogp, kok ya seneng banget mereka berkunjung ke Indonesia. Dulu memang Indonesia pernah punya sirkuit standar motogp, yaitu sentul international. Akan tetapi seiring dengan meningkatnya power dan speed dari motor-motor motogp saat ini, dan kurangnya perawatan sirkuit, sentul menjadi tidak layak lagi menyelenggarakan event balap motogp.

Menurut motogokil, Indonesia menjadi penting bagi penyelenggarann motogp disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya : 

  1. Pemirsa motogp di Indonesia banyak sekali, mungkin bisa setara dengan pemirsa gabungan beberapa negara eropa (apa ada yang tahu, berapa juta pemirsa motogp di Indoensia ?). Potensi yang sangat besar bagi advertising produk otomotif, seperti oli, knalpot, motor dan lain-lain. Bahkan produk yang tidak ada hubungannya dengan motorpun nempel, seperti rokok, permen dan yang lainnya.
  2. Banyak tim pabrikan besar seperti yamaha, honda dan juga suzuki serta kawasaki, kebetulan memiliki pangsa pasar sepeda motor yang besar di Indonesia. Jualan banyak, untung banyak, setoran ke jepang banyak, ahirnya banyak dana (sponsor kuat) untuk pengembangan motor balap motogp.
  3. Kondisi Indoensia cukup kondusif, meskipun terlihat seperti ramai demo ini-itu, akan tetapi tampaknya tidak terlalu berpengaruh terhadap aktifitas “permotoran” di Indonesia. Karena sepeda motor sifatnya netral, jadi tidak mengalami kendala yang berarti.

Nah sangking pentingnya Indonesia terhadap motogp, sampai-sampai pihak dorna terus memotivasi Indonesia untuk membengun sirkuit yang layak untuk dilaksanakannya motogp. Sentul pernah diusulkan, akan tetapi banyak kendala, akhirnya inisiatif diambil daerah lain di Indonesia, yaitu sirkit jakabaring palembang, sumatera selatan.

jakabaring-circuit

Saat ini kita terlihat pangsa pasar motor mulai bergeser. Dulu motor bebek berjaya, sampai-sampai ada varian bebek sport, bebek berkopling dan bebek-matic. Selanjutnya matic berjaya menggantikan kejayaan motor bebek, sampai-sampai muncul varian matic sport, matic off road dan terahir matic maxi.

Bersamaan dengan mulai menurunya pangsa pasar bebek, berkembang pula pangsa pasar sport. Motor sport berbagai varian tersedia untuk kepuasan konsumen, mulai dari sport murah (verza), sport lumayan (megapro, byson, klx), sport menengah (nva, gsx-s, cb150) dan sport tingkat atas seperti cbr150r, r15, gsx-r150, rc-200, dan semuanya laku. Bahkan yang kelas premium sport 250 cc seperti nina250fi, r25, cbr250rr juga laku lumayan banyak. Dan yang mengherankan motor “gede” yang super premium seperti ninja h2 juga moge-moge lainnya juga laku di Indonesia. Benar-benar negara penikmat sepeda motor.

Jadi kesenangan (hobi) sebahagian besar rakyat Indonesia naik sepeda motor ini, sungguh cocok dengan motogp. Hobinya naik motor, kendaraan kesahariannya sepeda motor, hobinya balap motor, pilihan tontonan olahraga terpopuler adalah motogp. Jadi memang suatu kerugian kalau sampai dorna tidak melihat potensi ini bagi perkembangan motogp.

Mungkin ada opini lain mas bro ???

Kalau ada salah dan kurangnya mohon maaf. Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.