[MotoGP] "Total Control"…Inikah yang Diandalkan oleh Marquez Saat Qualifikasi Race Argentina ?

Diposting pada

circuit n grid

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Kualifikasi telah memunculkan Marc Marquez (mm93) sebagai penghuni start grid 1 sedangkan urutan kedua dan ketiga ditempati oleh Valentino Rossi (vr46) dan Jorge Lorenzo (jl99). Tidak ada yang istimewa dengan urutan baris depan starting grid balapan di argentina ini. Karena memang rider-rider ini sudah biasa menempati front row.

Mungkin ada yang sedikit menggelitik mengenai capaian mm93. Karena pada race sebelumnya, sering mengeluhkan tentang traksi ban depan-belakang, ecu belum “satu hati” dan motor yang terlalu liar. Tapi pada balapan di argentina ini, mm93 memulai dengan lebih impresif dibandingkan pembalap lain, karena berturut-turut memuncaki fp2 sampai qualifikasi.

Jika melihat bentuk sirkuit yang lumayan cepat, dimana pada lintasan lurusnya, motor motogp dapat mencapai topspeed 343 kpj. Ternyata mm93 mampu meraih pole position dengan topspeed paling rendah diantara penghuni front row. Perhatikan tabel ini

topspeed average 2016

Topspeed mm93 hanya mencapai 315.3 kpj, menempati nomor 9 dari yang paling cepat, ai29 yaitu 325.1 kpj. Sementara vr46 dan jl99 jauh lebih kencang yaitu sekitar 317 kpj. Capaian mm93 ini sangat jauh berbeda dibandingkan dengan 2015, perhatikan tabel berikut

topspeed average 2015

Topspeed mm93 masih lumayan, posisi kedua sedikit lebih rendah dari iannone yang saat itu menempati starting grid-3.

Jika merujuk permasalahan rc213v sebelumnya, yaitu setting ecu, traksi ban kurang dan motor terlalu liar, sepertinya capaian mm93 sangat berhubungan. Menurut motogokil dengan keterbatasan optimasi setting ecu, mm93 bisa lebih bisa mengontrol rc213v-nya dengan cara menurunkan power motornya. Sehingga topspeed-nya turun jauh jika dibandingkan tahun lalu (turun 11 kpj, banyak banget ya).

Meskipun sama-sama pole position dengan tahun lalu, tapi capaian mm93 tahun 2016 tahun ini turun, termasuk semua pembalap. Berikut ini hasil kualifikasi tadi malam

q2 result

Laptime mm93 lebih lambat sekitar 1.6 detik dibandingkan hasil tahun lalu yang mencapai 1’37.802. Bisa dimaklumi karena rata-rata semua pembalap capaian tahun ini juga lebih buruk dari tahun lalu. Hanya saja penurunan topspeed mm93 ┬ájauh lebih besar dibandingkan dengan penghuni front lainnya. Topspeed vr46 tetap (sebelumnya 317 kpj), sementara jl99 hanya turun 3 kpj (sebelumnya 320 kpj).

Kok ya cocok dengan perubahan cbr150r dari k45a menjadi k45g. Dari overbore menjadi overstroke. Limiternya turun, powernya turun dan kemungkinan besar topseed-nya juga turun. Dan tagline yang digunakan adalah

“Total Control” alias mudah dikendalikan

Biarpun lemot, tapi laptimenya paling cepat. Kira-kira mm93 bisa menang nggak ya menghadapi vr46 dan jl99 ? Jadi sedikit sangsi, karena motor m1 milik vr46 dan jl99, terkenal jagoan di tikungan, dan sekarang topspeednya lebih kencang dari rc213v. Kayaknya berat nih perjuangan mm93 meraih podium-1.

Lebih kurangnya mohon maaf, semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wb.

24 thoughts on “[MotoGP] "Total Control"…Inikah yang Diandalkan oleh Marquez Saat Qualifikasi Race Argentina ?

  1. Penurunan laptime kayanya lebih banyak faktor michelin.. bukan faktor ecu semata. Padahal di qatar laptimenya bisa lebih bagus lho..
    Michelin banyak masalah di sirkuit ini

  2. haha…total control…
    dihubung2 in sm produk massal…!!
    ya ga nyambung lah!! beda cerita..
    menrutku mm93 skrg lbh dewasa sejak insiden sepang lbh hati2 drpd dl…yg senengnya sruntulan grusa grusu…drpd jatuh mending ngendorin gas yg penting dpt poin…g bgt maksa!!!
    tambah dewasa…!!!

  3. Pak liat kualifikasinya semalam ?? laptime tercepat MM wkt Q2 di dapat dengan menempel ketat dibelakang VR lho ?? tp MM bisa lebih cepat dr VR yg mana membutuhkan bbrpa putaran lagi hingga membuat laptimenya nempel di posisi 2. jadi artinya walo top speed lemot tp MM bisa tetap cepat di setiap sektor sirkuit.sygnya msh suka main pasir semoga race nanti malam seru deh.

  4. Dulu wktu Jorge pole 1 tpi top speed rendah fbh mnghina m1 lemot.. Skrng rcv setingan mlah hmpir kya m1 ga mntingin top speed tpi tikungan yg pnting
    pntas sja yg dohc overbore kalah di sentul apa lagi yg dohc overstruke… Duaarrr.. Jebluk sblm fnish..

  5. Bicara mesin, top speed itu hanya sebagian dari performa mesin, bahkan porsinya termasuk kecil mengingat motor mencapai top speed hanya dlm beberapa meter hanya dlm hitungan detik sementara satu putaran lebih dari 1,5 menit panjangnya pun lebih dari 3 km. Menurut saya tenaga tengah justru lebih dominan dan banyak terpakai. Mungkin pak Dosen punya data lengkap tenaga motor per RPM biar pemetaannya bisa lebih kelihatan. Tentu diluar faktor mesin masih banyak faktor lain yg membuat lap time seorang pembalap lebih unggul.

    1. itu yg disebut mesin lain sibuk naikin power
      engineer honda sibuk (nurunin) nysuain power, agar rider nyaman bawa motor dan berujung ke podium dan point

  6. analogi menarik mas, pendapat yang bagus, cuma,,,,, kalo prototipe disandingkan dgn produk masal yo juauuuhh mas, apalagi ini race lo mas

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan