[DIY] Cara Mudah Menguji Performa Oli Pelumas Mesin (Engine Lubricant)


lubricant

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.


Permasalahan oli mesin, menjadi bagian yang ramai diperbincangkan, baik oleh rider maupun oleh blogger, seakan2 perbincangan mengenai oli ini nggak ada habisnya. Hal ini terkait dengan vitalnya peran oli dalam mejaga kesehatan mesin motor kita. Kemudian ketika ada suatu forum yang menuliskan artikel tetang oli yang cocok digunakan pada motor-X, maka biasanya akan mendapati tanggapan yang banyak dan beragam, sampai2 visitor/silent rider yang ingin mendapatkan referensi jadi pusing. Jadi yang oli yang mana nih yang cocok buat motor kita ??.

Sebenarnya pabrikan sudah merekomendasikan, oli mesin yang cocok dengan motor maasing2. Nah di setiap kemasan oli juga sudah menunjukkan kode API (kandungan aditif peningkat performa), maupun kode SAE (kekentalan oli pada suhu tertentu), perhatikan gambar berikut

000 grade oli

000 saeviscosity

Jadi pemilihan oli untuk motor kita, API Service grade nya harus disesuaikan dengan tahun keluaran motor kita, sedangkan kekentalan olinya mengikuti gambar di atas dengan penyesuaian suhu udara luar/jalanan. Jadi Kalo di Indonesia yang kalo siang udaranya bisa mencapai 30 derajat, maka oli yang cocok (mungkin) SAE xx W 40/50. Dengan berpandu dengan 2 gambar tersebut, asalkan olinya asli, dan penggantian sekitar 2000 km, pemakaian normal, maka mesin akan sehat2 saja.

Selanjutnya selama digunakan, kualitas oli akan terus menurun dan perlindungannya terhadap mesin kita pun menurun. Maka jika kita mau iseng2 mengetahui kualitas oli tersebut, baik saat baru atau saat setelah digunakan, bisa mengikuti tes berikut.

1. Tes “tetes” untuk mengetahui  apakah oli masih baik atau sudah waktunya diganti

000 drop test

2. Tes kekentalan yang dilakukan 2x saat baru/dingin dan saat setelah digunakan/panas

a. Dengan menggunakan bola baja dan tabung, yang diameter mola baja sedikit lebih kecil dari diameter tabung

000 viscosity test2

b. Dengan menggunakan bejana yang lubang

vicosity tes

Kedua tes ini dilakukan dengan memperhitungkan waktu yang dibutuhkan. makin kental makin lama. Silahkan gunakan ukuran sendiri2 asalkan kondisi alat yang digunakan sama, maka hasilnya bisa dibandingkan (Yang paling baik mengikuti standar SAE). Kira2 waktu yang dibutuhkan oleh bola baja untuk sampai dasar tabung adalah.

000 viscosity ball  test

Mengapa kekentalan oli ini penting ? Karena kekentalan terkait dengan dengan ketebalan lapisan oli yang berguna dalam memperkecil koefisiens gesek antar logam.

000 efek-jarak tempuh

Dari gambar di atas menunjukkan bahwa kekentalan, berkurang seiring dengan jarak tempuh pemakaian. Pada jarak tertentu kekentalan akan memasuki daerah “zona aus mesin”, nah sebelum itu oli mesin harus diganti. Dari gambar itu juga diketahui bahwa oli sintetik, lebih mampu mempertahan “kekentalannya” terhadap jarak tempuh kendaraan.

3. Tes kemampuan mengurangi gesekan. Tes ini dengan menggesekkan sebuah bola baja berputar, ke atas 3 bola baja yang diam. Tes ini biasa disebut four balls wear test. Bola yang di atas diputar dengan kecepatan 1200 rpm, selama 1 menit, dengan beban 40 kgf.

000 four ball wear test 000 four ball wear test2 000four ball wear test3

Kemudian 3 bola yang di bawah akan diamati, seberapa besar keausannya, gambarnya seperti ini

000 wear scar ball2

Semakin besar diameter keausannya, oli semakin jelek dalam menjaga keausan mesin.

Semoga berguna, wassalamu’alaikum wR wB

Advertisements

33 responses to “[DIY] Cara Mudah Menguji Performa Oli Pelumas Mesin (Engine Lubricant)

  1. kalau untuk tes lab oli dimana yah om untuk daerah jakarta?

  2. klo semi sintetik ketahanannya gimana pak bro? apakah aman digunakan sampe 3rb km? ane pake oli motul 5100 10w40

    • ane nggak tau bro, soalnya belon pernah ngetes langsung.
      saran ane, oli semi sintetik jangan dianggap mendekati sintetik, tetapi anggaplah oli mineral yang di-upgrade
      perlu di tes pake uji “tetes” tuh yg pertama di artikel

  3. penggemar ninja

    oli yg flash point nya tinggi menjamin nggak klo oli itu bagus nggak mas..?

    • definisi Flash point (titik nyala suatu pelumas) adalah menunjukkan temperatur kerja suatu pelumas dimana pada kondisi temperatur tsb akan dikeluarkan uap yang cukup untuk membentuk campuran yang mudah terbakar dengan udara
      jadi (menurut ane) flash point hanya menunjukkan kemampuan pelumas untuk tidak menghasilkan uap yang bisa terbakar sampai suhu tertentu
      bagus tidaknya, lebih pada kemapuan menahan kestabilan kekentalannya pada suhu tertentu, dengan kata lain memiliki viscositas indeks (VI) yang tinggi

  4. artikel yang jozzzz….
    Sundul gan,,,,

  5. Pak mau nanya oli yang cocok buat motor nvL Dan CB150R ?

    • karena mesin2 tersebut baru muncul, maka saluran2 olinya kecil, dan disain komponennya begitu presisi, sehingga celah2nya sangat rapat.
      saran ane gunakan grade API minmal SJ, dan kekentalannya SAE 15w40 JASO MA, dan ini berlaku untuk mesin2 motor terbaru. Jika motor bekerja berat dan sering melalui daerah macet, maka menggunakan kekentalan 20w50 dengan syarat kalau pagi mesin harus dipanasi yang cukup.
      Gunakan minimal semi-sintetik, agar memiliki kemampuan mempertahankan kekentalannya pada suhu tinggi.

  6. bisakah uji tetes di kertas biasa pak?

  7. mantap pak..artikelnya….. langganan terus nih baca tiap hari

  8. berarti kalau SAE sama , oli sintetik lebih baik ya?

  9. Tambahan mas bro. Kalo motor jepang sertifikasi ma dan mb harus diutamain

  10. numpang nanya untuk para master, kalo jarang dpake (<500km/2bln). efektifnya ganti oli per brp bln?
    apa hrs 1 bln atau bs berbulan2 nunggu 2000km biar ngirit?

    • paling lama 3 bulan bro.kalo dalam 3 bulan belum sampai 2000 km,langsung ganti aja. Atau bisa juga tiap 2000km,jika dalam 2 bulan belum tembus 2000km,langsung ganti aja.atau beli motor baru aja. 🙂

  11. NVL sampeyan pake Oli apa Bro ?

  12. Hiya very cool web site!! Guy .. Beautiful .. Superb .. I will bookmark your blog and take the feeds also?
    I’m happy to seek out numerous useful information right here in the
    put up, we want develop more strategies in this regard, thanks for sharing.

    . . . . .

  13. My partner and I stumbled over here by a different page and thought I might
    check things out. I like what I see so i am just following you.
    Look forward to exploring your web page yet again.

  14. I was wondering if you ever considered changing
    the layout of your blog? Its very well written;
    I love what youve got to say. But maybe you could a little more in the way of content so people could connect with
    it better. Youve got an awful lot of text for only having
    one or two images. Maybe you could space it out better?

  15. Pingback: NVL Ane Juga Ngebul Juga Gan, Jika….. | motorgoodness

  16. We stumbled ovewr here by a different web page and thought I
    might check things out. I like what I see so i am just following you.
    Look forward to looking over your web page again.

  17. makasih infonya

  18. Sangat bermanfaat

  19. Bos, bolehkah kita memakai oli bekas kembali yang sudah kita saring dengan saringan/filter arang halus dan zeolit tepung. Supaya kita gak perlu beli oli lagi, 3R (Reuse, recycle, Reduce). Siapa tahu bermanfaat. makasih salam dari profesorcilik.wordpress.com

Pemirsa motogokil yang terhormat, jika ingin komentar mohon subscribe ulang, karena baru migrasi self hosting