ganti-oli-bloger

Motor 2Tak Never Die, Memahami Konstruksi Knalpot Racing 2Tak

Diposting pada

pasukan 2tak

Assalamu’alaikum wR wB.

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat diperjalanan sampai ke tujuan

Pada artikel mengenai knalpot yang lalu [1,2,3] semuanya membahas knalpot 4tak, kemudian ada pemirsa yang minta untuk juga membahas kenalpot 2tak. Bayangan ane…berat nih, mana ane jarang mempelajari mesin 2tak lagi.  Tapi mengingat sensasi motor 2tak (RGR150) yang pernah ane rasain, 140 kpj cuma dalam beberapa detik, mungkin masih banyak pemirsa yg juga 2stroke lover, yg berslogan 2stroke never die. Bagus juga nih untuk membahas konstruksi knalpot racing 2tak. Lets go..

Sebelum membahas prinsip kerja knalpot 2tak, tidak ada salahnya kita melihat konstruksi mesin 2tak dan membahas sedikit mengnai prinsip kerja mesin 2tak, seperti yang tampak pada gambar berikut

basic 2stroke engine

SIKLUS MESIN 2 TAK

Jadi cuma ada 2 langkah dalam satu siklus kerja, yaitu langkah kompresi sekaligus langkah hisap bbm+udara (reed valve open) memasuki crankcase. Kemudian setelah busi nyala bbm+udara yang ada di dalam silinder terbakar dan meledak, terjadilah langkah kerja. Saat itu gas buang dengan kompresi tinggi memasuki knalpot lewat port ex, sedangkan turunnya piston mendorong bbm+udara (segar) dalam crankcase memasuki silinder. Kemudian langkah berulang.

Nah pada saat piston mulai naik untuk malakukan langkah kompresi, selain gas buang hasil pembakaran terdorong keluar melalui knalpot, gas segar pun ikut keluar, inilah yg disebut efek scavaging,  dan efek ini sangat merugikan. Dengan konstruksi knalpot yg baik efek ini dapat diminimalisir, seperti yang tampak pada gambar di bawah ini.

sucks out burnt gas

Inilah kondisi saat gas buang memasuki knlapot (perhatikan posisi piston), kemudian

sucks out fresh gas

Terlihat piston semakin turun dan lubang/port ex semakin lebar, gas segar ikut terhisap keluar. Apalagi terjadi perubahan diameter dari pipa ke expansion chamber menghasilkan kevakuman/kompresi negativdi leher knalpot, sehingga gas segar yang tersedot semakin besar.

push back fresh gas

Karena gas buang menuju lubang yang lebih kecil, maka menimbulkan tendangan balik, yang mendorong gas segar kembali masuk kedalam silinder, sebelum piston naik menutupi port ex. Dan perancangan konstruksi knalpot racin2 2tak dirancang untuk :

1. Membuang gas buang sebersi2nya

2. Menghisap gas segar untuk ikut masuk ke knalpot sebesar mungkin

3. Mendorong kembali gas segar tapi untuk memasuki silinder semaksimal mungkin.

Kira2 desain dasar knalpo racing 2tak seperti gambar berikut

basic design 2stroke muffler

Yang mana masing2 bagian yaitu head pipe, divergent cone, belly, convergent cone dan stinger, memiliki hitungan tertentu untuk memaksimalkan kinerja mesin pada rpm “tertentu “.

.

.

.

Trus gimana cara ngitungnya?????? Kita lanjutkan nanti di artikel beikutnya.

Semoga bermanfaat, bagi suhu2 yang lebih ahli, mohon masukan dan koreksinya. Wassalamu’alaikum wR wB.