Salah Satu Kekurangan Vario125 Juga akan Menular pada Vario150

ganti-oli-bloger

pcx150 engine hanger broken2

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Layaknya sebagai alat transportasi baik orang maupun barang, motor matic seperti vario125 adalah motor yang mampu diajak kerja berat. Pada dek vario125 bisa diletakkan 2 galon aqua besar untuk diangkut dari toko ke konsumen. Akibat dari bobot barang yang berlebih tentu saja akan menjadikan beberapa part berumur lebih pendek. Salah satunya adalah 2 bosh link pada engine hanger.

Kerusakan bosh pada bagian kanan lebih parah dibandingkan pada bagian kiri. Lihat penampakannya

Bagian Kanan

Jpeg

 

Bagian Kiri

Jpeg

Beberapa penyebab utamanya adalah :

  1. Pada saat di-standar samping, pada dek motor diberi beban yang sangat berat, sehingga beban yang ditanggung oleh bosh kanan dan kiri menjadi sangat berat.
  2. Pada saat berjalan dengan beban yang sangat berat (biasa ibu-ibu kalau belanja, jumlahnya banyak/berat, sambil jemput anak sekolah lagi), beban bosh kiri dan kanan tidak seimbang, karena pada bagian kanan tidak didukung oleh shockbreaker (nanti akan kita bahas bagaimana mengakalinya).

Jika sudah rusak parah, maka akan sangat berpengaruh terhadap handling. Terutama saat melakukan cornering/nikung, motor akan bergetar, godeg kanan-kiri. Jika berjalan lurus tidak terasa, akan tetapi ketika melewati polisi tidur baru berasa goyangannya. Karena baik swing-arm maupun posisi shockbreaker antara vario125 identik dengan vario150, maka penyakit ini pun akan diderita oleh vario 150 jika diperlakukan sama.

Cara mengatasinya tiada lain harus diganti baru, posisi bosh pada part catalogue di bagian crankcase.

Kanan

Jpeg

Kiri

Jpeg

Harga per biji nya sekitar Rp.11.000,-

Jpeg

Cara membukanya adalah dengan beberapa langkah :

  1. Ganjal bagian bawah mesin dengan bantalan kayu
  2. Buka baut link-nya [No. 14 – 17]Jpeg
  3. Lepas link-nya
  4. Copot bosh dengan tracker atau di-bor sekalian bagian karet dari bosh-nya, sudah rusak sekalian dihancurkan. Jangan dipukul dengan palu, karena pangkon bosh bisa kalah/pecah. Kemudian copot bosh tersebutbongkar mounting
  5. Pasang bosh yang baru dengan tracker, atau bisa diakali dengan bantuan mur-baut panjang, stopper dan laher bekas. Dengan menaruh stopper di belakang dan laher di bagian depan, ketika mur dikencangkan, maka bosh akan masuk ke lubang pangkon di crankcase

pasang mounting

Salanjutanya pasang mesin pada link kembali dengan memastikan baut-mur sudah terpasang dengan baik dan benar.

Labih kurangnya mohon maaf, bagi para mekanik yang ahli mohon masukan dan koreksinya. Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB

 

 

Advertisements

$where = 0;

26 responses to “Salah Satu Kekurangan Vario125 Juga akan Menular pada Vario150

  1. Pingback: Salah Satu Penyebab Vario Oleng | MOTONOTES

  2. Pingback: Simak Berbagai DIY ala Motogokil, dari Motor Bebek Jadul Sampai Motor Sport Canggih | the motorbike goes by skill or you get killed

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan