Tag Archives: traction control

Perbedaan Alasan Mengapa Marquez, Vinales dan Rossi Crash di Valencia


Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.


Dalam balapan terakhir motogp musim 2018 di valencia kemarin, banyak sekali pembalap unggulan yang tersungkur, alias crash. Jatuhnya marquez memunculkan spekulasi akhir dari tim yang juara. Akan tetapi ternyata vinales juga tersungkur, memupuskan harapan yamaha merebut juara tim. Dan di race ke-2 rossi juga terjatuh yang menimbulkan tanda tanya, mengapa mereka para pembalap kaliber terjatuh di lintasan basah, padahal mereka sudah cukup terbiasa melewatinya pada balapan sebelumnya ?

Masing-masim pembalap tentu saja punya alasan tersendiri, mengenai jatuhnya mereka di balapan valencia kemarin. Kita mulai dari marc marquez, ia mengatakan : Continue reading

Advertisements

[MotoGP] Salah Satu Rahasia Suksesnya Marc Marquez, Mengurangi Peran Kontrol Traksi

MM style2

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Sampai putaran ke-8, Marc Marquez berhasil menjuarai semuanya dengan poin bunder 200. Ada beberapa pengamat mengomentari, bahwa kondisi ini dapat menjadikan pegelaran motogp menjadi kurang enak ditonton. Karena MM seperti tidak tersentuh oleh pembalap lainnya, MM seperti alien yang membalap sendiri di depan. Hal ini sebeneranya cukup mengkhawatirkan, karena dapat menjadikan balapan menjadi kurang bergairah, yang pada akhirnya rating akan menurun.

Lalu apa salah MM jika menang terus ? Tidak ada. Yang salah adalah mengapa pembalap lain tidak mampu mengejar MM. Dan memang MM memiliki trik yang dapat dikatakan sebagai trend setter, yang mana trik tersebut tergambar di judul. Tentunya trik-trik tersebut ada pendukungnya yaitu :

  1. Skill
  2. Style
  3. Teknologi

Masalah skill antara pembalap motogp beda-beda tipis lah. Yang memiliki perbedaan yang banyak adalah kombinasi antara style MM dan teknologi yang digunakan pada motor honda MM. Anehnya bukannya ditingkatkan peran dari teknologi pengontrol elektronik pada motor MM, “tetapi malah dikurangi” perannya. Bagaimana ceritanya… Continue reading

Dani Pedrosa Ndlosor Gara-gara Traction Control (TC)-nya Rusak. Sebesar itukah Pengaruh TC Terhadap Nasib Pembalap MotoGP????

dp selip2

Assalamu’alaikum wR wB.

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Ramai diperbincangkan oleh penikmat dan pengamat MotoGP mengenai ndlosornya/crash nya Dani Pedrosa (DP) pada pergelaran MotoGP Aaragon 2013 kemaren sore. Banyak pengamat yang terlalu cepat memfonis DP terlalu cepat buka gas, sehingga high-side, selip kemudian ndlosor, karena salah sendiri. Akan tetapi melihat kejadian secara live, terlihat sedikit sentuhan antara MM dan DP, yang mana MM menghindar sedangkan DP tdk terlihat terpengaruh. Tapi setelah beberapa meter di tikungan, baru dah DP mengalami slip, dan ternyata senggolan MM menyebabkan sensor kecepatan ban belakang DP sebagai masukan sistem Traction Control (TC), rusak (kabelnya putus). Ya, pastilah TC error, dan torsi ban belakang nggak terkontrol, melebihi kemampuan pencengkraman ban belakang, ndlosor dah.

Sebenernya Apa Sih TC ? Dan bagaimana Prinsip Kerjanya ? Bagaiman Pengaruhnya ?

Sebuah sistem traksi kontrol ( TC system ) ,  biasanya (meskipun tidak selalu ) berfungsi sistem sekunder dari sistem pengereman anti-lock ( ABS ) pada kendaraan bermotor. Sistem ini dirancang untuk mencegah hilangnya traksi pada roda terhadap aspal/jalan . Sistem ini aktif jika terjadi mis-matched antara kecepatan roda belakang dengan kecepatan yang seharusnya, dan hal ini diterjemahkan sebagai kondisi selip/slip antara ban dan permukaan jalan, sehingga ban tidak mampu menyalurkan torsi diterapkan. Hal ini dikarenakan bidang sentuh (patch) ban dengan aspal memiliki luasan yang berbeda, diamana ban dirancang untuk menghasilkan cengkraman maksimum saat kemiringan tertentu, untuk menghindari slip. Perbandingan patch roda terhadap kemiringan motor seperti gambar berikut

Traction-Control-Contact-Patch

Terlihat bahwa cengkraman maksimum ban saat kemiringan 35-40 derajad, dan hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena saat itu cengkraman ban harus menahan gaya sentrifugal ke arah luar, jika sudut terus membesar, maka cengkraman akan mengecil dan traksi ban akan “kalah” melawan gaya sentrifugal, sehingga terjadi selip. Untuk itu maka perlu dikontrol, sebelum selip berlanjut, sistem TC aktif, torsi mesin berkurang, gaya sentrifugal turun, slip-rate turun, nggak jadi ndlosor. Continue reading