Pabrikan Motor Indian Kembangkan Sistem Radar yang Lebih Advance

Diposting pada

motogokil.com – Assalalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh, semoga kita semua selamat di perjlanan sampai ke tujuan.

Dalam mengendarai sepedamotor, keselamatan pengendara nya menjadi isu yang utama selain performa motornya itu sendiri. Karena motor termasuk kendaraan yang paling lemah di jalan raya, hal ini kaitkan dengan bentuk fisiknya yang relatif kecil, dengan hanya 2 roda yang menuntut keseimbangan yang tinggi dan kelincahannya di jalan raya. Sehingga sedikit saja gangguan dapat mencelakakan pengendara, bisa berakibat fatal, luka parah bahkan kematian.

Sumber kecelakaan sepeda motor yang paling utama adalah kelalaian, baik pengendara itu sendiri maupun pengendara lainnya. Kelalaian pengendara motor bisa mencakup karena ia terlalu berani mengambil resiko, mengantuk atau ia tidak menyadari datangnya bahaya di sekitarnya. Baik karena bahaya itu tidak terlihat, tiba-tiba hadir, bisa merupakan pengendari lain yang ceroboh atau bahkan teman sendiri yang sedang berjalan dalam rombongan.

Perusahaan motor indian sangat menyadari keadaan ini dan mencoba menghadirkan radar yang lebih maju guna meminimalkan terjadinya kecelakaan yang meninpa pengendaranya. Kecanggihan radar yang dibuat oleh india ini adalah karena sistem ini menggabungkan beberapa komponen sekaligus, guna menyediakan data yang komprehensih bagi pengendaranya. Gambaran sederhananya adalah sabagai berikut :

  • Sistem ini menggabungkan radar sebagai pendeteksi berbasis gelombang radio dan juga kamera untuk menampilkan objek yang membahayakan, secara visual.
  • Mengaplikasikan sistem cerdas untuk mengetahui jenis objek apa yang berada di sekitar motor, yang memiliki kemungkinan membahayakan pengendara.
  • Memiliki kemampuan untuk memberikan sinyal kepada pengendara mengenai keberadaan pengendara yang sedang mengendarai motor indian ini.
  • Memiliki jok/kursi berkemampuan haptic untuk memberi tahu pengendara dari mana datangnya ancaman.

Pengaplikasian sistem radar pada sepeda motor bukan hal baru, ada beberapa produsen yang sudah pengaplikasiannya nya pada motor jalanannya. Sebagian besar sistem radar sepeda motor yang telah kita lihat sejauh ini berfokus pada bagian depan sepeda, memungkinkan pengenalan cruise control adaptif dan sistem peringatan dan mitigasi tabrakan. Hanya ducati yang juga memasang radar di bagian belakang juga, menyediakan pemantauan blind-spot dan peringatan dini kendaraan yang mendekat dengan cepat.

Sedangkan paten terbaru yang diajukan perusahaan motor indian lebih canggih lagi. Paten ini menunjukkan bahwa sepedamotornya dilengkapi dengan sensor radar, memantau bagian depan, belakang, dan samping. Juga dipadukan dengan lebih banyak kamera untuk memberikan informasi tambahan baik pada sistem maupun pengendara.

Radar Bagian Depan

Radar pada bagian depan berfungsi memantau kecepatan dan jarak kendaraan depan. Radar bagian depan pada motor indian juga memungkinkan adopsi cruise control adaptif dan sistem peringatan tabrakan (sama dengan yang digunakan oleh BMW, Ducati, dan KTM). Sedangkan kamera akan memberikan informasi visual yang memungkinkan komputer on-board untuk mengidentifikasi jenis kendaraan di depan.

Proses identifikasi jenis kendaraan lain did depan menjadi sangat penting, karena itu berarti sistem ini memiliki keceradasan yang dapat dilatih untuk bereaksi terhadap jenis kendaraan tersebut beserta dengan kecepatan dan jaraknya. Dan sistem ini dapat diprogram untuk menghasilkan respon yang berbeda, tergantung pada kendaraan yang bersangkutan. Sistem ini sangat berguna saat berkendara dalam kelompok, konvoi. Pada sistem radar sebelumnya (di motor lain), saat pengendara menggeser ke satu sisi sehingga menjadi relatif dekat dengan sepeda motor lain, hal ini akan memicu alarm pada sistem peringatan tabrakan konvensional atau kontrol jelajah adaptif. Sedangkan pada sistem radar indian, sistem ini dirancang sehingga memungkinkan pengendara memilih untuk mematikan peringatan untuk sepeda motor, sambil tetap mengaktifkannya untuk kendaraan lain. Sistem radar dalam paten ini menunjukkan sepeda motor, mobil, truk, dan lainnya diklasifikasikan secara terpisah, dengan kemampuan untuk mengubah jarak di mana sistem peringatan tabrakan terpicu.

Radar Bagian Belakang

Terdapat dua radar menghadap ke belakang digabungkan dengan lima kamera menghadap ke belakang memberikan pengendara bidang pandang yang luas di layar TFT kokpit. Lima kamera tersebut terdiri dari :

  • Dua dipasang di bilah mesin, tepat di bawah kaca spion, dan meniru bidang pandang yang biasa didapatkan saat pengendara melihat kaca spion.
  • Dua lagi berada di tepi belakang pannier, dengan bidang pandang yang lebih luas untuk memantau kendaraan di titik buta (blind spot) yaitu bidang pandang belakang-samping
  • Kamera terakhir menunjuk langsung ke belakang.

Sistem akan mengidentifikasi informasi dari kameran mengani kendaraan yang mendekat dari belakang. Dan sistem ini juga dapat dinonaktifkan saat berkendara dalam kelompok, untuk mencegah peringatan konstan (terus menerus) atau mengatur sistem agar tidak terlalu sensitif terhadap motor lain dalam konvoi dengan tetap waspada terhadap kendaraan lain.

Dengan menggunakan radar dan kamera secara bersamaan, sistem ini juga dapat menggunakan layar TFT besar di dasbor untuk menampilkan gambar langsung dari ancaman yang mendekat, memberikan peringatan visual dan membiarkan pengendara membuat keputusan yang lebih tepat tentang bagaimana merespons. Jika ada sepeda motor yang bergerak cepat mendekati dari sudut tiga perempat belakang untuk menyalip mungkin tidak perlu dikhawatirkan, sementara jika truk besar dengan rem blong yang berada tepat di belakang akan memerlukan manuver darurat.

TFT juga dapat digunakan untuk memprogram jarak di mana peringatan dipicu untuk setiap jenis kendaraan. Indian juga merencanakan sistem versi stripped-down untuk motor yang lebih kecil. Misalnya paten menunjukkan jenis Scout dilengkapi dengan instrumen yang lebih sederhana, menggunakan tampilan teks di dalam speedometer untuk memberi tahu pengendara jenis kendaraan apa yang telah diidentifikasi.

 

Kursi/Jok Heptik

Sistem ini akan mengirimkan buzz (getaran) untuk memperingatkan pengendara dari ancaman yang mendekat. Meskipun informasi yang banyak mengenai kondisi sekitar bertujuan untuk membantu, akan tetapi pengaturan yang melibatkan berapa kamera dapat membingungkan pengendara. Untuk mengatasi hal ini, selain menggunakan lampu di dasbor atau di kaca spion untuk menunjukkan peringatan titik buta dan menunjukkan di mana letak ancamannya, desain India ini juga memiliki jok haptic yang menggabungkan empat motor getaran. Ini dapat membuat bagian tertentu dari kursi berdengung untuk memberikan indikasi fisik tentang di mana kendaraan terdekat berada.

 

Sistem Cerdas

Selain memperingatkan pengendara tentang kendaraan yang mendekat dari belakang, sistem pada motor Indian ini juga dapat membantu pengendara untuk dapat lebih terlihat keberadaan posisi kendaraan lain. Berikut ini diagram alir sistem radar yang lebih maju yang dikembangkan perusahaan motor indian yang akan diterpkan di motor-motornya.

Sistem akan secara otomatis menunjukkan adanya bahaya (dari kendaraan lain) untuk memastikan pengendara motor kemudian beralih ke membunyikan klakson dan berkedip lampu rem jika dia tidak merespon.

Sistem dapat diprogram untuk juga mengirimkan peringatan ke mobil yang mendekat. Sistem dalam paten ini mencakup sejumlah detail tentang sistem kontrol jelajah adaptif itu sendiri, yang menggabungkan sensor kemiringan untuk memastikan aplikasi otomatis throttle atau rem tidak tidak wajar. Secara khusus, paten mencatat bahwa saat berkendara dalam kelompok, sepeda yang zig-zag melintasi jalur lurus akan sering masuk ke formasi single-file di tikungan. Ini diprogram ke dalam sistem yang menggabungkan serangkaian instruksi “jika ini, maka itu”¬† tentang jarak ke kendaraan di depan, kecepatan, sudut kemiringan, dan posisi motor di jalur untuk memutuskan apakah akan mundur atau tidak. Ada juga kemungkinan di tikungan bahwa radar atau kamera akan kehilangan pandangan sejenak dari sepeda atau mobil di depan, dan penting agar respons cruise control tidak berakselerasi terlalu keras dalam situasi ini.

Beberapa perusahaan motor lain yang juga sudah/sedang mengajukan paten adalah :

  • Pada tahun 2019 Harley-Davidson mengajukan paten untuk sebuah sistem yang dapat memahami formasi berkendara terhuyung-huyung yang sering diadopsi oleh sepeda motor dan bereaksi dengan tepat. Meskipun belum terlihat motor produksi masal dengan sistem itu, jelas bahwa radar cruise control dan sistem peringatan akan semakin tersebar luas di roda dua.
  • Kawasaki berencana untuk memperkenalkan radar pada setidaknya satu model 2022,
  • BMW siap untuk membawa ide tersebut motornya yang akan datang berbasis Transcontinental R 18.
  • Honda juga bekerja keras pada sistem radarnya sendiri untuk Gold Wing dan Africa Twin.

Ternyata mereka begitu memperhatikan keselamatan konsumennya dalam mengandari motor-motor produknya. Sampai-sampai harus mengaplikasikan sistem radar canggih dengan kemampuan AI di motor-motor tersebut. Akan tetapi dengan kemajuan teknologi elektronika dan informatika, sepertinya sistem-sistem seperti ini akan menjadi perangkat yang wajib pada motor-motor tertentu.

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.

One thought on “Pabrikan Motor Indian Kembangkan Sistem Radar yang Lebih Advance

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan