Komparasi Sepeda Motor yang Paling Jadul VS yang Paling Canggih


Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.


Motogokil.com- Halo masbro pemirsa motogokil yang terhormat, tahukah motor yang pertama kali dibuat pabrik dan dijual umum ? Ternyata motor yang pertama kali dijual masal, sangat sederhana, dengan efisiensi yang sangat rendah. Apalagi jika dibandingkan dengan motor terkencang di dunia saat ini (ninja h2r), bagaikan bumi dan langit.

Akan tetapi sebagai pencinta sepedamotor, asyik juga untuk mengetahui bagaimana teknologi motor jadul. Secara garis besar struktur rangkanya mirip dengan sepeda pancal (lihat gambar di atas). Hanya saja akibat harus menggendong engine yang cukup berat, struktur bagian tengah (yang menggendong engine) dibuat lebih kuat.

Sepeda motor (yang diproduksi masal) pertama kali dibuat oleh Motofahrrad-Fabrik Hildebrand & Wolfmüller (H&W) di Munich, Jerman. Pada saat itu engine yang digunakan sudah termasuk sangat canggih. Dibekali engine 4tak, 1500 cc, dengan penggerak akhir conrod dan shaft. Perhatikan bentuk engine nya di bawah ini.

Jadi bensin diuapkan lebih dahulu, kemudian dihisap piston masuk ruang bakar. Perangkat timing untuk menggerakkan klep sangat unik dan lucu. Terlihat kompleks jika dibandingkan timing-gear-chain dan camshaft (sepeda motor modern). Kemudian tekanan piston dilanjutkan untuk menggerakkan ban belakang dengan mekanisme engkol (mirip crankshaft), seperti mesin jahit jadul. Berikut penampakannya

Pengapiannya sangat jadul, motogokil sendiri sampai tidak (belum) memahami prinsip kerjanya. Katanya menggunakan tabung yang dipanasi sampai membara (sebagai igniter nya), saat awal penyalaan engine. Selanjutnya ketika mesin sudah menyala (pembakaran berhasil), suhu panas igniter akan terus terjaga.

Dari konstruksi engine yang sederhana ini, sepeda motor pertama kali di dunia ini mampu melaju dengan kecepatan 28 mil/jam dengan power maksimum 2.5 hp. Kecil banget ya powernya… juga larinya kalah sama motor bebek jaman sekarang, padahal kubikasinya 1500 cc. Maklum bro, namanya juga pertama jadi, selanjutnya pasti dikembangkan semakin baik.

Sampai saat ini sepeda motor terkencang adalah kawasaki ninja h2r, yang bisa melaju 249 mil/jam atau sekitar 400 kpj. Dan tentu saja semua sistem yang mendukung kawasaki h2r ini memiliki teknologi yang jauh lebih canggih. Coba bandingkan engine motor jadul di atas dengan engine kawasaki h2r ini.

Akan sangat menarik membicarakan, apa saja yang terjadi antara motor yang dibuat w&w (jadul) dan kawasaki ninja (modern). Jika dilihat dari berbagai sistem yang membangun sebuah sepeda motor, semuanya mengalami perkembangan. Mulai dari engine, suspensi, rangka, roda, kelistrikan dan banyak lagi yang lainnya. Semakin canggih semakin banyak sistem yang terlibat di dalamnya.

Sementara itu dulu perkenalan, topik diskusi di motogokil.com ini. Selanjutnya nanti akan diteruskan sebagai rangkaian artikel terkait perkembangan teknologi sepeda motor sampai saat ini. Dan akan sangat menarik kalau bisa membahas rancang bangun motor jadul sampai motor modern pabrikan-pabrikan motor terkemuka dunia. In sya Allah.

Mohon maaf jika ada salah dan kurangnya. Semoga bermanfaat, dan bisa menginspirasi mas bro sekalian yang hoby motor. Siapa tahu muncul ide cemerlang membangun permotoran nasional. Wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.

 

Advertisements

$where = 0;

10 responses to “Komparasi Sepeda Motor yang Paling Jadul VS yang Paling Canggih

  1. paling lucu ya DOHC Near Square Power 15.7hp vs 14,7hp SOHC.
    eh dibelahan dunia laen 160cc powernya cuma 13.xxhp keok ama 150cc padahal off side 10cc.

    wkwkwkwkwkwkwk

  2. Btw itu mesin jadul pakai oli gak pak?

  3. kendaraan jaman dulu keqnya blom pake gearbox, jadi direct dari piston ke ban, kayak kereta uap, wajar kalo delivery powernya loss banget

  4. Tapi ada yg ga berubah, konstruksi tetap dua roda… Hehehe

  5. Wah justru motor pertama kali 4 tak ya bukan 2 tak..

Pemirsa motogokil yang terhormat, jika ingin komentar mohon subscribe ulang, karena baru migrasi self hosting