[MotoGP] Pelajaran dari Sang Legenda Bagi Para Yunior di Assen

Diposting pada

VR46 assen 2015 pole

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Sudah lama tidak melihat Valentino Rossi pole position, jadi pencapaian di race Assen ini sungguh spesial. Barangkali VR ingin membuktikan bahwa selain mampu podium meskipun posisi start tidak dari depan, ia juga masih punya performance untuk menduduki pole position. Yang yang sangat luar biasa adalah performanya tidak berkurang bahkan bertambah seiring dengan pertambahan umurnya, yang mana banyak pembalap seumurnya sudah pada pensiun dari motogp.

Apalagi VR mampu memecahkan rekor best time di sirkuit assen ini, menunjukkan bahwa ia bisa menjadi rujukan dan bahan pelajaran bagi pembalap lainnya. Pencapaiannya ini tidak terlepas dari :

  1. Talenta VR
  2. Dukungan motor M1 dan tim yang saat berada pada top performance
  3. Kondisi sirkuit

Nah sekarang mari kita lihat kondisi sirkuit dan performa VR saat memecahkan rekor tersebut.

Kondisi sirkuit assen

assen circuit

Kalau diperhatikan bentuk sirkuitnya jalur lurusnya pendek-pendek, yang terpanjang saja cuma 487 meter. Sisanya didominasi tikungan-tikungan yang menuntut kerja yang lebih keras sang pembalap dibandingkan engine motor. Nah sekarang kita lihat capaian waktu tempuh perbagian (T1, T2, T3 dan T4).

best time

Pada tabel di atas, tidak menunjukkan bahwa VR yang tercepat di setiap bagiannya. Akan tetapi waktu terbaik VR hanya sedikit di bawah yang tercepat. Artinya performa VR stabil di setiap bagian sirkuit assen tersebut, barangkali ini karena kedewasaannya, ketenangannya, skill, motor dan juga pengalamannya. Sedangkan pembalap lainnya (hampir semua muda) tidak stabil, terbaik di satu sektor dang jeblok di sektor lainnya.

Dan jika diteliti posisi pengereman, kecepatan maksimum di sirkuit assen ini memang termasuk katagori ringan, sehingga yang sangat berpengaruh pada pencapaian best time adalah “kemampuan menari” mengikuti irama yang diberikan oleh engine dan sirkuit. Berikut peta sirkuit dan posisi pengereman di assen.

brake assen2

Dan inilah hasil kualifikasinya dimana VR menempati pole position

Assen 2015 qualification result

Dan pada race kali ini VR memberikan pelajaran penting kepada pembalap-pembalap yang lebih yunior, bagaimana :

  1. Menjaga performa tubuhnya, meskipun umurnya jauh lebih tua
  2. “Menari” di atas motor mengikuti irama sirkuit
  3. Menjaga ritme pada setiap bagian sirkuit, tanpa harus mem-push melibihi batas kemampuan motor.
  4. Memelihara motifasinya untuk terus fight.
  5. Dan lain-lain (silahkan ditambahkan)

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB.

16 thoughts on “[MotoGP] Pelajaran dari Sang Legenda Bagi Para Yunior di Assen

  1. dari awal tahun sdh dijatah bang yg juara siapa..heheee..liat aja muka orang2 jpgnya ga ada tegang2, blas..ente2 aja yg tegang..itu sebab Marq jatuh kl ga juara ada alasan sama persis tahun lalu lorez jatuh mulu atau start eror mulu spy ada alasan..heheee..kebaca

  2. Artikel nya kurang HOT om

    Bikin yg hot

    Biar banyak maklhuk jadi jadian muncul

    weka weka weka weka weka weka weka

  3. Terbukti!! ga ada Marquest ga seru!! lihat Rossi bgt senangnya duel dan memenangkannya. dgn siapa? Marquest tentunya! seru lg kan nontonnya? Btw….Hidup Rosssiiiii…..

  4. Yakin nih yg punya warung nulis artikel ini sambil banting piring penggorengan penggilesan terus mulutnya teriak2 fby sialaaaan wkwkwkwkwk

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan