ganti-oli-bloger

MT15 Menggunakan Engine Vixion, Adalah Sesuatu yang Sangat Wajar

Diposting pada

MT15 spyshot

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Banyak yang mengharapkan mt15 menggunakan engine dengan sistem penggerak klep dohc. Tapi apa lacur, bocoran terkini menunjukkan bahwa engine mt15 tetap menggunakan engine yang sama dengan vixion, yaitu sohc overstroke. Sesungguhnya penampakan sekilas dari knalpotnya saja menunjukkan bahwa engine-nya identik dengan engine vixion, makanya wajar pada akhirnya bocoran menunjukkan bahwa memang engine vixion yang digunakan.

Adapun penyematan engine vixion pada mt15, sesungguhnya sudah betul dan sangat cocok dengan karakter dan pamor motor yamaha bergenre “MT”. Karena engine vixion mamang sudah memilki torsi yang luar biasa di rpm bawah. Tentunya jika diaplikasikan pada mt15, torsinya harus diperbesar lagi, lebih nendang dibandingkan vixion. Sehingga seperti halnya mt125, engine mt15 merupakan versi bore-up dari mt125. 

Langkah ini tentunya sudah menjadi kebiasaan bagi yamaha. Karena yamaha sudah pernah melakukan hal ini sebelumnya, baik di bebek (vega-jupiter), metik (klan mio) dan di sport (mx-vixion). Jadi basis engine yang gunakan sama, dan perbedaan hanya pada karakternya saja. Dan untuk menjadikan perbedaan karakternya tentunya pabrikan sekelas yamaha sangat mudah melakukannya.

  1. Mau irit bore diperkecil, torsi diletakkan di rpm bawah
  2. Mau kenceng power diletakkan di rpm atas
  3. Mau torsi besar dan kencang, bore di perbesar power diletakkan di rpm atas
  4. Mau torsi lebih besar lagi, tapi power secukupnya, torsi diperbesar dan diturunkan di rpm bawah-menengah.

Jadi yang dimainkan oleh pabrikan adalah volume silinder, efisiensi volumetrik dan afr. Kalau semua motornya premium/pertalite ready maka cr-nya akan di-set di 10.4 s/d 10.6. Yang dioprek oleh pabrikan adalah profil camshaft, tentunya dengan diikuti mapping ulang ecu. Jadi dengan penggunaan platform engine yang sama, untuk beberapa motor, akan jauh lebih efisien dan menguntungkan.

Karakter “mt”15 memang sudah sangat cocok dengan engine vixion. Dan  jika engine vixion masih laku dijual (dipasang di mt15), buat apa pakai engine lain (dohc). Tentunya akan tidak efisien karena biaya riset dan pengujian engine dohc juga tidak kecil.

Apalagi langkah yang dilakukan honda (ahm) benar-benar membuat yamaha (yimm) serba salah. Mau membuat dohc overbore, honda cbr150 sudah siap menghadang. Mau membuat dohc square, new cb150r dan sonic150r sudah maju duluan. Jika dibenturkan dengan spesifikasi yang dimiliki honda, maka yamaha harus memperisapkannya dengan lebih matang, dan yang seperti ini sering dihindari oleh yamaha. Seperti persaingan motor-motor sebelumnya, supra(97) vs vega (109), tiger (2000) vs scorpio (225), supra125 vs jupiter mx (135) dan yang terahir vario150 vs nmax (155).

Jadi jika ingin berbeda, yamaha harus membangun engine yang belum dibuat honda, yaitu  dohc overstroke. Tentunya dengan volume silinder yang cuma 150 cc, membangun engine overstroke, akan menyisakan diameter silinder yang cukup kecil, Jika ingin tetap mempertahankan konstruksi ini, maka komponen di kepala silinder dohc akan kecil-kecil dan cukup menyulitkan bagi mekanik.

Selain itu untuk menjadikan komponen yang kecil tapi kuat, dibutuhkan material yang jauh lebih baik dibandingkan dengan material yang lebih besar dimensinya. Dan akan terjadi kompromi antara harga dan kekuatan material. Jika harga menjadi lebih penting, maka kekuatan material yang dikorbankan. Dan sebaliknya jika material dibuat bagus untuk memenuhi spek tersebut, maka harga akan menjadi mahal, dan ini akan menjadi kendala penjualan khususnya di Indonesia.

Jadi sangat wajar jika mt15 menggunakan engine klan vixion, selain cocok karakternya, lebih efisien ongkos produksinya. Sudah ada produk bagus dan laku, kenapa harus diganti ? Kalau sudah mendapatkan keuntungan yang besar dengan yang ada sekarang, kenapa harus keluar biaya lagi untuk menggantinya dengan sesuatu yang belum pasti untungnya.

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB.