Tag Archives: secondary ratio

Penyimpangan Perhitungan Topspeed dengan Menggunakan Informasi RPM dan Rasio Transmisi

topspeed by ratio

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Pada artikel yang lalu, dijelaskan bahwa penghitungan topspeed (riil di jalan) dengan menggunakan racelogic atau alat semacamnya yang berbasis gps tidak tepat 100%, masih ada error-nya meskipun sedikit. Nah sekarang mari kita bahas mengenai penghitungan topspeed dengan menggunakan  informasi rpm dan rasio reduksi gir baik primer, transmisi maupu akhir (sekunder/sprocket). Jika kita lihat secara keseluruhan, maka total reduksi putaran mesin/crankshaft dan putaran ban, seperti tampak pada gambar berikut

gc_drivetrain

Continue reading

Advertisements

"YZF R25" Terus Kalo RPM-nya Tinggi, Top Speed Juga Tinggi Gitu ???

kecepatan riil yzzfr25

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Ada beberpa pertanyaan dari komentator yang mungkin juga pertanyaan kita semua, saat kita meraba performa yang akan ditawarkan YIMM lewat YZF R25-nya, di artikel sebelumnya. Pertanyaan tsb mengenai hubungan antara rpm maksimum dan top speed (kecepatan maksimum), yaitu :

” Jika rpm mesin bisa tinggi, lalu apakah otomatis topspeed nya juga tinggi?”

Jawabannya iya, tetapi untuk mencapai topspeed pada gigi-1 sampai gigi-6, dipengaruhi oleh :

1. Power to weight ratio (PWR), yg besarnya  = power / (berat rider + berat motor). Besarnya PWR akan mempengaruhi akselerasi, semakin besar PWR semakin tinggi akselerasinya.

2. Rasio dari gir, yang terdiri dari rasio primer, gearbox, rasio sekunder dan linkar luar roda belakang.

3. Besarnya koefisien drag dari bentuk aerodinamika motor.

Trus bagaimana menghitung/memperkirakan performa YZF R25 dengan lebih rinci lagi, dengan memperhatikan 3 komponen di atas, yok kita bahas bersama Continue reading