Tag Archives: ignition timing

Contoh Kasus Honda CBR600RR, Upgrade Performa + Lolos EURO 4, Bagaimana Caranya ???


Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan


Dalam artikel sebelumnya tentang cbr600rr motogokil menceritakan bahwa honda mendiskotinyu produksi cbr600rr di seluruh dunia. Kemudian pada artikel berikutnya ternyata honda juga mematenkan perubahan pada cbr600rr, yang berarti akan diproduksi kembali. Jika di-diskontinyu-nya cbr600rr disebabkan oleh tidak mampu-nya melewati standar euro-4, maka diproduksi-nya kembali dengan mengupgrade sebagian part tentunya sangat terkait dengan system untuk menurunkan emisi gas buang agar lolos standar euro4, bahkan standar yang lebih tinggi.

Nah dalam artikel sebelumnya, dibahas bahwa yang akan di-upgrade adalah bagian saluran intake. Dan sudah umum diketahui, jika bagian ini yang di-upgrade, maka akan terjadi peningkatan efisiensi volumetrik (VE). Dan peningkatan VE ini sangat erat kaitannya dengan peningkatan power.

Jika VE meningkat power meningkat, lalu apa hubungannya dengan penurunan kadar emisi ? Karena umumnya jika power meningkat maka kadar emisi juga meningkat. Perhatikan event motor balap di sirkuit balap, baik nasional maupun internasional, mana ada motor balap yang menggunakan knalpot ori yang ada catalytic converter-nya ? Nggak ada, semuanya menggunakan knalpot racing. Lalu bagaimana memahami upgrade power cbr600rr sekaligus dengan penurunan emisi gas buang ? Mari kita diskusikan bersama… Continue reading

Advertisements

Dari Mainan Jadi Penelitian. Awal Perjalanan Riset ECU dengan Menggunakan Arduino

Jpeg

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

ECU adalah salah satu bagian penting dalam sistem kelistrikan kendaraan bermotor modern. Semakin banyak keinginan, semakin banyak yang dikerjakan ecu, sehingga konstruksinya semakin ruwet dan kompleks. Dan banyak sekali mekanik yang nyerah jika ada masalah pada ecu, yang bisa dikerjakan adalah menguji kerja ecu, kalau error, ya diganti dengan yang baru.

Motogokil akan mencoba menjembatani kerumitan ecu dengan menggunakan sesuatu yang mudah, yaitu modul mikrokontroler arduino. Arduino mudah dipelajari, mudah dibeli dan mudah dipraktekkan sendiri (autodidak) di rumah. Sehingga bagi yang tertarik, bisa menjadikan arduino sebagai “mainan” yang mengasikkan. Kebetulan riset ECU tahun ini, dilakukan secara individu, tidak mengandalkan orang lain, maka motogokil gunakan yang mudah. Mudah untuk dipelajari, dipraktekkan dan di-share ke rakan-rekan sekalian. Continue reading

Analisis Power All New CBR250RR, 38 HP Mudah Saja.

cbr250rr power n torque

Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Menurut bocoran media online cycleworld, power cbr250rr yang baru saja dirilis di jakarta mencapai 38 hp pada putaran engine 12000 rpm. Sedangkan torsinya mencapai 22.96 N.m (mendekati 23 N.m), lumayan sadis jika dibandingkan performa rival-rivalnya. Apalagi (menurut bocoran itu juga) bobot cbr250rr termasuk paling ringan, yaitu sekitar 154 kg, kombinasi power dan bobot ini, menghasilkan pwr yang cukup menggetarkan hati rider motor sport 250cc. Berikut ini pernyataan yang dirilis cycleworld

Cycle World spies tell me the CBR will make 38 horsepower, 16.96 ft.-lbs. of torque, hit peak power over 12,000 rpm, weigh 340 pounds dry, and sit on a 140 rear and 110 front tire.

Ngomong-ngomong (By the way), kira-kira untuk mendapatkan power 38 hp @ 12000 rpm, sulitkah diaplikasikan oleh honda pada cbr250rr ? Sepertinya tidak sulit, alias mudah saja. Bahkan juga tidak sulit untuk mencapai lebih besar dari itu. Simak tabel simulasi perolahan power cbr250rr ini. Continue reading

Ancaman Satria FU di IRS Motor Sport 150cc 2014 [ Bagian – 1 ]

FU Merah

Assalamu;alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Siapa speed-lover yang nggak kenal satria fu, motor setan jalanan yang sering digunakan untuk drag baik legal maupun ilegal. Yang parah satria fu diminati para penjambret untuk kabur, mirip dengan rx-king pada masanya. Nah ketika regulasi digulirkan, terlihat jelas bahwa keberadaan satria fu benar2 diakomodir dalam regulasi IMI. Artinya dapat dipastikan banyak tim akan mengusung satria fu sebagai andalannya.

Mari kita perhatikan spek standar pabrik satri fu

spek satria FU std

Dari tabel di atas terlihat masih banyak yang bisa dioptimalkan dari satria fu ini, diantaranya : Continue reading

[Spark Ignition Engine] Mass Fraction Burned (Banyaknya Massa Bensin+Udara yg Terbakar), Apaan Tuh???

MFB1

Assalamu’alaikum wR wB, dan salam sejahtera buat kita semua. Semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Menyambung artikel sebelumnya, telah ditunjukkan bahwa perubahan tekanan pada ruang bakar (combustion chamber) bukan hanya karena pergerakan piston, tetapi juga disebabkan oleh bertambahnya suhu akibat pembakaran. Pembakaran campuran bensin+berlangsung bertahap, 0-10% disebut tahap flame initiation/burn development, kemudian dari 10-90% disebut flame propagation dan 90-100% disebut final burnt. Persentase massa yg terbakar identik dengan fungsi Wiebe (pers. 3) :

fungsi wiebe

yang mana

fungsi wiebe variabel

Dalam banyak penelitian disebutkan bahwa posisi MFB 50% (MFB0 = 0,5), dapat dijadikan acuan apakah torsi maksimumnya bisa tercapai. Dan ketika posisi MFB 50% terletak di sekitar 10 derajad ATDC, maka mesin akan menghasilkan MBT-nya (maximum brake torque). Jadi dari persamaan 3 di atas jika : Continue reading

[Spark Ignition Engine] Mesin Kompresi Tinggi (CR, 11:1) Maunya Minum Premium (RON 88), Kok Bisa Ya….

CR 11 vs ron88

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat diperjalanan sampai ke tujuan.

Alkamdulillah ane masih diberi kesehatan dan sedikit waktu luang oleh Allah SWT, untuk menlis sebuah artikel yang merupakan jawaban dari pertanyaan Bro Bonsai Rider, yaitu :

“request artikel dong gan, di Indonesia banyak yang kompressi tinggi macem Vario, CBR, bisa diset minum premium gimana caranya, parah lagi avanza malah 11;1 dan ini terutama di mobil dah berlangsung lama, dan tidak masalah, nah setingannya itu lho gan, gimana, dan yang diset apanya? Mohon pencerahan”.

Nah sebenernya inti dari pertanyaannya (mungkin) adalah : mesin kompresi tinggi kok minumnya premium, apa nggak takut knocking ?

Jawaban dari pemilik kendaraan, “nggak apa2, kan katanya pabrikan “premium ready”.

Jawaban kita selanjutnya (dalam hati),”dasar manusia serakah, udah kaya, bisa beli mobil mewah (konpresi tinggi), tapi maunya minum premium, yg disubsidi pemerintah buat rakyat jelata !!”.

Dan bahan obrolan kita kali ini: Kok ya bisa mesin kompresi tinggi minum bbm ber-oktan rendah (premium : 88) ?

Ok yuk kita bahas, sama-sama. Continue reading