Komunitas Yamaha XMAX Stancemax Semarang Jajal Track Experience di Sirkuit Mandalika

mototogkil.com – Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Pertamina Mandalika International Circuit semakin dikenal sebagai tujuan touring komunitas otomotif dari berbagai daerah di Indonesia. Tak hanya menjadi tuan rumah ajang balap internasional, Sirkuit Mandalika juga membuka ruang bagi komunitas roda dua untuk merasakan langsung pengalaman berkendara di lintasan kelas dunia melalui program Track Experience.

Salah satu komunitas yang menjadikan Mandalika sebagai tujuan touring adalah Stancemax Semarang dengan basis pengendara Yamaha XMAX. Dalam perjalanan touring dari Semarang menuju Lombok, komunitas ini menyempatkan diri masuk ke lintasan Sirkuit Mandalika dan menjajal sensasi Track Experience tiga lap. Pengalaman tersebut menjadi momen spesial bagi para peserta karena dapat merasakan langsung karakter aspal dan layout sirkuit yang biasa digunakan dalam ajang balap internasional.

Komunitas Yamaha XMAX Stancemax Semarang menikmati sensasi berkendara di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Alvin, salah satu anggota komunitas Stancemax Semarang asal Semarang, mengungkapkan kesan antusiasnya setelah menjajal lintasan Mandalika.

“Pengalaman datang ke Sirkuit Mandalika gokil sih. Gokil-gokil, aspalnya mantul. Besok sih pengin datang lagi ke sini bawa motor lain,” ujarnya.

Hal senada disampaikan oleh Givenda dari komunitas yang sama. Ia menjelaskan bahwa Mandalika memang menjadi tujuan utama touring mereka kali ini.

“Kita di sini dari komunitas Stancemax Semarang. Kemarin sudah melakukan perjalanan dari Semarang menuju Mandalika. Touring kali ini memang tujuan kami ke Mandalika. Pengalaman yang sangat luar biasa bisa masuk ke Sirkuit Mandalika bersama teman-teman. Kami di sini kurang lebih sebanyak 11 motor dan semua berjalan lancar. Pengalaman yang mantap, experiencenya juga mantap. Thank you Mandalika!” ungkap Givenda.

Track Experience Special Ramadhan
Selama bulan Ramadhan, Sirkuit Mandalika juga menghadirkan promo diskon 15% untuk program track experience dengan minimum 10 motor. Biaya tiket masuk pengunjung ditetapkan sebesar Rp75.000 per orang. Sementara itu, biaya track experience menggunakan kendaraan pribadi dibanderol mulai dari Rp200.000–Rp300.000 untuk motor serta Rp300.000–Rp500.000 untuk mobil, menyesuaikan jenis kendaraan yang digunakan. Program ini dirancang agar komunitas dapat menikmati pengalaman berkendara di lintasan secara aman, tertib, dan sesuai standar operasional.

Priandhi Satria, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA), perusahaan yang ditunjuk untuk mengelola Pertamina Mandalika International Circuit oleh InJourney Tourism Development Corporation (ITDC), menyampaikan bahwa kehadiran komunitas touring menjadi bagian penting dalam menghidupkan aktivitas sirkuit di luar agenda balap besar. Komunitas Yamaha XMAX Stancemax Semarang berfoto bersama di Tikungan 10 Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat.

“Pertamina Mandalika Intrenational Circuit tidak hanya kami siapkan untuk event internasional, tetapi juga sebagai ruang bagi komunitas. Touring dengan destinasi Mandalika dan merasakan langsung track experience adalah bentuk pemanfaatan sirkuit yang positif dan memberikan pengalaman berbeda bagi para pengendara,” ujar Priandhi.

Lebih lanjut, Priandhi menegaskan bahwa Mandalika diharapkan menjadi titik temu komunitas otomotif dari berbagai daerah di Indonesia.

“Kami mengajak komunitas dari seluruh Indonesia untuk datang ke Lombok, touring bersama, menikmati keindahan alam, dan merasakan pengalaman berkendara di Sirkuit Mandalika. Ini bagian dari upaya membangun ekosistem sport tourism yang berkelanjutan,” pungkas Priandhi.

Melalui program Track Experience dan dukungan terhadap aktivitas komunitas, Sirkuit Mandalika terus memperkuat perannya sebagai destinasi motorsport dan pariwisata otomotif. (MGPA).

Semoga info ini bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.

 

Be the first to comment

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan