motogokil.com – Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.
Tidak ada yang tidak mungkin untuk diwujudkan, selama ada kemauan (niat), persiapan dan keteguhan hati. Itulah yang dilakukan oleh seorang biker asal Makassar, bernama Anshar atau akrab disapa Om Daeng, sukses menuntaskan touring lintas negara dari Indonesia menuju Tanah Suci Makkah. Berbekal motor tangguh yamaha xmax, sekaligus menjadi pembuktian keandalannya dalam menemani touring luar biasa bertajuk Maxi Unstoppable Journey.
Perjalanan touring lintas negara menggunakan Yamaha Xmax ini menempuh jarak 27.000 km melewati 12 negara selama tujuh bulan demi menunaikan ibadah Umrah ke Makkah. Sekembalinya di tanah air , Yamaha Indonesia menggelar seremoni penyambutan di Jakarta sebagai bentuk apresiasi. Selain itu, Yamaha memberikan satu unit Xmax Techmax terbaru dan riding jacket kolaborasi dengan Rabbit & Wheels untuk mendukung kelanjutan petualangan Om Daeng menuju Eropa pada 2026.
Senior Director Marketing PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Sutarya, menyampaikan bahwa :
“Perjalanan ini sangat merepresentasikan filosofi “Kando” Yamaha, yakni pengalaman berkendara penuh kesenangan dan emosi mendalam bagi penggunanya. Ia juga menekankan bahwa Xmax merupakan produk global buatan Indonesia, diekspor ke lebih dari 45 negara, sehingga aspek daya tahan serta ketersediaan suku cadang telah teruji secara internasional.”
Xmax Techmax sendiri merupakan model flagship dalam keluarga Maxi Yamaha. Motor ini mendapat pembaruan saat ajang IMOS September lalu, meliputi warna baru Ceramic Grey bernuansa Eropa serta peningkatan fitur seperti Electric Adjustable Screen, Emergency Stop Signal, dan tampilan panel TFT yang lebih ringkas demi visibilitas optimal.
Berikut rute perjalanan dari Indonesia–Makkah yang dimulai dari Lumajang, Jawa Timur, kemudian berlanjut ke Malaysia, Thailand, Laos, Cina, Kazakhstan, Tajikistan, Afghanistan, Iran, Uni Emirat Arab, Oman, hingga akhirnya tiba di Makkah, Arab Saudi. Setiap negara menyajikan tantangan berbeda, baik dari sisi geografis, iklim, maupun kondisi sosial-politik. Om Daeng mengungkapkan bahwa :
“Kawasan Asia Tenggara relatif mudah dilalui tanpa kendala berarti. Tantangan mulai terasa saat memasuki Cina, terutama pada aspek administrasi lintas negara. Proses perizinan dinilai cukup kompleks dan memerlukan biaya tinggi karena pengendara asing diwajibkan menggunakan jasa pemandu resmi pemerintah.”
Ujian terberat justru terjadi saat melintasi Afghanistan. Infrastruktur jalan yang belum memadai memaksa Daeng berkendara selama empat hari melewati jalur lintas provinsi berpasir serta berbatu. Perjalanan dilakukan dari pagi hingga malam dengan penerangan sangat terbatas. Kondisi fisik yang terkuras membuatnya beberapa kali terjatuh, sementara motor sempat mengalami gangguan teknis.
Di Iran, tantangan datang dari pembatasan dokumentasi. Pengambilan foto maupun video dibatasi, terutama di area pemerintahan dan fasilitas publik tertentu, sehingga aktivitas pembuatan konten harus dilakukan dengan sangat hati-hati.
Kita tahu bersama bahwa untuk naik haji membutuhkan waktu yang lama, sampai beberapa puluh tahun. Sedangkan umroh bisa dilakukan kapan saja asalkan ada dananya, tapi nilai dan nuansanya jauh beda dengan haji. Melalui Maxi Unstoppable Journey, Om Daeng bisa sekaligus beribadah umroh, akan tetapi sayang tidak haji, karena memang belum waktunya. Dari perjalanan ini yamaha ingin menghadirkan kisah inspiratif, sekaligus menunjukkan bahwa skutik premium dapat menjadi partner andal untuk perjalanan lintas benua, bahkan dalam misi spiritual menuju Tanah Suci.
Semoga info ini bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.
Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan