[San Marino GP] Marc Marquez Mencoba Mempermainkan Emosi Penonton Italia


Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan


Morogp san marino yang kemarin digelar, memberikan beberapa hal yang menarik. Tentunya race yang digelar pada kondisi basah (wet) pastilah seru, karena kekuatan menjadi tidak terlalu jauh perbedaannya. Dan banyaknya rider yang crash memberikan tambahan keseruan jalannya motogp kemarin.

Dan marc marquez memberikan keseruan tersendiri. Di mana ia cuma sekali memimpin balapan yaitu di lap terahir dan langsung menang. Dan hebatnya lagi mencetak fastest lap dengan selisih yang signifikan yaitu 0.468 detik lebih cepat dibandingkan fastest lap petrucci.

Dan menurut motogokil ada yang aneh dengan apa yang dilakukan marquez. Sepertinya ia sengaja membiarkan pembalap italia (petrucci) memimpin balapan sampai tersisa 1 lap. Memberikan harapan yang begitu besar bagi penonton italia, motor italia, pembalap italia, sirkuit italia, pokoknya serba “italia”. Dan begitu harapan membesar menjelang lap akhir, marquez menghancurkan harapan tersebut.

Mengapa motogokil katakan sengaja ? Karena melihat performa marc maquez yang begitu kuat, seharusnya sudah dari tadi ia meng-overtake petrucci, kemudian lari menjauh. Silahkan lihat hasil urutan fastes lap yang dicetak para pembalap kemarin

Biasanya semakin tajam fastest lap, semakin sedikit selisihnya, kurang dari 0.1 detik. Akan tetapi fastets lap yang dibuat marquez lebih dari 0.4 detik dibandingkan fastst lap sebelumnya yang dibuat petrucci. Padahal performa ban dan pembalap biasanya semakin menurun seiring dengan jumlah lap yang telah dilewati para pembalap. Jadi kalau marquez memang niat meng-overtake petrucci, tentunya bisa dilakukan beberapa lap sebelum finish.

Selain itu perhatikan selisih waktu saat finish,..

Dalam 1 lap, selisih waktu antara marquez dan petrucci langsung melebar 1.192 detik, jauh banget. Kemungkinan marquez yang semakin cepat, atau petruci yang melambat alias nyerah. Pastinya meskipun petrucci bertahan dengan kecepatan saat meraih fastst lap, minimal ia tertinggal hampir 0.5 detik.

Jadi kemenangan marquez sebenarnya bisa terliihat lebih awal. Hanya saja jika marquez di depan terus balapan jadi tidak menarik. Lain halnya jika marquez di belakang dan ada pembalap lain (bukan kandidat juara dunia) yang selalu di depan tentunya lebih seru. Apalagi yang serba italia yang “akan” menang, penonton tuan rumah begitu antusias dan berharap. Sayangnya marquez “jahat” tidak bersedia membuat pemirsa italia senang.

Jangan terlalu serius mas bro, dianggap guyonan saja apa yang dilakukan marquez dan dorna. Toh semua demi ke-“seru”-an balapan, yang bisa bikin hati pemirsa deg-deg-an. Mohon maaf jika ada salah dan kurangnya, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wabarokatuh.

 

Advertisements

6 responses to “[San Marino GP] Marc Marquez Mencoba Mempermainkan Emosi Penonton Italia

  1. Doch ngeness lihat tingkah pola FBR
    Mosok MM ga boleh podium 1
    Emank sdikit aneh fbr ini..yachh..
    Seolah olah macam MM Stoner Mv n Lorenzo klo bisa lenyap dari grid motogp..biar semua jalan yg menghambat Rossi jadi lancar
    Atau klo bisa nich..stiap Rossi mau opertake diantara mereka..mestinya kasi jalan..yakin 100% mereka semua jadi kawan FBR
    Yg s7 angkat jari tengah

  2. hehehehe …..

  3. setuju ma SCNK— berarti angkat jari tengah ni

  4. maklumin aj sifat fbr di mana mana jug sama,hasil dar rider lain di anggap kacangan..

  5. maklumin aja sifat fbr di mana2 emamg kayak gitu.

  6. Sbenernya ga seru, mm yg bikin seru last lap.
    Disini dovizioso sengaja dibelakang krn takut mm ganti motor, ternyata salah prediksi.

Pemirsa motogokil yang terhormat, jika ingin komentar mohon subscribe ulang, karena baru migrasi self hosting