Helm SNI Standar ATPM, Cukupkah Melindungi Kepala Kita ???

Diposting pada

00 helm after crash1

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan

Tentunya kita semua sudah sadar betul bahwa helm adalah perangkat safety yang paling penting. Karena helm berfungsi sebagai pelindung kepala, bagian yang paling penting dari tubuh kita. Apa jadinya jika ternyata kekuatan helm yang diandalkan tidak mampu menghindarkan kepala dari cidera fatal ??? Tentunya menjadi pertanyaan banyak orang, yang perhatian terhadap kasus ini. Pertanyaan yang biasa muncul adalah :

  1. Apakah rider sudah menggunakan helm dengan benar, tali helm sudah betul dikaitkan dan lain-lain
  2. Apakah helm-nya berkualitas, berkualifikasi standar SNI, DOT, snell dan lain-lain
  3. Jika helmnya sudah standar SNI, apakah standar tersebut diperoleh dengan benar (benar2 diuji) atau hanya sekedarnya (bayar-lolos standarisasi tanpa pengujian)
  4. Sekeras apa kecelakaan yang terjadi

Sesungguhnya kecelakaan mematikan yang melibatkan rider dengan perangkat safety lengkap, juga banyak terjadi. Akan tetapi terkait dengan adanya rumor pemerintah akan menghapuskan standar SNI bagi helm, hal ini menjadi sangat menarik (merek atpm yang tertulis di helm juga menarik lho). Nah sekarang mari kita diskusikan, untuk kasus yang baru saja terjadi dan sempat ramai di medsos.

00 helm after crash3

Jika dikombinasikan gambarnya maka dapat ditarik kesimpulan sementara, kecelakaan sepeda motor, rider sudah pakai helm tapi kepala masih cidera parah, karena helm pecah. Sebelum kita menyalahkankan helm yang pecah, mari dilihat dulu berdasarkan point yang motogokil sebutkan di atas.

Penggunaan helm dengan baik dan benar

00 helmet use3

Kalau pakai helm nya nagwur, apalagi tali pengaman tidak dipasang, maka saat terjadi kecelakaan kemungkinan besar helm akan lepas dari kepala, dan kepala terbentur aspal tanpa pengaman.

Apakah helm standar pabrik sudah bersertifikasi SNI ?

Katanya, PT Astra otopart telah mendapatkan sertifak SNI untuk produk helm  standarnya [artikel]. Dan honda selalu mengecek kualitas helm standarnya [artikel], begitu juga pabrikan lainnya. Tentunya atpm yang juga demikian, karena merupakan tanggung jawab pabrikan atas keselamat konsumennya. Dan untuk mendapatkan sertifikan SNI pada suatu produk helm, maka ada banyak pengujian yang harus dilakukan yaitu :

  1. Uji penyerapan energi kejut (impact test).
  2. Uji penetrasi.
  3. Uji ketahanan impak miring.
  4. Uji pelindung dagu (khusus untuk helm model full face).
  5. Uji kekuatan sistem penahan.
  6. Uji kelicinan sabuk / tali helm.
  7. Uji keausan sabuk / tali helm.
  8. Uji efektifitas sistem penahan

Proses pengujiannya bisa dilhat dalam video ini

Apakah sertifikat SNI (terlihat ada emblem SNI di helm) asli atau abal-abal ?

Kalau mendapatkan helm dari tempat yang terpercaya seperti diler, toko helm yang terpercaya, maka dicukupkan untuk percaya saja. Jika sangsi dengan sertifika SNI maya rider bisa mengujinya langsung (sesuai standar SNI), didokumentasikan kemudian jika ternyata tidak semuai dengan satndar SNI bisa dikomplain ke BSN atau penjual helm (diler atau toko).

Tingkat kecelakaan yang terjadi

Sekuat apapun helmnya kalau kepala terlindas oleh roda kendaraan (mobil atau truck), maka rider kemungkinan besar akan tewas

00 helmet after crash 03

 

Sekuat apapun helm yang digunakan kalau bertabrakan secara frontal langsung mengenai kepala, maka rider kemungkinan besar juga akan tewas. Meskipun helm masih utuh.

00 helmet after crash 01 00 helmet after crash 02

Lalu apakah dengan demikian, menggunakan helm menjadi sia-sia belaka ? Tidak bro, perhatikan gambar berikut.

00 helm after crash200 helmet after crash

Tentunya jika kita mengalami kecelakaan, kemudian kita terjatuh dengan kepala yang tetap terlidung dalam helm, kepala kita akan terhindar dari cidera parah seperti terlihat pada guratan dan kerusakan pada helm di atas.

Jadi bisa disimpulkan, jika punya dana cukup, beli helm terbaik. Jika tidak punya, cukup beli helm bersertifikat SNI di diler atau toko helm yang terpercaya. Kemudian gunakanlah dengan baik dan benar.

Masalah kecelakaan yang mengakibatkan kematian, itu merupakan ketetapan taqdir dari Allah SWT. Pastinya kita sudah menjalankan syariat, berusaha agar aman dan selamat, menggunakan pelindung (safety gear) dan berknedara dengan sebaik-baiknya (defensif riding). Sisanya kita berdo’a agar selamat dan bertawakal kepada Allah SWT sang penguasa taqdir.

 

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB.

18 thoughts on “Helm SNI Standar ATPM, Cukupkah Melindungi Kepala Kita ???

  1. haduh .. sni sni an

    eh ada motor baru pa gak nich?

    injeksirodadua.blogspot.com/2016/01/motor-baru-dari-honda-di-2016.html?m=1

  2. Gini om,,ane punya ide. Gimana klo helm sni itu ada levelnya 😀
    ..
    serius, ane punya bukti nyata. Ada 2 helm full face dg merk KYT di rmh. Bedanya harga keduanya beda lebih dari 2x lipat, singkatnya satu murah satu mahal.
    ..
    yg murah itu ane naruh di spion motor jatuh, bagian rahang lngsung trbelah.
    ironis nya kedua nya jg ada emblem SNI.
    ..
    so demi keselamatan fan kepentingan ekonomi label sni menurut ane mesti ada levelnya besrta manual data sheet yg menunjukkan helm tsb tingkat ketahanannya sebatas apa.
    ..
    dari sisi ekonomi jg tentu helm mahal akan semakin laku, cz masyarakat gk bilang gini lg “halaaahhh.. Wong podo sni e ae kok!!”

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan