Monthly Archives: September 2013

Dani Pedrosa Ndlosor Gara-gara Traction Control (TC)-nya Rusak. Sebesar itukah Pengaruh TC Terhadap Nasib Pembalap MotoGP????

dp selip2

Assalamu’alaikum wR wB.

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Ramai diperbincangkan oleh penikmat dan pengamat MotoGP mengenai ndlosornya/crash nya Dani Pedrosa (DP) pada pergelaran MotoGP Aaragon 2013 kemaren sore. Banyak pengamat yang terlalu cepat memfonis DP terlalu cepat buka gas, sehingga high-side, selip kemudian ndlosor, karena salah sendiri. Akan tetapi melihat kejadian secara live, terlihat sedikit sentuhan antara MM dan DP, yang mana MM menghindar sedangkan DP tdk terlihat terpengaruh. Tapi setelah beberapa meter di tikungan, baru dah DP mengalami slip, dan ternyata senggolan MM menyebabkan sensor kecepatan ban belakang DP sebagai masukan sistem Traction Control (TC), rusak (kabelnya putus). Ya, pastilah TC error, dan torsi ban belakang nggak terkontrol, melebihi kemampuan pencengkraman ban belakang, ndlosor dah.

Sebenernya Apa Sih TC ? Dan bagaimana Prinsip Kerjanya ? Bagaiman Pengaruhnya ?

Sebuah sistem traksi kontrol ( TC system ) ,  biasanya (meskipun tidak selalu ) berfungsi sistem sekunder dari sistem pengereman anti-lock ( ABS ) pada kendaraan bermotor. Sistem ini dirancang untuk mencegah hilangnya traksi pada roda terhadap aspal/jalan . Sistem ini aktif jika terjadi mis-matched antara kecepatan roda belakang dengan kecepatan yang seharusnya, dan hal ini diterjemahkan sebagai kondisi selip/slip antara ban dan permukaan jalan, sehingga ban tidak mampu menyalurkan torsi diterapkan. Hal ini dikarenakan bidang sentuh (patch) ban dengan aspal memiliki luasan yang berbeda, diamana ban dirancang untuk menghasilkan cengkraman maksimum saat kemiringan tertentu, untuk menghindari slip. Perbandingan patch roda terhadap kemiringan motor seperti gambar berikut

Traction-Control-Contact-Patch

Terlihat bahwa cengkraman maksimum ban saat kemiringan 35-40 derajad, dan hal ini sangat penting untuk diperhatikan karena saat itu cengkraman ban harus menahan gaya sentrifugal ke arah luar, jika sudut terus membesar, maka cengkraman akan mengecil dan traksi ban akan “kalah” melawan gaya sentrifugal, sehingga terjadi selip. Untuk itu maka perlu dikontrol, sebelum selip berlanjut, sistem TC aktif, torsi mesin berkurang, gaya sentrifugal turun, slip-rate turun, nggak jadi ndlosor. Continue reading

Advertisements

Apabila Cinta Kepada Idola Mengalahkan Cinta Kepada Merek Motor

Assalamu’alaikum wR wB,

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Pas selesai melaksanakan tugas, liat2 keparkiran motor, eh… ada yang menarik. Terlihat sebuah ninja berliveri FIAT. Padahal liveri FIAT dulu yang make kan Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo.

ninja250 fiat

Mungkin inilah yang disebut cinta mati dengan idola (bisa pembalapnya VR46 bisa juga cuma liverinya), mengalahkan merek motor yang dimilikinya.

Kira2 bener nggak nih pendapat ane??

Mengukur Kualitas Pembakaran Mesin dengan Menggunakan Dynojet Wideband Commander

WBC_Screen_gut_Kopie

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat diperjalanan sampai ke tujuan.

Mengawali penelitian ane mengenai optimasi pembakaran mesin berbahan bakar ethanol, salah satu tahapnya adalah pengukuran kinerja mesin standart, dengan mengukur kandungan oksigen hasil pembakaran. Jika kandungan oksigen besar berarti campuran miskin dan jika kecil berarti campuran terlalu kaya. Alat yang digunakan adalah dynojet Wideband Commander, dengan sensor utamanya adalah sensor oksigen yang dipasang di hulu knalpot dan sensor rpm yang dipasang di masukan koil pengapian.

Alatnya waktu masih dalam kotak, kayak gini

dynojet1

kalo dibuka isinya

342_____wb1

wah ruwet juga nih, dan yang nyusahin masang drat buat sensor oksigen

plug sensor o2

 

Jadi knalpot harus dibor, kemudian drat rumah sensor oksigen dilas di atas lubang tersebut. Drat nya kira seperti ini

drat sensor

 

Kemudian saat sensor oksigen dipasang, harus rapat sehingga ditambahkan sebuah ring tembaga

ring tembaga2

 

Dan kalo dah selesai ngukurnya, bisa disumpel pake baut ini

baut sumpel

 

 

Kemudian tampilannya dapat berupa grafik (di judul artikel) dan penunjuk analog untuk AFR.

Dynojet-Wide-Band-Commander

Dengan mengetahui kondisi nilai AFR di setiap rpm (dengan bin 500 rpm), maka dapat dilakukan seting lanjutan untuk mengoptimasi pembakaran yang terjadi dengan cara mengatur debit udara (design ulang porting intake), mengatur debit bensin (pengubahan jet/spuyer) dan mengatur waktu pengapian.

Kepada bro semua serta suhu2 yang kebetulan pernah menggunakan alat ini, ane secara probadi mohon bimbingannya.

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wR wB.

 

CB150R Street Fire, Memenangkan Hati Remaja dan NVL Memenangkan Hati Orang Tua

honda cb150r vs yamaha new vixion

Assalamu’alaikum wR wB.

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat diperjalanan sampai ke tujuan. Salam satu aspal, buat bro rider semua.

Beberapa minggu yang lalu, ane mendapatkan kabar bahwa angkatan ane saat kuliah di TE-UB, akan melangsungkan kegiatan temu alumni di Gunung Bromo. Terbersit keinginan untuk mengikutinya, tapi dengan mengendari motor, kebetulan kita ber-4  sudah sepakat (satu alumni satu angkatan yg kebetulan kerja di UB, 3 sudah biasa bawa motor, yg 1 biasa bawa inova). Seorang teman, katakanlah yg namanya “Hadi”, yang biasa naik inova pengen juga ke Bromo naik motor. Continue reading

[DIY] Parahhhh…. Baut Tutup Filter Sentrifugal P180Ug4 Copot Semua.

Baut Filter Sentrifugal

Asssalamu’alaikum wR wB.

Salam sejahtera untuk kita semua, semoga kita semua selamat di jalan sampai ke tujuan.

Berawal dengan keinginan mengganti oli “My Orange Fox”,  malem2 ane coba ganti sendiri di rumah. Tapi ane dibuat kaget bukan kepalang, di baut tap2an oli bajaj yg ada magnetnya, nempel sebuah baut kecil.   WUAAAAAAA……..gawat nih masa dari dalem mesin keluar baut????

Ane perhatiin baut, dratnya dah pada peyang, wah kacau nih, jangan2 gigi2 gir di dalem mesin dah pada rompal nih, STRESSSS…

Ya udah untuk ngetes mesin, ane tutup lobang tap2an, isi oli baru, nyalain mesin, greeeungggg. Sambil ane dengerin, kayaknya nggak ada bunyi2 yg aneh, mudah2an selamet nih mesin pulsar-ku. Kemudian ane keluarin lagi tuh oli yang baru ane isikan, masyaAllah tuh oli dah langsung berubah warna, dah agak kehitaman. Ngaak masalah, yang jadi masalah adalah; ane nemu 1 baut lagi nih, jadi baut yang keluar dari mesin 2 biji. Nih penampakan bautnya

baut pulsar - apa ya

Dari kansultasi lewat facebook pengguna pulsar, ane dapat informasi itu baut tutup filter sentrifugal yang seharusnya susah untuk dibuka. Bahkan ada yang heran, dia aja susah buka baut tersebut, eh malah baut pulsar-ku pada copot. Akhirnya ane putuskan untuk bongkar engine-cover bagian kanan, tetapi betapa kagetnya ane ketika ane puter kunci sok (T) untuk membuka baut 8 cover tersebut, ane bisa buka hampir tanpa menggunakan tenaga, gampang banget. Dalam benak ane, jangan2 kondisi baut yang lepas juga kayak gini nih kekencangannya. Ya udah ane tuntaskan sampai copot semua, dan yang terlihat, bener seperti yang ane perkirakan, 3 baut tutup filter sentrifugal copot semua.

Kondisi tutup filter

Wah ane baru nemu 2 biji nih, satu lagi kemana nih, mudah2 an ketemu. Dan ternyata masih ada bro…, alkhamdulillah… komplit.

satu baut tertinggal

Sambil ane bengong, ane mikir, ternyata hebat juga yang mesin pulsar ini, meski ada 3 baut copot dalam mesin, sepertinya tidak mengurangi performance/kinerja dari mesin tersebut. Gigi2 baik yg logam maupun yang plastik/teflon nggak ada yg rompal semuanya mulus, malah kayaknya baut2 tsb yg kalah. Ya udah, ane pasang baut2 lagi, dikencengin, pasang engine-cover, kasih baut, dikencengin, pasang baut tap2an oli, isi oli, beres.

Sudah 2 hari ane pake, mesin aman2 aja. Malah kayaknya tambah alus dan enak, mungkin sekarang sirkulasi oli jadi semakin lancar. Sebelumnya oli banyak yg bocor keluar filter sentrifugal, sekarang semua oli yang masuk filter bisa tersalurkan dengan sempurna sampai ke head silinder, sehingga gesekan di noken-as semakin kecil.

Ok bro semua, segitu dulu, pengalaman ane bersama “my orange fox” P180ug4, semoga bermanfaat.

Wassalamu’alaikum wR wB.

[Spark Ignition Engine] Simulasi Performance Mesin Motor 4-Tak (habis)

Volumetric_Efficiency 2

 

Assalamu’alaikum wR wB,

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Dari cerita, grafik dan rumus2 yang sebelumnya telah kita ketahi pada artikel yg lalu, mungkin artikel ini bisa menjadi penjelasan yg lebih mudah mengenai apa yang terjadi di ruang bakar. Rumus2 tersebut sebagian bisa digambarkan dalam grafik2 berikut, asalkan speknya yang dibutuhkan sebagai masukan diketahui. Pada grafik2 berikut, merupakan perkiraan performance dari motor honda suprax 125 (sebagai contoh, motor lain juga bisa)

1. Dengan memasukkan variabel2 yang terkait dengan saluran masuk seperti; diameter ventury, derajat klep in buka/tutup, panjang manifold, tinggi camshaft, diperoleh grafik efisiensi volumetrik nya sebagai fungsi rpm.

VE_Suprax125

 

2. Dari hasil langkah 1, kemudian dilanjutkan dengan mencari kompresi relatif, durasi pengapian dan titik pengapian

tabel_pengapian_hasil_simulasi

 

 

3. Kemudian menerapkan derajad pengapian dalam simulasi pembakaran mesin 4-tak, misalnya untuk 1500 rpm, pengapian di 24.22 derajad BTDC/sebelum TMA.

grafik_pressure_optm

Posisi PPP sedikit kurang pas (seharusnya di 15 derajad), tetapi masih memenuhi syarat kinerja mesin optimum

 

grafik_MFB

 

Posisi 50%MFB kurang pas, seharusnya di antara 8-12 derat (optimumnya di 10 derajat) ATDC, jadi titik pengapian harus digeser.

4. Optimasi hasil pembakaran dengan menggeser titik pengapian

grafik_pressure_optm

grafik_MFB_optm

 

dan langkah ini dilakukan untuk rpm yang lainnya 2000-9500, sehingga diperoleh kinerja optimumnya (simulasi)

tabel_pengapian_hasil_simulasi_optimum

 

 

Kira2 sampai disini obrolan kita mengenai apa yang terjadi di dalam mesin motor kita (4-tak). Tarima kasih buat bro2 semua yang masih mau menyimak, semoga bermanfaat.

Dan buat suhu2 yang lebih kompeten, mohon koreksi dan masukannya. Wassalamu’alaikum wr wB.

[Spark Ignition Engine] Yang Mempengaruhi Besarnya Energi Panas Hasil Pembakaran di Ruang Bakar

MFB5

Assalamu’alaikum wR wB.

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di jalan sampai ke tujuan.

Kita lanjutkan obrolan kita tentang perubahan tekanan dalam ruang bakar yang dipengaruhi oleh perubahan panas dan perubahan volume yg ditunjukkan oleh persamaan [1]:

dp per dteta2

yang pernah  kita bahas sebelumnya yang mana [2]

dQ per dtheta

Karena MFB0 sudah kita ketahui dan bisa dicari turunannya, maka untuk menyelesaikan persamaan  dQdTeta  tinggal menentukan besarnya  seluruh panas yang dihasilkan dari pembakaran Qin.

Besarnya Qin dipengaruhi oleh banyaknya massa campuran bensin + udara yang masuk silinder yang berhasil di bakar. Nah disini rahasia konstruksi porting sangat berpengaruh, karena massa yg berhasil dihisap piston sesuai dengan efisiensi volumetrik jalur masuk selama klep-in membuka [3].

heat input

yang mana HV (heating value) adalah nilai panas dari bahan bakar yang digunakan, IVC dan IVO adalah intake valve close dan open, m adalah masa yang terhisap sebagai fungsi sudut crankshaft. Continue reading

[Spark Ignition Engine] Mass Fraction Burned (Banyaknya Massa Bensin+Udara yg Terbakar), Apaan Tuh???

MFB1

Assalamu’alaikum wR wB, dan salam sejahtera buat kita semua. Semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Menyambung artikel sebelumnya, telah ditunjukkan bahwa perubahan tekanan pada ruang bakar (combustion chamber) bukan hanya karena pergerakan piston, tetapi juga disebabkan oleh bertambahnya suhu akibat pembakaran. Pembakaran campuran bensin+berlangsung bertahap, 0-10% disebut tahap flame initiation/burn development, kemudian dari 10-90% disebut flame propagation dan 90-100% disebut final burnt. Persentase massa yg terbakar identik dengan fungsi Wiebe (pers. 3) :

fungsi wiebe

yang mana

fungsi wiebe variabel

Dalam banyak penelitian disebutkan bahwa posisi MFB 50% (MFB0 = 0,5), dapat dijadikan acuan apakah torsi maksimumnya bisa tercapai. Dan ketika posisi MFB 50% terletak di sekitar 10 derajad ATDC, maka mesin akan menghasilkan MBT-nya (maximum brake torque). Jadi dari persamaan 3 di atas jika : Continue reading

[Spark Ignition Engine] Apa Yang Terjadi di Dalam Mesin Motor Kita ?????

comb chamber4

Assalamu’alaikum wR wB, dan salam sejahtera buat kita semua.

Semoga kita semua selamat di perjalanan sampai tempat tujuan.

Alkhamdulillah, setelah melewati kesibukan yg sangat, ane masih diberi kesempatan oleh Allah SWT untuk menuliskan sedikit hasil penelitian ane mengenai proses pembakaran di dalam ruang bakar beserta efek2 yg ditimbulkannya.

Bro semua, sering diulas baik di blog, forum dll,  motor si-A kenceng topspeed nya maut, tapi torsinya kurang di rpm rendah. Ada lagi yg bilang motor si-B akselerasinya maut, tapi kalo di jalan lurus dan panjang kalah terus. Kedua kasus tersebut tidak lain dikarenakan desain engine yang yg memeng diperuntukan pada kondisi yang sedikit berbeda. Yang satu lebih cocok  untuk jalan ke luar kota, yang satunya nyaman untuk di dalam kota. Sesungguhnya desain engine/mesin yg bagaimana sih yang menyebabkan perbedaan tersebut. Nyok kita obrolin bareng2..

Kerja mesin 4-tak pada umumnya mengikuti siklus oto, sebagai mana yg sudah bro semua ketahui, yaitu mesin yang satu siklus powernya melakukan 4 langkah/tak; yaitu hisap-tekan-bakar/kerja-buang. Kira gambarnya kayak gini.

siklus dasar mesin 4tak

Masing2 langkah oleh para insinyur berusaha untuk terus dioptimasi, misalnya :

Langkah hisap : pada lngkah ini piston bergerak ke bawah, sementara klep-in terbuka dan klep-ex tertutup, campuran bbm+udara dihisap masuk ke ruang bakar. Optimasi yang bisa dilakukan pada langkah ini adalah : Continue reading