Alat Pelapor Kecelakaan Otomatis, Penting Bagi yang Suka Touring Sendirian

Diposting pada

motogokil.com – Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Mas-bro yang sering touring sendirian, kebayang nggak kalau kita kenapa-napa di jalan sepi, siapa yang akan menolong kita ? Misalnya kita touring sendirian, pas di jalan yang sepi kepleset masuk got (rider beserta motornya), lalu langsung pingsan. Bagaimana kita bisa mendapatkan pertolongan, semantara kita langsung tidak sadarkan diri, dan tidak ada orang lain yang menyadari kecelakaan yang menimpa kita ?

Ternyata ada suatu alat yang mampu membantu kita ketika dalam situasi di atas (kecelakaan tanpa bisa minta tolong dan tanpa ada orang lain yang tahu). Alat ini memiliki spesifikasi sebagai berikut ;

  • Ukurannya cukup kecil, hanya separuh dari ukuran bungkus rokok, yang terbungkus kuat dalam kesing plastik
  • Dapat dengan mudah dihubungkan ke sumber daya batere di motor
  • Mampu mengenali kondisi kecelakaan dengan menerapkan sensor akselerometer 6-sumbu
  • Terdapat spekerphone built-in yang terhubung ke semua jaringan seluler

Prinsip kerjanya sangatlah sederhana, yaitu :

  • Pasang dengan benar pada suplai daya baterei dengan steker aksesori 12V yang spesifikasinya sama dengan soket pemantik rokok 12V.
  • Aktivasi pertama kali dimulai di desktop, selanjutnya dapat menggunakan aplikasi smartphone untuk pelacakan waktu nyata (real time).

  • Akan aktif dalam ketika kendaraan hidup dan kemudian mati setelah 15 menit kendaraan dimatikan.
  • Ketika sensor akselerometer 6-sumbu mengenali “kecelakaan”, akan mengirimkan lokasi dan informasi kerusakan ke pusat panggilan ke perusahaan penyedia layanan deteksi-bantuan kecelakaan 9miri operator sluler). Pusat panggilan kemudian segera menghubungi unit yang mengalami kecelakaan untuk memulai percakapan menggunakan speakerphone. Jika pusat panggilan tidak dapat berbicara dengan korban kecelakaan, maka polisi terdekat akan dihubungi. Lokasi persis kecelakaan, bersama dengan deskripsi kendaraan, diteruskan ke pihak berwenang.

Aslinya alat ini didisain untuk mobil, akan tetapi ada beberapa fitur yang sangat bermanfaat untuk pengendara sepeda motor. Guncangan akibat melewati gundukan dengan  kecepatan 15 mph sampai 40 mph, bahkan melompati trotoar, tidak akan direspons sebagai kecelakaan (peringatan palsu). Untuk mengatasinya harus dilakukan penekanan tombol SOS di bagian depan unit, ponsel akan berdering setiap mengonfirmasi bahwa sistem berfungsi. Dengan demikian saat terjadi kecelakaan, posisi terdekat dari posisi penekanan tombol akan terdeteksi.

Tombol SOS juga dapat digunakan untuk keadaan darurat lainnya saat membutuhkan bantuan. Misalnya saat melihat api di pinggir jalan, tabrakan di depan, atau mengalami keadaan darurat medis. Nanti akan ada petugas yang akan berbicara kepada Anda segera melalui speakerphone yang terpasang di dalam unit. Anda dapat meminta call center untuk panduan kerusakan, atau bahkan saat tersesat.

Beberapa fitur alat ini berguna, selain pelaporan kerusakan. Misalnya :

  • Dapat berhubungan dengan aplikasi iOS atau Android gratis,
  • Menyediakan pelacakan real-time dari kendaraan yang dicolokkan.
  • Dapat melihat seluruh rute, di mana ia bergerak, dan di mana ia diparkir.
  • Pagar geo dapat dipasang di aplikasi yang memberi tahu tentang posisi motor dengan cara meninggalkan jarak yang ditentukan dari “rumah” dan ketika unit tiba kembali dalam radius itu.
  • Unit tidak dapat dimatikan dengan satu-satunya daya kontinu berasal dari dicolokkan ke soket 12V. Jika alat ini kehilangan daya, baterai internalnya akan menyala untuk menjaga semuanya tetap berjalan selama 15 menit.
  • Alat ini portabel untuk berbagai kendaraan, dapat digunakan di kendaraan lain, yang penting si pengendara¬† dapat menekan tombol SOS yang menyala dan mendapatkan bantuan yang diperlukan.
  • Dapat memperbarui profil aplikasi dengan informasi tentang kendaraan yang digunakan sehingga dikenali petugas. Itu juga dapat digunakan dengan Alexa atau Google Assistant untuk memberi tahu jika unit sedang bergerak atau diparkir.
  • GPS internal masih menyimpan dan meletakkan trek dengan benar di aplikasi saat saya kembali ke area layanan seluler. Perlu diingat bahwa alat ini tidak dapat mengomunikasikan situasi Anda dalam keadaan darurat jika berada di area tanpa sinyal seluler. Namun, jika seseorang mencari pengendara setidaknya mereka akan melihat di aplikasi atau browser web dan mengetahui di mana pengendara kehilangan konektivitas seluler.

Alat ini adalah SplitSecnd, harganya sekitar 200 usd, dan pelayanan pemantauannya bayar lagi sekitar 170 usd, dengan garansi 1 tahun. Layanan hanya bisa dilakukan di daerah yang ada sinyal seluler. Sepertinya insinyur-insinyur lokal juga bisa membuat sistem seperti ini, tentu saja dengan biaya yang lebih murah.

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum warochmatullohi wa barokatuh

 

One thought on “Alat Pelapor Kecelakaan Otomatis, Penting Bagi yang Suka Touring Sendirian

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan