Penyekatan di Kedungawaringin Jebol, Kok Bisa ?

motogokil.com – Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh, semoga kita semua selamat di perjlanan sampai ke tujuan.

Pemerintah sudah menghimbau warga untuk tidak mudik, demi menekan penularan virus covid-19. Bahkan ada pabrikan motor yang mencoba menggantinya dengan silaturahim virtual, demi menjembatani keinginan mudik konsumennya. Pemerintah bahkan sudah mengerahkan aparatnya untuk mensekat beberapa jalan yang sering dilewati oleh pemudik. Akan tetapi yang terjadi di kedungwaringin (bekasi) tidak bisa dibendung, pemudik akhirnya menembus penyekatan dan barikade petugas.

Pertanyaannya mengapa hal ini bisa terjadi ? Berikut ini analisis situasi yang terjadi saat jebollnya penyekatan di sana…

Jadi petugas dari kepolisian dan juga tni sudah melakukan tugasnya dengan baik. Para pemudik berhasil tersekat dan dihentikan. Pada jam 20.41 para pemudik yang dicegat petugas sudah memenuhi jalan, penuh sesak. Dan perugas memerintahkan bagi para pemudik yang tidak memiliki ktp kerawang untuk putar-balik ke arah bekasi.

Para pemudik yang diperintahkan putar balik memenuhi jalan ke arah bekasi. Dan terjadilah kemacetan yang panjang dan cukup krodit.  Karena sekarang kemacetan terjadi di dua arah yang keluar dari bekasi menuju kerawang (arus mudik), maupun arah yang dari kerawang menuju bekasi.

Pemotor yang jumlahnya ribuan mulai membunyikan klakson secara bersama mengindikasikan perlawanan terhadap petugas. Kemacetan semakin panjang dan memadat, akhirnya pada jam 22.47 petugas membuka blokade jalan dan membiarkan pemudik meneruskan perjalanannya ke arah kerawang. Pemudik yang terlanjur putarbalik akhirnya kembali lagi mengukiti arus mudik ke arah kerawang, dan sempat membuat keributan akibat arus yang semakin semrawut.

Menanggapi kasus ini petugas menyatakan :

“Ya artinya karena ini terlalu padat dan juga kondisinya tadi tidak terlalu kondusif sehingga secara diskresi saya ambil kebijakan untuk dilepas, kita dengan koordinasi dengan yang lain, ini dinamika supaya juga tidak terlalu berkerumun dan ini juga berpotensi kalau terlalu banyak berkerumun berpotensi jadi penyebaran penyakit.”

“Memang dibuka ini karena sudah terlalu padat, antrean juga sudah hampir 5 km baik antrean motor maupun antrean mobil.”

Petugas memastikan penyekatan akan tetap dilakukan di pos berikutnya. Dia menegaskan kembali, para pemudik tidak akan lolos pada penyekatan selanjutnya.

“Jadi kita buka sementara namun kita koordinasi dengan Karawang, Purwakarta, Subang, Cirebon, daerah penyekatan lain untuk melakukan penyekatan kembali, tidak berarti kita lepas disini, disana tidak disekat ya.”

Jadi suasananya memang cukup kritis, dan tidak ada jalan lain bagi petugas selain membuka blokade. Jadi mirip demokrasi, kalau sedikit disuruh putar balik, kalau buanyak dan bikin macet yang terpaksa dibiarkan lewat. Semoga informasi ini bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh.

 

SUmber bacaan : news.detik

1 Trackback / Pingback

  1. Penyekatan di Kedungawaringin Jebol, Kok Bisa ? | Jatimotoblog

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan