Daily Archives: May 8, 2020

Radar dan Navigasi : Target dan Penginterferensi (Lanjutan)

 

target echon and interferences

Interferensi

Radar menerima berbagai bentuk dari interferensi yang mempengaruhi pendeteksian dan proses pengukuran target. Jika interferensi cukup besar, interferensi dapat menyembunyikan pantulan dari target yang diinginkan. Interferensi dapat menyebabkan parameter-parameter pendeteksian target menjadi salah. Salah satu tujuan pemrosesan sinyal adalah menahan sinyal-sinyal pengganggu ini.

  • Noise, disebabkan oleh pergerakan acak dari partikel-partikel mengandung muatan elektrik, ini tidak dapat dihindarkan pada receiver radar, yang sebagian kecil dihasilkan dari jalur antena dan transmisi, juga dari sumber eksternal, biasanya matahari.
  • Clutter adalah sinyal pantul yang tidak diinginkan dari lautan, daratan dan cuaca. Sinyal pantul dari clutter dapat ditahan berdasarkan pergeseran dan frekuensi doppler dari target yang diinginkan.
  • Electromagnetic Counter Measurement (ECM), atau jamming / penumpukan yaitu interferensi yang sengaja dibangkitkan dengan tujuan memisahkan pendeteksian dari pantulan target. ECM dapat muncul pada sistem radar sebagai High Level Noise (penumpukan noise). ECM dapat menyebabkan radar menerima sinyal pantul yang bisa meniru sinyal target yang asli dan akibatnya terjadi kesalahan deteksi pada radar.
  • Electronic Interference (EMI) adalah interferensi yang kebetulan terjadi, tidak sengaja terjadi dari sumber-sumber yang dikenali seperti radar-radar yang lain, sistem komunikasi, dan penumpukan sinyal lainnya yang dikenali. EMI ditahan /diredam secara pokok sebagai pencegahan.
  • Spillover (bocoran) umumnya terjadi pada radar Continous Wave (CW) dan  disebabkan  oleh pengoperasian pemancar dan penerima secara bersamaan.

Continue reading

Advertisements