Tambahkan ECO Racing di GSX R150 Nggak Masalah Pakai Pertalite


Assalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan


Pertama kali iwf menggunakan octan booster adalah ketika bawa honda cs-1. Motor kencang dibandingkan cc-nya, tapi borosnya hampir sama dengan satria fu (sedikit lebih irit). Berbagai macam ramuan digunakan baik buatan lokal maupun luar negeri, efeknya terasa tetapi sedikit sekali, barangkali juga ditambah sugesti.

Nah kebetulan iwf punya rekan alumni jaman kuliah dulu yang woro-woro (sounding) tentang oktan boster eco racing, cocok nih dengan hoby ane. Ya sudah coba diaplikasikan ke motor iws yang paling ekstrim, yaitu suzuki gsx r150. Karena paling kencang, rasio kompresi paling tinggi dan membutuhkan bbm dengan oktan yang paling tinggi pula.

Sebelumnya dicoba dulu dengan kondisi ngebut dan santai dengan bbm yang biasa di pakai yaitu pertamax turbo. Ngebut sekedarnya, mengejar waktu yang sudah mepet di pagi hari. Juga ngebut di malam hari dengan batasan pandangan dan kepadatan yang masih lumayan. Berikut hasilnya, menurut tampilan odometer gsx r150.

  • Pertamax Turbo pagi goncengan ngebut rumah-kantor 33.8 km/l
  • Pertamax Turbo malam sendiri ngebut kantor-rumah 34.6 km/l

Kemudian setelah fuel meter tinggal 1 bar, isi dengan pertalite 9 liter. Dengan asumsi pengaruh pertamax turbo menjadi tidak signifikan lagi. Dan ternyata setelah di bawa sejauh 9 km, memang rasanya tidak enak, getaran engine berasa banget. Sangat kontras dengan pertamax turbo (dengan ron 98) yang menghasilkan pembakaran yang lebih sempurna dengan getaran engine yang jauh lebih lembut. Maklum dengan rasio kompresi 11.5 diisi bbm pertalit dengan ron 90 pasti getar, makanya iwf agak mengharamkan penggunaan pertalite untuk gsx r150. Berikut hasil pengukurannya :

  • Pertalite pagi santai sendiri rumah-kantor 47.4 km/l
  • Pertalite malam santai sendiri rumah-kantor 49.1 km/l
  • Pertalite pagi sendiri pagi ngebut rumah-kantor-rumah 28.7 km/l
  • Pertalite malam sendiri ngebut kantor-rumah 30.6 km/l

Untuk yang santai (kecepatan di bawah 60 kpj) penggunaan pertalit belum bisa dibandingkan dengan dengan pertamax turbo. Karena memang iwf ingin selalu menikmati performa gsx r150 saat menggunakan pertubo, jadi hampir tidak pernah santai. Mungkin mas-bro para rider suzuki gsx r150 dengan bbm pertubo, bisa kasih testimoni berapa km/l saat mengendarai dengan santai.

Sudah saatnya menambahkan eco racing untuk diuji. Cemplungkan 2 butir eco racing untuk 8-9 liter bbm pertalite. Berangkat pagi jam 10-an jalanan agak kosong, betot gas sampai mentok. Dan tidak disangka …

Ternyata getaran mesinnya turun drastis, rasanya seperti pakai pertamax turbo. Karekternya juga berubah, pokoknya mirip pertubo.

Eh ada yang ngajakin balapan, ya sudah layani semampunya. Anggap saja lagi bersihin busi dan ruang bakar.

  • Pertalite+ECOr pagi sendiri pagi balapan rumah-kantor 26.8 km/l
  • Pertalite+ECOr malam sendiri santai (kecepatan di bawah 50 kpj) kantor-rumah 52.6 km/l

Terus terang iwf puas dengan performa eco racing yang ditambahkan ke pertalit. Harga per tabletnya hanya 5 ribu, mampu menjadikan 4 liter pertalit setara dengan pertamax turbo.

Kalau dihitung selisih rupiahnya, ternyata lumayan ekonomis

  • Pertubo 4 liter = 44.800,-
  • Pertalite 4 liter + 1 biji eco racing = 30.600 + 5.000= 35.600,-
  • Selisih 9.200,- rupiah untuk setiap 4 liternya

Nggak percaya ? Silahkan coba sendiri, nggak bakalan rugi.

Semoga bermanfaat, wassalamu’alaikum wa rochmatullohi wa barokatuh

Advertisements

$where = 0;

6 responses to “Tambahkan ECO Racing di GSX R150 Nggak Masalah Pakai Pertalite

  1. bagus, tapi hati2 mesin panas om, sy pengalaman seher pecah di mobil saya tapi mungkin mesin tidak sehat ketika pake eco racing

  2. ada efek negatifnya ga mas kalo pake itu dalam jangka waktu lama?
    tolong dibahas..saya pgn nyoba, biar lebih efisien uang transportnya. 😀

  3. Semua orang pengen murah tapi awet. Sayang nya pasti ada resiko yg dibayar .
    Agep selisih harga perturbo – pertalit itu biaya resiko / asuransi mungkin bisa di aminin

Semoga tercerahkan dan komen mas bro juga ikut mencerahkan