Daily Archives: January 12, 2014

Menggali Kelebihan Direct Injection


comb chamber6

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.


Pada artikel sebelumnya yang membahas mengenai pengenalan sistem injeksi bahan bakar (Fuel injction / FI) telah dijelaskan bahwa besar bbm yang diinjeksikan merupakan hasil kalkulasi ECU berdasarkan informasi dari sensor2 yang ada. Kalkulasi dari banyaknya bensin juga sudah diceritakan dalam artikel sebelumnya. Dari kedua artikel tersebut difahami bahwa injector terletak di saluran masuk (TB) seperti gambar berikut

sistem-injeksi-pada-mesin-motor

Berarti yang masuk ke dalam silinder adalah masa total dari bensin dan udara, dengan komposisi misalnya AFR = 14.7. Artinya dalam volume campuran yang masuk, ada “porsi” bensinnya, sehingga tidak 100% udara. Nah jika diterapkan injeksi langsung /direct injection (DI) ke dalam silinder, maka udara yang masuk murni 100%. Bagaimana pengaruhnya terhadap performa ??? Continue reading

Advertisements

[DIY] Cara Mudah Menguji Performa Oli Pelumas Mesin (Engine Lubricant)

lubricant

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Permasalahan oli mesin, menjadi bagian yang ramai diperbincangkan, baik oleh rider maupun oleh blogger, seakan2 perbincangan mengenai oli ini nggak ada habisnya. Hal ini terkait dengan vitalnya peran oli dalam mejaga kesehatan mesin motor kita. Kemudian ketika ada suatu forum yang menuliskan artikel tetang oli yang cocok digunakan pada motor-X, maka biasanya akan mendapati tanggapan yang banyak dan beragam, sampai2 visitor/silent rider yang ingin mendapatkan referensi jadi pusing. Jadi yang oli yang mana nih yang cocok buat motor kita ??.

Sebenarnya pabrikan sudah merekomendasikan, oli mesin yang cocok dengan motor maasing2. Nah di setiap kemasan oli juga sudah menunjukkan kode API (kandungan aditif peningkat performa), maupun kode SAE (kekentalan oli pada suhu tertentu), perhatikan gambar berikut

000 grade oli

000 saeviscosity

Jadi pemilihan oli untuk motor kita, API Service grade nya harus disesuaikan dengan tahun keluaran motor kita, sedangkan kekentalan olinya mengikuti gambar di atas dengan penyesuaian suhu udara luar/jalanan. Jadi Kalo di Indonesia yang kalo siang udaranya bisa mencapai 30 derajat, maka oli yang cocok (mungkin) SAE xx W 40/50. Dengan berpandu dengan 2 gambar tersebut, asalkan olinya asli, dan penggantian sekitar 2000 km, pemakaian normal, maka mesin akan sehat2 saja.

Selanjutnya selama digunakan, kualitas oli akan terus menurun dan perlindungannya terhadap mesin kita pun menurun. Maka jika kita mau iseng2 mengetahui kualitas oli tersebut, baik saat baru atau saat setelah digunakan, bisa mengikuti tes berikut. Continue reading