Daily Archives: July 20, 2013

Gaya Marc Marquez = Casey Stoner –> Juara Dunia MotoGP

CS sama dengan MM

Assalamu’alaikum wR wB

Salam sejahtera buat kita semua, semoga kita semua selamat di perjalanan sampai ke tujuan.

Menyaksikan kiprah Marc Marques (MM) sampai saat ini, terakhir tercepat di FP2 Laguna Seca yang mana  MM masih buta sama sirkuit ini. Bayangin aja, sirkuit baru, motor baru tapi bisa ngasepin para senior MotoGP, dahsyaaaattt.

Kalo ane perhatiin gaya cornering MM hampir sama  dengan CS/Casey Stoner (bahkan bisa dikatakan sama plek). Perhatiin deh

CS cornerriing

CS cornering

MM cornering2

MM cornering.

Lalu apa hubungannya dengan juara dunia ?

Secara langsung sih nggak, tapi mungkin dengan gaya itu CS naik Honda bisa juara dunia, maka MM dengan kondisi serupa mungkin saja MM bisa juara dunia.

Sebenarnya bukan itu yang mau ane bahas, tapi efek dari gaya tersebut yang bisa memuluskan  jalan MM menggapai juara dunia. Loh kok bisa ? Bisa aja, gini nih teorinya.

  1. HRC sudah pernah menyatakan bahwa sasis yang digunakan lebih boros ban dibandingkan dengan sasis Yamaha.
  2. Saat ban mulai lumer traksi ke aspal menurun, maka kecepatan, kemiringan harus disesuaikan. Dengan kata lain lap-time jadi molor.
  3. Dengan gaya seperti CS dan MM seperti itu, pada tikungan yang sama, dengan motor yang sama, dengan gaya gelantungan/gandolan, “motor sedikit lebih tegak”. Akibatnya traksi lebih baik dari pada motor yang lebih miring, karena gaya sentrifugal motor lebih kecil yang dilawan gaya gesek ban-aspal yang lebih besar (silahkan hitung dengan hukum fisika).

beda kemiringan cs dan dp

Perhatikan sudut kemiringan ban DP lebih kecil dari CS (sekitar 1-3 derajad), karena efek “gandolan”. Continue reading

Advertisements